طسٓمٓ
Ṭā Sīm Mīm.
Ṭā Sīn Mīm
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
تِلْكَ ءَايَـٰتُ ٱلْكِتَـٰبِ ٱلْمُبِينِ
Tilka āyātul-kitābil-mubīn(i).
Inilah ayat-ayat Kitab (Alquran) yang jelas
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
لَعَلَّكَ بَـٰخِعٌۭ نَّفْسَكَ أَلَّا يَكُونُوا۟ مُؤْمِنِينَ
La‘allaka bākhi‘un nafsaka allā yakūnū mu'minīn(a).
Boleh jadi engkau (Muhammad) akan membinasakan dirimu (dengan kesedihan), karena mereka (penduduk Mekkah) tidak beriman
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
إِن نَّشَأْ نُنَزِّلْ عَلَيْهِم مِّنَ ٱلسَّمَآءِ ءَايَةًۭ فَظَلَّتْ أَعْنَـٰقُهُمْ لَهَا خَـٰضِعِينَ
In nasya' nunazzil ‘alaihim minas-samā'i āyatan fa ẓallat a‘nāquhum lahā khāḍi‘īn(a).
Jika Kami menghendaki, niscaya Kami turunkan kepada mereka mukjizat dari langit, yang akan membuat tengkuk mereka tunduk dengan rendah hati kepadanya
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَمَا يَأْتِيهِم مِّن ذِكْرٍۢ مِّنَ ٱلرَّحْمَـٰنِ مُحْدَثٍ إِلَّا كَانُوا۟ عَنْهُ مُعْرِضِينَ
Wa mā ya'tīhim min żikrim minar-raḥmāni muḥdaṡin illā kānū ‘anhu mu‘riḍīn(a).
Dan setiap kali disampaikan kepada mereka suatu peringatan baru (ayat Alquran yang diturunkan) dari Tuhan Yang Maha Pengasih, mereka selalu berpaling darinya
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
فَقَدْ كَذَّبُوا۟ فَسَيَأْتِيهِمْ أَنۢبَـٰٓؤُا۟ مَا كَانُوا۟ بِهِۦ يَسْتَهْزِءُونَ
Faqad każżabū fa saya'tīhim ambā'u mā kānū bihī yastahzi'ūn(a).
Sungguh, mereka telah mendustakan (Alquran), maka kelak akan datang kepada mereka (kebenaran) berita-berita mengenai apa (azab) yang dulu mereka perolok-olokkan
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
أَوَلَمْ يَرَوْا۟ إِلَى ٱلْأَرْضِ كَمْ أَنۢبَتْنَا فِيهَا مِن كُلِّ زَوْجٍۢ كَرِيمٍ
Awalam yarau ilal-arḍi kam ambatnā fīhā min kulli zaujin karīm(in).
Dan apakah mereka tidak memperhatikan bumi, betapa banyak Kami tumbuhkan di bumi itu berbagai macam (tumbuh-tumbuhan) yang baik
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
إِنَّ فِى ذَٰلِكَ لَـَٔايَةًۭ ۖ وَمَا كَانَ أَكْثَرُهُم مُّؤْمِنِينَ
Inna fī żālika la'āyah(tan), wa mā kāna akṡaruhum mu'minīn(a).
Sungguh, pada yang demikian itu terdapat tanda (kebesaran Allah), tetapi kebanyakan mereka tidak beriman
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَإِنَّ رَبَّكَ لَهُوَ ٱلْعَزِيزُ ٱلرَّحِيمُ
Inna rabbaka lahuwal-‘azīzur-raḥīm(u).
Dan sungguh, Tuhanmu Dialah Yang Mahaperkasa, Maha Penyayang
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَإِذْ نَادَىٰ رَبُّكَ مُوسَىٰٓ أَنِ ٱئْتِ ٱلْقَوْمَ ٱلظَّـٰلِمِينَ
Wa iż nādā rabbuka mūsā ani'til-qaumaẓ-ẓālimīn(a).
Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu menyeru Musa (dengan firman-Nya), "Datangilah kaum yang zalim itu
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
قَوْمَ فِرْعَوْنَ ۚ أَلَا يَتَّقُونَ
Qauma fir‘aun(a), alā yattaqūn(a).
(yaitu) kaum Fir'aun. Mengapa mereka tidak bertakwa
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
قَالَ رَبِّ إِنِّىٓ أَخَافُ أَن يُكَذِّبُونِ
Qāla rabbi innī akhāfu ay yukażżibūn(i).
Dia (Musa) berkata, "Ya Tuhanku, sungguh, aku takut mereka akan mendustakan aku
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَيَضِيقُ صَدْرِى وَلَا يَنطَلِقُ لِسَانِى فَأَرْسِلْ إِلَىٰ هَـٰرُونَ
Wa yaḍīqu ṣadrī wa lā yanṭaliqu lisānī fa arsil ilā hārūn(a).
(sehingga dadaku terasa sempit dan lidahku tidak lancar maka utuslah Harun582) (bersamaku)
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَلَهُمْ عَلَىَّ ذَنۢبٌۭ فَأَخَافُ أَن يَقْتُلُونِ
Wa lahum ‘alayya żambun fa akhāfu ay yaqtulūn(i).
(Sebab aku berdosa terhadap mereka,583) maka aku takut mereka akan membunuhku
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
قَالَ كَلَّا ۖ فَٱذْهَبَا بِـَٔايَـٰتِنَآ ۖ إِنَّا مَعَكُم مُّسْتَمِعُونَ
Qāla kallā, fażhabā bi'āyātinā innā ma‘akum mustami‘ūn(a).
(Allah) berfirman, "Jangan takut (mereka tidak akan dapat membunuhmu)! Maka pergilah kamu berdua dengan membawa ayat-ayat Kami (mukjizat-mukjizat); sungguh, Kami bersamamu mendengarkan (apa yang mereka katakan)
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
فَأْتِيَا فِرْعَوْنَ فَقُولَآ إِنَّا رَسُولُ رَبِّ ٱلْعَـٰلَمِينَ
Fa'tiyā fir‘auna faqūlā innā rasūlu rabbil-‘ālamīn(a).
maka datanglah kamu berdua kepada Fir'aun dan katakan, "Sesungguhnya kami adalah rasul-rasul Tuhan seluruh alam
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
أَنْ أَرْسِلْ مَعَنَا بَنِىٓ إِسْرَٰٓءِيلَ
An arsil ma‘anā banī isrā'īl(a).
lepaskanlah Bani Israil (pergi) bersama kami
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
قَالَ أَلَمْ نُرَبِّكَ فِينَا وَلِيدًۭا وَلَبِثْتَ فِينَا مِنْ عُمُرِكَ سِنِينَ
Qāla alam nurabbika fīnā walīdaw wa labiṡta fīnā min ‘umurika sinīn(a).
Dia (Fir'aun) menjawab, "Bukankah kami telah mengasuhmu dalam lingkungan (keluarga) kami, waktu engkau masih kanak-kanak dan engkau tinggal bersama kami beberapa tahun dari umurmu
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَفَعَلْتَ فَعْلَتَكَ ٱلَّتِى فَعَلْتَ وَأَنتَ مِنَ ٱلْكَـٰفِرِينَ
Wa fa‘alta fa‘latakal-latī fa‘alta wa anta minal-kāfirīn(a).
Dan engkau (Musa) telah melakukan (kesalahan dari) perbuatan yang telah engkau lakukan585) dan engkau termasuk orang yang tidak tahu berterima kasih
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
قَالَ فَعَلْتُهَآ إِذًۭا وَأَنَا۠ مِنَ ٱلضَّآلِّينَ
Qāla fa‘altuhā iżaw wa ana minaḍ-ḍāllīn(a).
Dia (Musa) berkata, "Aku telah melakukannya, dan ketika itu aku termasuk orang yang khilaf
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
فَفَرَرْتُ مِنكُمْ لَمَّا خِفْتُكُمْ فَوَهَبَ لِى رَبِّى حُكْمًۭا وَجَعَلَنِى مِنَ ٱلْمُرْسَلِينَ
Fa farartu minkum lammā khiftukum fa wahaba lī rabbī ḥukmaw wa ja‘alanī minal-mursalīn(a).
Lalu aku lari darimu karena aku takut kepadamu, kemudian Tuhanku menganugerahkan ilmu kepadaku serta Dia menjadikan aku salah seorang di antara rasul-rasul
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَتِلْكَ نِعْمَةٌۭ تَمُنُّهَا عَلَىَّ أَنْ عَبَّدتَّ بَنِىٓ إِسْرَٰٓءِيلَ
Wa tilka ni‘matun tamunnuhā ‘alayya an ‘abbatta banī isrā'īl(a).
Dan itulah kebaikan yang telah engkau berikan kepadaku, (sementara) itu engkau telah memperbudak Bani Israil
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
قَالَ فِرْعَوْنُ وَمَا رَبُّ ٱلْعَـٰلَمِينَ
Qāla fir‘aunu wa mā rabbul-‘ālamīn(a).
Fir'aun bertanya, "Siapa Tuhan seluruh alam itu
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
قَالَ رَبُّ ٱلسَّمَـٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ وَمَا بَيْنَهُمَآ ۖ إِن كُنتُم مُّوقِنِينَ
Qāla rabbus-samāwāti wal-arḍi wa mā bainahumā, in kuntum mūqinīn(a).
Dia (Musa) menjawab, "Tuhan Pencipta langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya (itulah Tuhanmu), jika kamu mempercayai-Nya
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
قَالَ لِمَنْ حَوْلَهُۥٓ أَلَا تَسْتَمِعُونَ
Qāla liman ḥaulahū alā tastami‘ūn(a).
Dia (Fir'aun) berkata kepada orang-orang di sekelilingnya, "Apakah kamu tidak mendengar (apa yang dikatakannya)
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
قَالَ رَبُّكُمْ وَرَبُّ ءَابَآئِكُمُ ٱلْأَوَّلِينَ
Qāla rabbukum wa rabbu ābā'ikumul-awwalīn(a).
Dia (Musa) berkata, "(Dia) Tuhanmu dan dan juga Tuhan nenek moyangmu terdahulu
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
قَالَ إِنَّ رَسُولَكُمُ ٱلَّذِىٓ أُرْسِلَ إِلَيْكُمْ لَمَجْنُونٌۭ
Qāla inna rasūlakumul-lażī ursila ilaikum lamajnūn(un).
Dia (Fir'aun) berkata, "Sungguh, Rasulmu yang diutus kepada kamu benar-benar orang gila
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
قَالَ رَبُّ ٱلْمَشْرِقِ وَٱلْمَغْرِبِ وَمَا بَيْنَهُمَآ ۖ إِن كُنتُمْ تَعْقِلُونَ
Qāla rabbul-masyriqi wal-magribi wa mā bainahumā, in kuntum ta‘qilūn(a).
Dia (Musa) berkata, "(Dialah) Tuhan (yang menguasai) timur dan barat dan apa yang ada di antara keduanya; jika kamu mengerti
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
قَالَ لَئِنِ ٱتَّخَذْتَ إِلَـٰهًا غَيْرِى لَأَجْعَلَنَّكَ مِنَ ٱلْمَسْجُونِينَ
Qāla la'inittakhażta ilāhan gairī la'aj‘alannaka minal-masjūnīn(a).
Dia (Fir'aun) berkata, "Sungguh, jika engkau menyembah Tuhan selain aku, pasti aku masukkan engkau ke dalam penjara
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
قَالَ أَوَلَوْ جِئْتُكَ بِشَىْءٍۢ مُّبِينٍۢ
Qāla awalau ji'tuka bisyai'im mubīn(in).
Dia (Musa) berkata, "Apakah (engkau akan melakukan itu) sekalipun aku tunjukkan kepadamu suatu (bukti) yang nyata
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
قَالَ فَأْتِ بِهِۦٓ إِن كُنتَ مِنَ ٱلصَّـٰدِقِينَ
Qāla fa'ti bihī in kunta minaṣ-ṣādiqīn(a).
Dia (Fir'aun) berkata, "Tunjukkan sesuatu (bukti yang nyata) itu, jika engkau termasuk orang yang benar
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
فَأَلْقَىٰ عَصَاهُ فَإِذَا هِىَ ثُعْبَانٌۭ مُّبِينٌۭ
Fa alqā ‘aṣāhu fa iżā hiya ṡu‘bānum mubīn(un).
Maka dia (Musa) melemparkan tongkatnya, tiba-tiba tongkat itu menjadi ular besar yang nyata
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَنَزَعَ يَدَهُۥ فَإِذَا هِىَ بَيْضَآءُ لِلنَّـٰظِرِينَ
Wa naza‘a yadahū fa iżā hiya baiḍā'u lin-nāẓirīn(a).
Dan dia mengeluarkan tangannya (dari dalam bajunya), tiba-tiba tangan itu menjadi putih (bercahaya) bagi orang-orang yang melihatnya
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
قَالَ لِلْمَلَإِ حَوْلَهُۥٓ إِنَّ هَـٰذَا لَسَـٰحِرٌ عَلِيمٌۭ
Qāla lil-mala'i ḥaulahū inna hāżā lasāḥirun ‘alīm(un).
Dia (Fir'aun) berkata kepada para pemuka di sekelilingnya, "Sesungguhnya dia (Musa) ini pasti seorang penyihir yang pandai
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
يُرِيدُ أَن يُخْرِجَكُم مِّنْ أَرْضِكُم بِسِحْرِهِۦ فَمَاذَا تَأْمُرُونَ
Yurīdu ay yukhrijakum min arḍikum bisiḥrih(ī), fa māżā ta'murūn(a).
dia hendak mengusir kamu dari negerimu dengan sihirnya; karena itu apakah yang kamu sarankan
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
قَالُوٓا۟ أَرْجِهْ وَأَخَاهُ وَٱبْعَثْ فِى ٱلْمَدَآئِنِ حَـٰشِرِينَ
Qālū arjih wa akhāhu wab‘aṡ fil-madā'ini ḥāsyirīn(a).
Mereka menjawab, "Tahanlah (untuk sementara) dia dan saudaranya, dan utuslah ke seluruh negeri orang-orang yang akan mengumpulkan (pesihir)
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
يَأْتُوكَ بِكُلِّ سَحَّارٍ عَلِيمٍۢ
Ya'tūka bikulli saḥḥārin ‘alīm(in).
niscaya mereka akan mendatangkan semua pesihir yang pandai kepadamu
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
فَجُمِعَ ٱلسَّحَرَةُ لِمِيقَـٰتِ يَوْمٍۢ مَّعْلُومٍۢ
Fa jumi‘as-saḥaratu limīqāti yaumim ma‘lūm(in).
Lalu dikumpulkanlah para pesihir pada waktu (yang ditetapkan) di hari yang telah ditentukan
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَقِيلَ لِلنَّاسِ هَلْ أَنتُم مُّجْتَمِعُونَ
Wa qīla lin-nāsi hal antum mujtami‘ūn(a).
dan diumumkan kepada orang banyak, "Berkumpullah kamu semua
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
لَعَلَّنَا نَتَّبِعُ ٱلسَّحَرَةَ إِن كَانُوا۟ هُمُ ٱلْغَـٰلِبِينَ
La‘allanā nattabi‘us-saḥarata in kānū humul-gālibīn(a).
agar kita mengikuti para pesihir itu, jika mereka yang menang
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
فَلَمَّا جَآءَ ٱلسَّحَرَةُ قَالُوا۟ لِفِرْعَوْنَ أَئِنَّ لَنَا لَأَجْرًا إِن كُنَّا نَحْنُ ٱلْغَـٰلِبِينَ
Falammā jā'as-saḥaratu qālū lifir‘auna a'inna lanā la'ajran in kunnā naḥnul-gālibīn(a).
Maka ketika para pesihir datang, mereka berkata kepada Fir'aun, "Apakah kami benar-benar akan mendapat imbalan yang besar jika kami yang menang
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
قَالَ نَعَمْ وَإِنَّكُمْ إِذًۭا لَّمِنَ ٱلْمُقَرَّبِينَ
Qāla na‘am wa innakum iżal laminal-muqarrabīn(a).
Dia (Fir'aun) menjawab, "Ya, dan bahkan kamu pasti akan mendapat kedudukan yang dekat (dariku)
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
قَالَ لَهُم مُّوسَىٰٓ أَلْقُوا۟ مَآ أَنتُم مُّلْقُونَ
Qāla lahum mūsā alqū mā antum mulqūn(a).
Dia (Musa) berkata kepada mereka, "Lemparkanlah apa yang hendak kamu lemparkan
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
فَأَلْقَوْا۟ حِبَالَهُمْ وَعِصِيَّهُمْ وَقَالُوا۟ بِعِزَّةِ فِرْعَوْنَ إِنَّا لَنَحْنُ ٱلْغَـٰلِبُونَ
Fa alqau ḥibālahum wa ‘iṣiyyahum wa qālū bi‘izzati fir‘auna innā lanaḥnul-gālibūn(a).
Lalu mereka melemparkan tali-temali dan tongkat-tongkat mereka seraya berkata, "Demi kemuliaan Fir'aun, pasti kamilah yang akan menang
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
فَأَلْقَىٰ مُوسَىٰ عَصَاهُ فَإِذَا هِىَ تَلْقَفُ مَا يَأْفِكُونَ
Fa alqā mūsā ‘aṣāhu fa iżā hiya talqafu mā ya'fikūn(a).
Kemudian Musa melemparkan tongkatnya, maka tiba-tiba ia menelan benda-benda palsu yang mereka ada-adakan itu
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
فَأُلْقِىَ ٱلسَّحَرَةُ سَـٰجِدِينَ
Fa ulqiyas-saḥaratu sājidīn(a).
Maka menyungkurlah para pesihir itu, bersujud
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
قَالُوٓا۟ ءَامَنَّا بِرَبِّ ٱلْعَـٰلَمِينَ
Qālū āmannā birabbil-‘ālamīn(a).
mereka berkata, "Kami beriman kepada Tuhan seluruh alam
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
رَبِّ مُوسَىٰ وَهَـٰرُونَ
Rabbi mūsā wa hārūn(a).
(yaitu) Tuhannya Musa dan Harun
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
قَالَ ءَامَنتُمْ لَهُۥ قَبْلَ أَنْ ءَاذَنَ لَكُمْ ۖ إِنَّهُۥ لَكَبِيرُكُمُ ٱلَّذِى عَلَّمَكُمُ ٱلسِّحْرَ فَلَسَوْفَ تَعْلَمُونَ ۚ لَأُقَطِّعَنَّ أَيْدِيَكُمْ وَأَرْجُلَكُم مِّنْ خِلَـٰفٍۢ وَلَأُصَلِّبَنَّكُمْ أَجْمَعِينَ
Qāla āmantum lahū qabla an āżana lakum, innahū lakabīrukumul-lażī ‘allamakumus-siḥr(a), fa lasaufa ta‘lamūn(a), la'uqaṭṭi‘anna aidiyakum wa arjulakum min khilāfiw wa la'uṣallibannakum ajma'īn(a).
Dia (Fir'aun) berkata, "Mengapa kamu beriman kepada Musa sebelum aku memberi izin kepadamu? Sesungguhnya dia pemimpinmu yang mengajarkan sihir kepadamu. Nanti kamu pasti akan tahu (akibat perbuatanmu). Pasti akan kupotong tangan dan kakimu bersilang dan sungguh akan aku salib semuanya
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
قَالُوا۟ لَا ضَيْرَ ۖ إِنَّآ إِلَىٰ رَبِّنَا مُنقَلِبُونَ
Qālū lā ḍair(a), innā ilā rabbinā munqalibūn(a).
Mereka berkata, "Tidak ada yang kami takutkan, karena kami akan kembali kepada Tuhan kami
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
إِنَّا نَطْمَعُ أَن يَغْفِرَ لَنَا رَبُّنَا خَطَـٰيَـٰنَآ أَن كُنَّآ أَوَّلَ ٱلْمُؤْمِنِينَ
Innā naṭma‘u ay yagfira lanā rabbunā khaṭāyānā an kunnā awwalal-mu'minīn(a).
Sesungguhnya kami sangat menginginkan sekiranya Tuhan kami akan mengampuni kesalahan kami, karena menjadi orang yang pertama-tama beriman
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
۞ وَأَوْحَيْنَآ إِلَىٰ مُوسَىٰٓ أَنْ أَسْرِ بِعِبَادِىٓ إِنَّكُم مُّتَّبَعُونَ
Wa auḥainā ilā mūsā an asri bi‘ibādī innakum muttaba‘ūn(a).
Dan Kami wahyukan (perintahkan) kepada Musa, "Pergilah pada malam hari dengan membawa hamba-hamba-Ku (Bani Israil), sebab pasti kamu akan dikejar
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
فَأَرْسَلَ فِرْعَوْنُ فِى ٱلْمَدَآئِنِ حَـٰشِرِينَ
Fa arsala fir‘aunu fil-madā'ini ḥāsyirīn(a).
Kemudian Fir'aun mengirimkan orang ke kota-kota untuk mengumpulkan (bala tentaranya)
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
إِنَّ هَـٰٓؤُلَآءِ لَشِرْذِمَةٌۭ قَلِيلُونَ
Inna hā'ulā'i lasyirzimatun qalīlūn(a).
(Fir'aun berkata), "Sesungguhnya mereka (Bani Israil) hanya sekelompok kecil
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَإِنَّهُمْ لَنَا لَغَآئِظُونَ
Wa innahum lanā lagā'iẓūn(a).
dan sesungguhnya mereka telah berbuat hal-hal yang menimbulkan amarah kita
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَإِنَّا لَجَمِيعٌ حَـٰذِرُونَ
Wa innā lajamī‘un ḥāżirūn(a).
dan sesungguhnya kita semua tanpa kecuali harus selalu waspada
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
فَأَخْرَجْنَـٰهُم مِّن جَنَّـٰتٍۢ وَعُيُونٍۢ
Fa akhrajnāhum min jannātiw wa ‘uyūn(in).
Kemudian, Kami keluarkan mereka (Fir'aun dan kaumnya) dari taman-taman dan mata air
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَكُنُوزٍۢ وَمَقَامٍۢ كَرِيمٍۢ
Wa kunūziw wa maqāmin karīm(in).
dan (dari) harta kekayaan dan kedudukan yang mulia
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
كَذَٰلِكَ وَأَوْرَثْنَـٰهَا بَنِىٓ إِسْرَٰٓءِيلَ
Każālik(a), wa auraṡnāhā banī isrā'īl(a).
demikianlah, dan Kami anugerahkan semuanya (itu) kepada Bani Israil
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
فَأَتْبَعُوهُم مُّشْرِقِينَ
Fa atba‘ūhum musyriqīn(a).
Lalu (Fir'aun dan bala tentaranya) dapat menyusul mereka pada waktu matahari terbit
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
فَلَمَّا تَرَٰٓءَا ٱلْجَمْعَانِ قَالَ أَصْحَـٰبُ مُوسَىٰٓ إِنَّا لَمُدْرَكُونَ
Falammā tarā'al-jam‘āni qāla aṣḥābu mūsā innā lamudrakūn(a).
Maka ketika kedua golongan itu saling melihat, berkatalah pengikut-pengikut Musa, "Kita benar-benar akan tersusul
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
قَالَ كَلَّآ ۖ إِنَّ مَعِىَ رَبِّى سَيَهْدِينِ
Qāla kallā, inna ma‘iya rabbī sayahdīn(i).
Dia (Musa) menjawab, "Sekali-kali tidak akan (tersusul); sesungguhnya Tuhanku bersamaku, Dia akan memberi petunjuk kepadaku
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
فَأَوْحَيْنَآ إِلَىٰ مُوسَىٰٓ أَنِ ٱضْرِب بِّعَصَاكَ ٱلْبَحْرَ ۖ فَٱنفَلَقَ فَكَانَ كُلُّ فِرْقٍۢ كَٱلطَّوْدِ ٱلْعَظِيمِ
Fa auḥainā ilā mūsā aniḍrib bi‘aṣākal-baḥr(a), fanfalaqa fa kāna kullu firqin kaṭ-ṭaudil ‘aẓīm(i).
Lalu Kami wahyukan kepada Musa, "Pukullah laut itu dengan tongkatmu." Maka terbelahlah lautan itu, dan setiap belahan seperti gunung yang besar
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَأَزْلَفْنَا ثَمَّ ٱلْـَٔاخَرِينَ
Wa azlafnā ṡammal-ākharīn(a).
Dan di sanalah Kami dekatkan golongan yang lain
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَأَنجَيْنَا مُوسَىٰ وَمَن مَّعَهُۥٓ أَجْمَعِينَ
Wa anjainā mūsā wa mam ma‘ahū ajma‘īn(a).
Dan Kami selamatkan Musa dan orang-orang yang bersamanya
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
ثُمَّ أَغْرَقْنَا ٱلْـَٔاخَرِينَ
Ṡumma agraqnal-ākharīn(a).
Kemudian Kami tenggelamkan golongan yang lain
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
إِنَّ فِى ذَٰلِكَ لَـَٔايَةًۭ ۖ وَمَا كَانَ أَكْثَرُهُم مُّؤْمِنِينَ
Inna fī żālika la'āyah(tan), wa mā kāna akṡaruhum mu'minīn(a).
Sungguh, pada yang demikian itu terdapat suatu tanda (kekuasaan Allah), tetapi kebanyakan mereka tidak beriman
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَإِنَّ رَبَّكَ لَهُوَ ٱلْعَزِيزُ ٱلرَّحِيمُ
Wa inna rabbaka lahuwal-‘azīzur-raḥīm(u).
Dan sesungguhnya Tuhanmu Dialah Yang Mahaperkasa, Maha Penyayang
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَٱتْلُ عَلَيْهِمْ نَبَأَ إِبْرَٰهِيمَ
Watlu ‘alaihim naba'a ibrāhīm(a).
Dan bacakanlah kepada mereka kisah Ibrahim
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
إِذْ قَالَ لِأَبِيهِ وَقَوْمِهِۦ مَا تَعْبُدُونَ
Iż qāla li'abīhi wa qaumihī mā ta‘budūn(a).
Ketika dia (Ibrahim) berkata kepada ayahnya dan kaumnya, "Apakah yang kamu sembah
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
قَالُوا۟ نَعْبُدُ أَصْنَامًۭا فَنَظَلُّ لَهَا عَـٰكِفِينَ
Qālū na‘budu aṣnāman fa naẓallu lahā ‘ākifīn(a).
Mereka menjawab, "Kami menyembah berhala-berhala dan kami senantiasa tekun menyembahnya
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
قَالَ هَلْ يَسْمَعُونَكُمْ إِذْ تَدْعُونَ
Qāla hal yasma‘ūnakum iż tad‘ūn(a).
Dia (Ibrahim) berkata, "Apakah mereka mendengarmu ketika kamu berdoa (kepadanya)
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
أَوْ يَنفَعُونَكُمْ أَوْ يَضُرُّونَ
Au yanfa‘ūnakum au yaḍurrūn(a).
atau (dapatkah) mereka memberi manfaat atau mencelakakan kamu
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
قَالُوا۟ بَلْ وَجَدْنَآ ءَابَآءَنَا كَذَٰلِكَ يَفْعَلُونَ
Qālū bal wajadnā ābā'anā każālika yaf‘alūn(a).
Mereka menjawab, "Tidak, tetapi kami dapati nenek moyang kami berbuat begitu
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
قَالَ أَفَرَءَيْتُم مَّا كُنتُمْ تَعْبُدُونَ
Qāla afa ra'aitum mā kuntum ta‘budūn(a).
Dia (Ibrahim) berkata, "Apakah kamu memperhatikan apa yang kamu sembah
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
أَنتُمْ وَءَابَآؤُكُمُ ٱلْأَقْدَمُونَ
Antum wa ābā'ukumul-aqdamūn(a).
kamu dan nenek moyang kamu yang terdahulu
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
فَإِنَّهُمْ عَدُوٌّۭ لِّىٓ إِلَّا رَبَّ ٱلْعَـٰلَمِينَ
Fa innahum ‘aduwwul lī illā rabbal-‘ālamīn(a).
sesungguhnya mereka (apa yang kamu sembah) itu musuhku, lain halnya Tuhan seluruh alam
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
ٱلَّذِى خَلَقَنِى فَهُوَ يَهْدِينِ
Allażī khalaqanī fa huwa yahdīn(i).
(yaitu) Yang telah menciptakan aku, maka Dia yang memberi petunjuk kepadaku
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَٱلَّذِى هُوَ يُطْعِمُنِى وَيَسْقِينِ
Wal-lażī huwa yuṭ‘imunī wa yasqīn(i).
dan Yang memberi makan dan minum kepadaku
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَإِذَا مَرِضْتُ فَهُوَ يَشْفِينِ
Wa iżā mariḍtu fa huwa yasyfīn(i).
dan apabila aku sakit, Dialah yang menyembuhkan aku
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَٱلَّذِى يُمِيتُنِى ثُمَّ يُحْيِينِ
Wal-lażī yumītunī ṡumma yuḥyīn(i).
dan Yang akan mematikan aku, kemudian akan menghidupkan aku (kembali)
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَٱلَّذِىٓ أَطْمَعُ أَن يَغْفِرَ لِى خَطِيٓـَٔتِى يَوْمَ ٱلدِّينِ
Wal-lażī aṭma‘u ay yagfira lī khaṭī'atī yaumad-dīn(i).
dan Yang sangat ku inginkan akan mengampuni kesalahanku pada hari Kiamat
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
رَبِّ هَبْ لِى حُكْمًۭا وَأَلْحِقْنِى بِٱلصَّـٰلِحِينَ
Rabbi hab lī ḥukmaw wa alḥiqnī biṣ-ṣāliḥīn(a).
(Ibrahim berdoa), "Ya Tuhanku, berikanlah kepadaku ilmu dan masukkanlah aku ke dalam golongan orang-orang yang saleh
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَٱجْعَل لِّى لِسَانَ صِدْقٍۢ فِى ٱلْـَٔاخِرِينَ
Waj‘al lī lisāna ṣidqin fil-ākhirīn(a).
dan jadikanlah aku buah tutur yang baik bagi orang-orang (yang datang) kemudian
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَٱجْعَلْنِى مِن وَرَثَةِ جَنَّةِ ٱلنَّعِيمِ
Waj‘alnī miw waraṡati janatin na‘īm(i).
dan jadikanlah aku termasuk orang yang mewarisi surga yang penuh kenikmatan
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَٱغْفِرْ لِأَبِىٓ إِنَّهُۥ كَانَ مِنَ ٱلضَّآلِّينَ
Wagfir li'abī innahū kāna minaḍ-ḍāllīn(a).
dan ampunilah ayahku, sesungguhnya dia termasuk orang yang sesat
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَلَا تُخْزِنِى يَوْمَ يُبْعَثُونَ
Wa lā tukhzinī yauma yub‘aṡūn(a).
dan janganlah Engkau hinakan aku pada hari mereka dibangkitkan
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
يَوْمَ لَا يَنفَعُ مَالٌۭ وَلَا بَنُونَ
Yauma lā yanfa‘u māluw wa lā banūn(a).
(yaitu) pada hari (ketika) harta dan anak-anak tidak berguna
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
إِلَّا مَنْ أَتَى ٱللَّهَ بِقَلْبٍۢ سَلِيمٍۢ
Illā man atallāha biqalbin salīm(in).
kecuali orang-orang yang menghadap Allah dengan hati yang bersih
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَأُزْلِفَتِ ٱلْجَنَّةُ لِلْمُتَّقِينَ
Wa uzlifatil-jannatu lil-muttaqīn(a).
dan surga didekatkan kepada orang-orang yang bertakwa
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَبُرِّزَتِ ٱلْجَحِيمُ لِلْغَاوِينَ
Wa burrizatil-jaḥīmu lil-gāwīn(a).
dan neraka Jahim diperlihatkan dengan jelas kepada orang-orang yang sesat
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَقِيلَ لَهُمْ أَيْنَ مَا كُنتُمْ تَعْبُدُونَ
Wa qīla lahum ainamā kuntum ta‘budūn(a).
dan dikatakan kepada mereka, "Di mana berhala-berhala yang dahulu kamu sembah
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
مِن دُونِ ٱللَّهِ هَلْ يَنصُرُونَكُمْ أَوْ يَنتَصِرُونَ
Min dūnillāh(i), hal yanṣurūnakum au yantaṣirūn(a).
selain Allah? Dapatkah mereka menolong kamu atau menolong diri mereka sendiri
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
فَكُبْكِبُوا۟ فِيهَا هُمْ وَٱلْغَاوُۥنَ
Fa kubkibū fīhā hum wal-gāwūn(a).
Maka mereka (sesembahan itu) dijungkirkan ke dalam neraka bersama orang-orang yang sesat
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَجُنُودُ إِبْلِيسَ أَجْمَعُونَ
Wa junūdu iblīsa ajma‘ūn(a).
dan bala tentara Iblis semuanya
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
قَالُوا۟ وَهُمْ فِيهَا يَخْتَصِمُونَ
Qālū wa hum fīhā yakhtaṣimūn(a).
Mereka berkata sambil bertengkar di dalamnya (neraka)
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
تَٱللَّهِ إِن كُنَّا لَفِى ضَلَـٰلٍۢ مُّبِينٍ
Tallāhi in kunnā lafī ḍalālim mubīn(in).
Demi Allah, sesungguhnya kita dahulu (di dunia) dalam kesesatan yang nyata
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
إِذْ نُسَوِّيكُم بِرَبِّ ٱلْعَـٰلَمِينَ
Iż nusawwīkum birabbil-‘ālamīn(a).
karena kita mempersamakan kamu (berhala-berhala) dengan Tuhan seluruh alam
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَمَآ أَضَلَّنَآ إِلَّا ٱلْمُجْرِمُونَ
Wa mā aḍallanā illal-mujrimūn(a).
Dan tidak ada yang menyesatkan kita kecuali orang-orang yang berdosa
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
فَمَا لَنَا مِن شَـٰفِعِينَ
Famā lanā min syāfi‘īn(a).
Maka (sekarang) kita tidak mempunyai seorang pun pemberi syafaat (penolong)
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَلَا صَدِيقٍ حَمِيمٍۢ
Wa lā ṣadīqin ḥamīm(in).
dan tidak pula mempunyai teman yang akrab
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
فَلَوْ أَنَّ لَنَا كَرَّةًۭ فَنَكُونَ مِنَ ٱلْمُؤْمِنِينَ
Falau anna lanā karratan fa nakūna minal-mu'minīn(a).
Maka seandainya kita dapat kembali (ke dunia) niscaya kita menjadi orang-orang yang beriman
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
إِنَّ فِى ذَٰلِكَ لَـَٔايَةًۭ ۖ وَمَا كَانَ أَكْثَرُهُم مُّؤْمِنِينَ
Inna fī żālika la'āyah(tan), wa mā kāna akṡaruhum mu'minīn(a).
Sungguh, pada yang demikian itu terdapat tanda (kekuasaan Allah), tetapi kebanyakan mereka tidak beriman
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَإِنَّ رَبَّكَ لَهُوَ ٱلْعَزِيزُ ٱلرَّحِيمُ
Wa inna rabbaka lahuwal-‘azīzur-raḥīm(u).
Dan sungguh, Tuhanmu benar-benar Dialah Mahaperkasa, Maha Penyayang
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
كَذَّبَتْ قَوْمُ نُوحٍ ٱلْمُرْسَلِينَ
Każżabat qaumu nūḥinil-mursalīn(a).
Kaum Nuh telah mendustakan para rasul
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
إِذْ قَالَ لَهُمْ أَخُوهُمْ نُوحٌ أَلَا تَتَّقُونَ
Iż qāla lahum akhūhum nūḥun alā tattaqūn(a).
Ketika saudara mereka (Nuh) berkata kepada mereka, "Mengapa kamu tidak bertakwa
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
إِنِّى لَكُمْ رَسُولٌ أَمِينٌۭ
Innī lakum rasūlun amīn(un).
Sesungguhnya aku ini seorang rasul kepercayaan (yang diutus) kepadamu
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
فَٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ وَأَطِيعُونِ
Fattaqullāha wa aṭī‘ūn(i).
maka bertakwalah kamu kepada Allah dan taatlah kepadaku
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَمَآ أَسْـَٔلُكُمْ عَلَيْهِ مِنْ أَجْرٍ ۖ إِنْ أَجْرِىَ إِلَّا عَلَىٰ رَبِّ ٱلْعَـٰلَمِينَ
Wa mā as'alukum ‘alaihi min ajr(in), in ajriya illā ‘alā rabbil-‘ālamīn(a).
Dan aku tidak meminta imbalan kepadamu atas ajakan ini; imbalanku hanyalah dari Tuhan seluruh alam
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
فَٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ وَأَطِيعُونِ
Fattaqullāha wa aṭī‘ūn(i).
maka bertakwalah kamu kepada Allah dan taatlah kepadaku
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
۞ قَالُوٓا۟ أَنُؤْمِنُ لَكَ وَٱتَّبَعَكَ ٱلْأَرْذَلُونَ
Qālū anu'minu laka wattaba‘akal-arżalūn(a).
Mereka berkata, "Apakah kami harus beriman kepadamu, padahal pengikut-pengikutmu orang-orang yang hina
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
قَالَ وَمَا عِلْمِى بِمَا كَانُوا۟ يَعْمَلُونَ
Qāla wa mā ‘ilmī bimā kānū ya‘malūn(a).
Dia (Nuh) menjawab, "Tidak ada pengetahuanku tentang apa yang mereka kerjakan
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
إِنْ حِسَابُهُمْ إِلَّا عَلَىٰ رَبِّى ۖ لَوْ تَشْعُرُونَ
In ḥisābuhum illā ‘alā rabbī lau tasy‘urūn(a).
Perhitungan (amal perbuatan) mereka tidak lain hanyalah kepada Tuhanku, jika kamu menyadari
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَمَآ أَنَا۠ بِطَارِدِ ٱلْمُؤْمِنِينَ
Wa mā ana biṭāridil-mu'minīn(a).
Dan aku tidak akan mengusir orang-orang yang beriman
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
إِنْ أَنَا۠ إِلَّا نَذِيرٌۭ مُّبِينٌۭ
In ana illā nażīrum mubīn(un).
Aku (ini) hanyalah pemberi peringatan yang jelas
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
قَالُوا۟ لَئِن لَّمْ تَنتَهِ يَـٰنُوحُ لَتَكُونَنَّ مِنَ ٱلْمَرْجُومِينَ
Qālū la'illam tantahi yā nūḥu latakūnanna minal-marjūmīn(a).
Mereka berkata, "Wahai Nuh! Sungguh, jika engkau tidak (mau) berhenti, niscaya engkau termasuk orang yang dirajam (dilempari batu sampai mati)
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
قَالَ رَبِّ إِنَّ قَوْمِى كَذَّبُونِ
Qāla rabbi inna qaumī każżabūn(i).
Dia (Nuh) berkata, "Ya Tuhanku, sungguh kaumku telah mendustakan aku
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
فَٱفْتَحْ بَيْنِى وَبَيْنَهُمْ فَتْحًۭا وَنَجِّنِى وَمَن مَّعِىَ مِنَ ٱلْمُؤْمِنِينَ
Faftaḥ bainī wa bainahum fatḥaw wa najjinī wa mam ma‘iya minal-mu'minīn(a).
maka berilah keputusan antara aku dengan mereka, dan selamatkanlah aku dan mereka yang beriman bersamaku
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
فَأَنجَيْنَـٰهُ وَمَن مَّعَهُۥ فِى ٱلْفُلْكِ ٱلْمَشْحُونِ
Fa anjaināhu wa mam ma‘ahū fil-fulkil-masyḥūn(i).
Kemudian Kami menyelamatkan Nuh dan orang-orang yang bersamanya di dalam kapal yang penuh muatan
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
ثُمَّ أَغْرَقْنَا بَعْدُ ٱلْبَاقِينَ
Ṡumma agraqnā ba‘dul-bāqīn(a).
Kemudian setelah itu Kami tenggelamkan orang-orang yang tinggal
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
إِنَّ فِى ذَٰلِكَ لَـَٔايَةًۭ ۖ وَمَا كَانَ أَكْثَرُهُم مُّؤْمِنِينَ
Inna fī żālika la'āyah(tan), wa mā kāna akṡaruhum mu'minīn(a).
Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kekuasaan Allah), tetapi kebanyakan mereka tidak beriman
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَإِنَّ رَبَّكَ لَهُوَ ٱلْعَزِيزُ ٱلرَّحِيمُ
Wa inna rabbaka lahuwal-‘azīzur-raḥīm(u).
Dan sungguh, Tuhanmu, Dialah Yang Mahaperkasa, Maha penyayang
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
كَذَّبَتْ عَادٌ ٱلْمُرْسَلِينَ
Każżabat ‘ādunil-mursalīn(a).
(Kaum) 'Ād telah mendustakan para rasul
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
إِذْ قَالَ لَهُمْ أَخُوهُمْ هُودٌ أَلَا تَتَّقُونَ
Iż qāla lahum akhūhum hūdun alā tattaqūn(a).
Ketika saudara mereka Hud berkata kepada mereka, "Mengapa kamu tidak bertakwa
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
إِنِّى لَكُمْ رَسُولٌ أَمِينٌۭ
Innī lakum rasūlun amīn(un).
Sungguh, aku ini seorang rasul kepercayaan (yang diutus) kepadamu
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
فَٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ وَأَطِيعُونِ
Fattaqullāha wa aṭī‘ūn(i).
maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَمَآ أَسْـَٔلُكُمْ عَلَيْهِ مِنْ أَجْرٍ ۖ إِنْ أَجْرِىَ إِلَّا عَلَىٰ رَبِّ ٱلْعَـٰلَمِينَ
Wa mā as'alukum ‘alaihi min ajr(in), in ajriya illā ‘alā rabbil-‘ālamīn(a).
Dan aku tidak minta imbalan kepadamu atas ajakan itu; imbalanku hanyalah dari Tuhan seluruh alam
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
أَتَبْنُونَ بِكُلِّ رِيعٍ ءَايَةًۭ تَعْبَثُونَ
Atabnūna bikulli rī‘in āyatan ta‘baṡūn(a).
Apakah kamu mendirikan istana-istana pada setiap tanah yang tinggi untuk kemegahan tanpa ditempati
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَتَتَّخِذُونَ مَصَانِعَ لَعَلَّكُمْ تَخْلُدُونَ
Wa tattakhiżūna maṣāni‘a la‘allakum takhludūn(a).
dan kamu membuat benteng-benteng dengan harapan kamu hidup kekal
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَإِذَا بَطَشْتُم بَطَشْتُمْ جَبَّارِينَ
Wa iżā baṭasytum baṭasytum jabbārīn(a).
Dan apabila kamu menyiksa, maka kamu lakukan secara kejam dan bengis
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
فَٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ وَأَطِيعُونِ
Fattaqullāha wa aṭī‘ūn(i).
Maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَٱتَّقُوا۟ ٱلَّذِىٓ أَمَدَّكُم بِمَا تَعْلَمُونَ
Wattaqul-lażī amaddakum bimā ta‘lamūn(a).
dan tetaplah kamu bertakwa kepada-Nya yang telah menganugerahkan kepadamu apa yang kamu ketahui
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
أَمَدَّكُم بِأَنْعَـٰمٍۢ وَبَنِينَ
Amaddakum bi'an‘āmiw wa banīn(a).
Dia (Allah) telah menganugerahkan kepadamu hewan ternak dan anak-anak
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَجَنَّـٰتٍۢ وَعُيُونٍ
Wa jannātiw wa ‘uyūn(in).
dan kebun-kebun, dan mata air
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
إِنِّىٓ أَخَافُ عَلَيْكُمْ عَذَابَ يَوْمٍ عَظِيمٍۢ
Innī akhāfu ‘alaikum ‘ażāba yaumin ‘aẓīm(in).
sesungguhnya aku takut kamu akan ditimpa azab pada hari yang besar
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
قَالُوا۟ سَوَآءٌ عَلَيْنَآ أَوَعَظْتَ أَمْ لَمْ تَكُن مِّنَ ٱلْوَٰعِظِينَ
Qālū sawā'un ‘alainā awa‘aẓta am lam takum minal-wā‘iẓīn(a).
Mereka menjawab, "Sama saja bagi kami, apakah engkau memberi nasihat atau tidak memberi nasihat
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
إِنْ هَـٰذَآ إِلَّا خُلُقُ ٱلْأَوَّلِينَ
In hāżā illā khuluqul-awwalīn(a).
(agama kami) ini tidak lain hanyalah adat kebiasaan orang-orang terdahulu
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَمَا نَحْنُ بِمُعَذَّبِينَ
Wa mā naḥnu bimu‘ażżabīn(a).
dan kami (sama sekali) tidak akan di azab
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
فَكَذَّبُوهُ فَأَهْلَكْنَـٰهُمْ ۗ إِنَّ فِى ذَٰلِكَ لَـَٔايَةًۭ ۖ وَمَا كَانَ أَكْثَرُهُم مُّؤْمِنِينَ
Fa każżabūhu fa ahlaknāhum, inna fī żālika la'āyah(tan), wa mā kāna akṡaruhum mu'minīn(a).
Maka mereka mendustakannya (Hud), lalu Kami binasakan mereka. Sungguh, pada yang demikian itu terdapat tanda (kekuasaan Allah), tetapi kebanyakan mereka tidak beriman
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَإِنَّ رَبَّكَ لَهُوَ ٱلْعَزِيزُ ٱلرَّحِيمُ
Wa inna rabbaka lahuwal-‘azīzur-raḥīm(u).
Dan sungguh, Tuhanmu, Dialah Yang Mahaperkasa, Maha Penyayang
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
كَذَّبَتْ ثَمُودُ ٱلْمُرْسَلِينَ
Każżabat ṡamūdul-mursalīn(a).
Kaum Samud telah mendustakan para rasul
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
إِذْ قَالَ لَهُمْ أَخُوهُمْ صَـٰلِحٌ أَلَا تَتَّقُونَ
Iż qāla lahum akhūhum ṣāliḥun alā tattaqūn(a).
Ketika saudara mereka Saleh berkata kepada mereka, "Mengapa kamu tidak bertakwa
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
إِنِّى لَكُمْ رَسُولٌ أَمِينٌۭ
Innī lakum rasūlun amīn(un).
Sungguh, aku ini seorang rasul kepercayaan (yang diutus) kepadamu
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
فَٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ وَأَطِيعُونِ
Fattaqullāha wa aṭī‘ūn(i).
maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَمَآ أَسْـَٔلُكُمْ عَلَيْهِ مِنْ أَجْرٍ ۖ إِنْ أَجْرِىَ إِلَّا عَلَىٰ رَبِّ ٱلْعَـٰلَمِينَ
Wa mā as'alukum ‘alaihi min ajr(in), in ajriya illā ‘alā rabbil-‘ālamīn(a).
Dan aku tidak meminta sesuatu imbalan kepadamu atas ajakan ini, imbalanku hanyalah dari Tuhan seluruh alam
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
أَتُتْرَكُونَ فِى مَا هَـٰهُنَآ ءَامِنِينَ
Atutrakūna fīmā hāhunā āminīn(a).
Apakah kamu (mengira) akan dibiarkan tinggal di sini (di negeri kamu ini) dengan aman
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
فِى جَنَّـٰتٍۢ وَعُيُونٍۢ
Fī jannātiw wa ‘uyūn(in).
di dalam kebun-kebun dan mata air
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَزُرُوعٍۢ وَنَخْلٍۢ طَلْعُهَا هَضِيمٌۭ
Wa zurū‘iw wa nakhlin ṭal‘uhā haḍīm(un).
dan tanaman-tanaman dan pohon-pohon kurma yang mayangnya lembut
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَتَنْحِتُونَ مِنَ ٱلْجِبَالِ بُيُوتًۭا فَـٰرِهِينَ
Wa tanḥitūna minal-jibāli buyūtan fārihīn(a).
Dan kamu pahat dengan terampil sebagian gunung-gunung untuk dijadikan rumah-rumah
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
فَٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ وَأَطِيعُونِ
Fattaqullāha wa aṭī‘ūn(i).
maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَلَا تُطِيعُوٓا۟ أَمْرَ ٱلْمُسْرِفِينَ
Wa lā tuṭī‘ū amral-musrifīn(a).
dan janganlah kamu menaati perintah orang-orang yang melampaui batas
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
ٱلَّذِينَ يُفْسِدُونَ فِى ٱلْأَرْضِ وَلَا يُصْلِحُونَ
Allażīna yufsidūna fil-arḍi wa lā yaṣliḥūn(a).
yang berbuat kerusakan di bumi dan tidak mengadakan perbaikan
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
قَالُوٓا۟ إِنَّمَآ أَنتَ مِنَ ٱلْمُسَحَّرِينَ
Qālū innamā anta minal-musaḥḥarīn(a).
Mereka berkata, "Sungguh, engkau hanyalah termasuk orang yang kena sihir
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
مَآ أَنتَ إِلَّا بَشَرٌۭ مِّثْلُنَا فَأْتِ بِـَٔايَةٍ إِن كُنتَ مِنَ ٱلصَّـٰدِقِينَ
Mā anta illā basyarum miṡlunā, fa'ti bi'āyatin in kunta minaṣ-ṣādiqīn(a).
engkau hanyalah manusia seperti kami; maka datangkanlah suatu mukjizat jika engkau termasuk orang yang benar
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
قَالَ هَـٰذِهِۦ نَاقَةٌۭ لَّهَا شِرْبٌۭ وَلَكُمْ شِرْبُ يَوْمٍۢ مَّعْلُومٍۢ
Qāla hāżihī nāqatul lahā syirbuw wa lakum syirbu yaumim ma‘lūm(in).
Dia (Saleh) menjawab, "Ini seekor unta betina, yang berhak mendapatkan (giliran) minum, dan kamu juga berhak mendapatkan minum pada hari yang ditentukan
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَلَا تَمَسُّوهَا بِسُوٓءٍۢ فَيَأْخُذَكُمْ عَذَابُ يَوْمٍ عَظِيمٍۢ
Wa lā tamassūhā bisū'in fa ya'khużakum ‘ażābu yaumin ‘aẓīm(in).
Dan jangan kamu menyentuhnya (unta itu) dengan jahat, nanti kamu akan ditimpa azab pada hari yang dahsyat
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
فَعَقَرُوهَا فَأَصْبَحُوا۟ نَـٰدِمِينَ
Fa ‘aqarūhā fa aṣbaḥū nādimīn(a).
Kemudian mereka membunuhnya, lalu mereka merasa menyesal
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
فَأَخَذَهُمُ ٱلْعَذَابُ ۗ إِنَّ فِى ذَٰلِكَ لَـَٔايَةًۭ ۖ وَمَا كَانَ أَكْثَرُهُم مُّؤْمِنِينَ
Fa akhażahumul-‘ażāb(u), inna fī żālika la'āyah(tan), wa mā kāna akṡaruhum mu'minīn(a).
maka mereka ditimpa azab. Sungguh, pada yang demikian itu terdapat tanda (kekuasaan Allah), tetapi kebanyakan mereka tidak beriman
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَإِنَّ رَبَّكَ لَهُوَ ٱلْعَزِيزُ ٱلرَّحِيمُ
Wa inna rabbaka lahuwal-‘azīzur-raḥīm(u).
Dan sungguh, Tuhanmu, Dialah Yang Mahaperkasa, Maha Penyayang
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
كَذَّبَتْ قَوْمُ لُوطٍ ٱلْمُرْسَلِينَ
Każżabat qaumu lūṭinil-mursalīn(a).
Kaum Luṭ telah mendustakan para rasul
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
إِذْ قَالَ لَهُمْ أَخُوهُمْ لُوطٌ أَلَا تَتَّقُونَ
Iż qāla lahum akhūhum lūṭun alā tattaqūn(a).
ketika saudara mereka Luṭ berkata kepada mereka, "Mengapa kamu tidak bertakwa
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
إِنِّى لَكُمْ رَسُولٌ أَمِينٌۭ
Innī lakum rasūlun amīn(un).
Sungguh, aku ini seorang rasul kepercayaan (yang diutus) kepadamu
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
فَٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ وَأَطِيعُونِ
Fattaqullāha wa aṭī‘ūn(i).
maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَمَآ أَسْـَٔلُكُمْ عَلَيْهِ مِنْ أَجْرٍ ۖ إِنْ أَجْرِىَ إِلَّا عَلَىٰ رَبِّ ٱلْعَـٰلَمِينَ
Wa mā as'alukum ‘alaihi min ajrin in ajriya illā ‘alā rabbil-‘ālamīn(a).
Dan aku tidak meminta imbalan kepadamu atas ajakan ini; imbalanku hanyalah dari Tuhan seluruh alam
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
أَتَأْتُونَ ٱلذُّكْرَانَ مِنَ ٱلْعَـٰلَمِينَ
Ata'tūnaż-żukrāna minal-‘ālamīn(a).
Mengapa kamu mendatangi kaum laki-laki dari manusia (berbuat homoseks)
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَتَذَرُونَ مَا خَلَقَ لَكُمْ رَبُّكُم مِّنْ أَزْوَٰجِكُم ۚ بَلْ أَنتُمْ قَوْمٌ عَادُونَ
Wa tażarūna mā khalaqa lakum rabbukum min azwājikum, bal antum qamun ‘ādūn(a).
dan kamu tinggalkan (perempuan) yang diciptakan Tuhan untuk menjadi istri-istri kamu? Kamu (memang) orang-orang yang melampaui batas
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
قَالُوا۟ لَئِن لَّمْ تَنتَهِ يَـٰلُوطُ لَتَكُونَنَّ مِنَ ٱلْمُخْرَجِينَ
Qālū la'illam tantahi yā lūṭu latakūnanna minal-mukhrajīn(a).
Mereka menjawab, "Wahai Luṭ! Jika engkau tidak berhenti, tentu engkau termasuk orang-orang yang terusir
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
قَالَ إِنِّى لِعَمَلِكُم مِّنَ ٱلْقَالِينَ
Qāla innī li‘amalikum minal-qālīn(a).
Dia (Luṭ) berkata, "Aku sungguh benci kepada perbuatanmu
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
رَبِّ نَجِّنِى وَأَهْلِى مِمَّا يَعْمَلُونَ
Rabbi najjinī wa ahlī mimmā ya‘malūn(a).
(Luṭ berdoa), "Ya Tuhanku, selamatkanlah aku dan keluargaku dari (akibat) perbuatan yang mereka kerjakan
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
فَنَجَّيْنَـٰهُ وَأَهْلَهُۥٓ أَجْمَعِينَ
Fa najjaināhu wa ahlahū ajma‘īn(a).
Lalu Kami selamatkan dia bersama keluarganya semua
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
إِلَّا عَجُوزًۭا فِى ٱلْغَـٰبِرِينَ
Illā ‘ajūzan fil-gābirīn(a).
kecuali seorang perempuan tua (istrinya), yang termasuk dalam golongan yang ditinggal
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
ثُمَّ دَمَّرْنَا ٱلْـَٔاخَرِينَ
Ṡumma dammarnal-ākharīn(a).
Kemudian Kami binasakan yang lain
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَأَمْطَرْنَا عَلَيْهِم مَّطَرًۭا ۖ فَسَآءَ مَطَرُ ٱلْمُنذَرِينَ
Wa amṭarnā ‘alaihim maṭarā(n), fa sā'a maṭarul-munżarīn(a).
Dan Kami hujani mereka (dengan hujan batu), maka betapa buruk hujan yang menimpa orang-orang yang telah diberi peringatan itu
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
إِنَّ فِى ذَٰلِكَ لَـَٔايَةًۭ ۖ وَمَا كَانَ أَكْثَرُهُم مُّؤْمِنِينَ
Inna fī żālika la'āyah(tan), wa mā kāna akṡaruhum mu'minīn(a).
Sungguh, pada yang demikian itu terdapat tanda (kekuasaan Allah), tetapi kebanyakan mereka tidak beriman
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَإِنَّ رَبَّكَ لَهُوَ ٱلْعَزِيزُ ٱلرَّحِيمُ
Wa inna rabbaka lahuwal-‘azīzur-raḥīm(u).
Dan sungguh, Tuhanmu, Dialah Yang Mahaperkasa, Maha Penyayang
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
كَذَّبَ أَصْحَـٰبُ لْـَٔيْكَةِ ٱلْمُرْسَلِينَ
Każżaba aṣḥābul-aikatil-mursalīn(a).
(Penduduk Aikah590) telah mendustakan para rasul
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
إِذْ قَالَ لَهُمْ شُعَيْبٌ أَلَا تَتَّقُونَ
Iż qāla lahum syu‘aibun alā tattaqūn(a).
ketika Syu'aib berkata kepada mereka, "Mengapa kamu tidak bertakwa
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
إِنِّى لَكُمْ رَسُولٌ أَمِينٌۭ
Innī lakum rasūlun amīn(un).
Sungguh, aku adalah rasul kepercayaan (yang diutus) kepadamu
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
فَٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ وَأَطِيعُونِ
Fattaqullāha wa aṭī‘ūn(i).
maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَمَآ أَسْـَٔلُكُمْ عَلَيْهِ مِنْ أَجْرٍ ۖ إِنْ أَجْرِىَ إِلَّا عَلَىٰ رَبِّ ٱلْعَـٰلَمِينَ
Wa mā as'alukum ‘alaihi min ajrin in ajriya illā ‘alā rabbil-‘ālamīn(a).
dan aku tidak meminta imbalan kepadamu atas ajakan ini; imbalanku hanyalah dari Tuhan seluruh alam
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
۞ أَوْفُوا۟ ٱلْكَيْلَ وَلَا تَكُونُوا۟ مِنَ ٱلْمُخْسِرِينَ
Auful-kaila wa lā takūnū minal-mukhsirīn(a).
Sempurnakanlah takaran dan janganlah kamu merugikan orang lain
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَزِنُوا۟ بِٱلْقِسْطَاسِ ٱلْمُسْتَقِيمِ
Wazinū bil-qisṭāsil-mustaqīm(i).
dan timbanglah dengan timbangan yang benar
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَلَا تَبْخَسُوا۟ ٱلنَّاسَ أَشْيَآءَهُمْ وَلَا تَعْثَوْا۟ فِى ٱلْأَرْضِ مُفْسِدِينَ
Wa lā tabkhasun-nāsa asy-yā'ahum wa lā ta‘ṡau fil-arḍi mufsidīn(a).
Dan janganlah kamu merugikan manusia dengan mengurangi hak-haknya dan janganlah membuat kerusakan di bumi
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَٱتَّقُوا۟ ٱلَّذِى خَلَقَكُمْ وَٱلْجِبِلَّةَ ٱلْأَوَّلِينَ
Wattaqul-lażī khalaqakum wal-jibillatal-awwalīn(a).
dan bertakwalah kepada Allah yang telah menciptakan kamu dan umat-umat yang terdahulu
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
قَالُوٓا۟ إِنَّمَآ أَنتَ مِنَ ٱلْمُسَحَّرِينَ
Qālū innamā anta minal-musaḥḥarīn(a).
Mereka berkata, "Engkau tidak lain hanyalah orang-orang yang kena sihir
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَمَآ أَنتَ إِلَّا بَشَرٌۭ مِّثْلُنَا وَإِن نَّظُنُّكَ لَمِنَ ٱلْكَـٰذِبِينَ
Wa mā anta illā basyarum miṡlunā wa in naẓunnuka laminal-kāżibīn(a).
dan engkau hanyalah manusia seperti kami, dan sesungguhnya kami yakin engkau termasuk orang-orang yang berdusta
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
فَأَسْقِطْ عَلَيْنَا كِسَفًۭا مِّنَ ٱلسَّمَآءِ إِن كُنتَ مِنَ ٱلصَّـٰدِقِينَ
Fa asqiṭ ‘alainā kisafam minas-samā'i in kunta minaṣ-ṣādiqīn(a).
Maka jatuhkanlah kepada kami gumpalan dari langit, jika engkau termasuk orang-orang yang benar
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
قَالَ رَبِّىٓ أَعْلَمُ بِمَا تَعْمَلُونَ
Qāla rabbī a‘lamu bimā ta‘malūn(a).
Dia (Syu'aib) berkata, "Tuhanku lebih mengetahui apa yang kamu kerjakan
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
فَكَذَّبُوهُ فَأَخَذَهُمْ عَذَابُ يَوْمِ ٱلظُّلَّةِ ۚ إِنَّهُۥ كَانَ عَذَابَ يَوْمٍ عَظِيمٍ
Fa każżabūhu fa akhażahum ‘ażābu yaumiẓ-ẓullah(ti), innahū kāna ‘ażāba yaumin ‘aẓīm(in).
Kemudian mereka mendustakannya (Syu'aib), lalu mereka ditimpa azab pada hari yang gelap. Sungguh, itulah azab pada hari yang dahsyat
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
إِنَّ فِى ذَٰلِكَ لَـَٔايَةًۭ ۖ وَمَا كَانَ أَكْثَرُهُم مُّؤْمِنِينَ
Inna fī żālika la'āyah(tan), wa mā kāna akṡaruhum mu'minīn(a).
Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kekuasaan Allah), tetapi kebanyakan mereka tidak beriman
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَإِنَّ رَبَّكَ لَهُوَ ٱلْعَزِيزُ ٱلرَّحِيمُ
Wa inna rabbaka lahuwal-‘azīzur-raḥīm(u).
Dan sungguh, Tuhanmu, Dialah yang Mahaperkasa, Maha Penyayang
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَإِنَّهُۥ لَتَنزِيلُ رَبِّ ٱلْعَـٰلَمِينَ
Wa innahū latanzīlu rabbil-‘ālamīn(a).
Dan sungguh, (Alquran) ini benar-benar diturunkan oleh Tuhan seluruh alam
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
نَزَلَ بِهِ ٱلرُّوحُ ٱلْأَمِينُ
Nazala bihir rūḥul-amīn(u).
Yang dibawa turun oleh Ar-Rūḥ Al-Amīn (Jibril)
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
عَلَىٰ قَلْبِكَ لِتَكُونَ مِنَ ٱلْمُنذِرِينَ
‘Alā qalbika litakūna minal-munżirīn(a).
ke dalam hatimu (Muhammad) agar engkau termasuk orang yang memberi peringatan
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
بِلِسَانٍ عَرَبِىٍّۢ مُّبِينٍۢ
Bilisānin ‘arabiyyim mubīn(in).
dengan bahasa Arab yang jelas
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَإِنَّهُۥ لَفِى زُبُرِ ٱلْأَوَّلِينَ
Wa innahū lafī zuburil-awwalīn(a).
Dan sungguh, (Alquran) itu (disebut) dalam kitab-kitab orang yang terdahulu
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
أَوَلَمْ يَكُن لَّهُمْ ءَايَةً أَن يَعْلَمَهُۥ عُلَمَـٰٓؤُا۟ بَنِىٓ إِسْرَٰٓءِيلَ
Awalam yakul lahum āyatan ay ya‘lamahū ‘ulamā'u banī isrā'īl(a).
Apakah tidak (cukup) menjadi bukti bagi mereka, bahwa para ulama Bani Israil mengetahuinya
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَلَوْ نَزَّلْنَـٰهُ عَلَىٰ بَعْضِ ٱلْأَعْجَمِينَ
Wa lau nazzalnāhū ‘alā ba‘ḍil-a‘jamīn(a).
Dan seandainya (Alquran) itu Kami turunkan kepada sebagian dari golongan bukan Arab
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
فَقَرَأَهُۥ عَلَيْهِم مَّا كَانُوا۟ بِهِۦ مُؤْمِنِينَ
Fa qara'ahū ‘alaihim mā kānū bihī mu'minīn(a).
lalu dia membacakannya kepada mereka (orang-orang kafir); niscaya mereka tidak juga akan beriman kepadanya
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
كَذَٰلِكَ سَلَكْنَـٰهُ فِى قُلُوبِ ٱلْمُجْرِمِينَ
Każālika salaknāhu fī qulūbil-mujrimīn(a).
Demikianlah, Kami masukkan (sifat dusta dan ingkar) ke dalam hati orang-orang yang berdosa
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
لَا يُؤْمِنُونَ بِهِۦ حَتَّىٰ يَرَوُا۟ ٱلْعَذَابَ ٱلْأَلِيمَ
Lā yu'minūna bihī ḥattā yarawul-‘ażābal-alīm(a).
mereka tidak akan beriman kepadanya, hingga mereka melihat azab yang pedih
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
فَيَأْتِيَهُم بَغْتَةًۭ وَهُمْ لَا يَشْعُرُونَ
Fa ya'tiyahum bagtataw wa hum lā yasy‘urūn(a).
maka datang azab kepada mereka secara mendadak, ketika mereka tidak menyadarinya
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
فَيَقُولُوا۟ هَلْ نَحْنُ مُنظَرُونَ
Fa yaqūlū hal naḥnu munẓarūn(a).
lalu mereka berkata, "Apakah kami diberi penangguhan waktu
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
أَفَبِعَذَابِنَا يَسْتَعْجِلُونَ
Afa bi‘ażābinā yasta‘jilūn(a).
Bukankah mereka yang meminta agar azab Kami dipercepat
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
أَفَرَءَيْتَ إِن مَّتَّعْنَـٰهُمْ سِنِينَ
Afa ra'aita im matta‘nāhum sinīn(a).
Maka bagaimana pendapatmu jika kepada mereka Kami berikan kenikmatan hidup beberapa tahun
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
ثُمَّ جَآءَهُم مَّا كَانُوا۟ يُوعَدُونَ
Ṡumma jā'ahum mā kānū yū‘adūn(a).
kemudian datang kepada mereka azab yang diancamkan kepada mereka
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
مَآ أَغْنَىٰ عَنْهُم مَّا كَانُوا۟ يُمَتَّعُونَ
Mā agnā ‘anhum mā kānū yumatta‘ūn(a).
niscaya tidak berguna bagi mereka kenikmatan yang mereka rasakan
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَمَآ أَهْلَكْنَا مِن قَرْيَةٍ إِلَّا لَهَا مُنذِرُونَ
Wa mā ahlaknā min qaryatin illā lahā munżirūn(a).
Dan Kami tidak membinasakan suatu negeri, kecuali setelah ada orang-orang yang memberi peringatan kepadanya
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
ذِكْرَىٰ وَمَا كُنَّا ظَـٰلِمِينَ
Żikrā, wa mā kunnā ẓālimīn(a).
untuk (menjadi) peringatan. Dan Kami tidak berlaku zalim
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَمَا تَنَزَّلَتْ بِهِ ٱلشَّيَـٰطِينُ
Wa mā tanazzalat bihisy-syayāṭīn(u).
Dan (Alquran) itu tidaklah dibawa turun oleh setan-setan
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَمَا يَنۢبَغِى لَهُمْ وَمَا يَسْتَطِيعُونَ
Wa mā yambagī lahum wa mā yastaṭī‘ūn(a).
Dan tidaklah pantas bagi mereka (Alquran itu), dan mereka pun tidak akan sanggup
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
إِنَّهُمْ عَنِ ٱلسَّمْعِ لَمَعْزُولُونَ
Innahum ‘anis-sam‘i lama‘zūlūn(a).
Sesungguhnya untuk mendengarkannya pun mereka dijauhkan
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
فَلَا تَدْعُ مَعَ ٱللَّهِ إِلَـٰهًا ءَاخَرَ فَتَكُونَ مِنَ ٱلْمُعَذَّبِينَ
Falā tad‘u ma‘allāhi ilāhan ākhara fa takūna minal-mu‘ażżabīn(a).
Maka janganlah kamu menyeru (menyembah) tuhan selain Allah, nanti kamu termasuk orang-orang yang di azab
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَأَنذِرْ عَشِيرَتَكَ ٱلْأَقْرَبِينَ
Wa anżir ‘asyīratakal-aqrabīn(a).
Dan berilah peringatan kepada kerabat-kerabatmu (Muhammad) yang terdekat
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَٱخْفِضْ جَنَاحَكَ لِمَنِ ٱتَّبَعَكَ مِنَ ٱلْمُؤْمِنِينَ
Wakhfiḍ janāḥaka limanittaba‘aka minal-mu'minīn(a).
dan rendahkanlah dirimu terhadap orang-orang yang beriman yang mengikutimu
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
فَإِنْ عَصَوْكَ فَقُلْ إِنِّى بَرِىٓءٌۭ مِّمَّا تَعْمَلُونَ
Fa in ‘aṣauka faqul innī barī'um mimmā ta‘malūn(a).
Kemudian jika mereka mendurhakaimu maka katakanlah (Muhammad), "Sesungguhnya aku tidak bertanggung jawab terhadap apa yang kamu kerjakan
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَتَوَكَّلْ عَلَى ٱلْعَزِيزِ ٱلرَّحِيمِ
Wa tawakkal ‘alal-‘azīzir-raḥīm(i).
Dan bertawakallah kepada (Allah) Yang Mahaperkasa, Maha penyayang
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
ٱلَّذِى يَرَىٰكَ حِينَ تَقُومُ
Allażī yarāka ḥīna taqūm(u).
Yang melihat engkau ketika engkau berdiri (untuk salat)
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَتَقَلُّبَكَ فِى ٱلسَّـٰجِدِينَ
Wa taqallubaka fis-sājidīn(a).
dan (melihat) perubahan gerakan badanmu di antara orang-orang yang sujud
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
إِنَّهُۥ هُوَ ٱلسَّمِيعُ ٱلْعَلِيمُ
Innahū huwas-samī‘ul-‘alīm(u).
Sungguh, Dia Maha Mendengar, Maha Mengetahui
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
هَلْ أُنَبِّئُكُمْ عَلَىٰ مَن تَنَزَّلُ ٱلشَّيَـٰطِينُ
Hal unabbi'ukum ‘alā man tanazzalusy-syayāṭīn(u).
Maukah Aku beritakan kepadamu, kepada siapa setan-setan itu turun
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
تَنَزَّلُ عَلَىٰ كُلِّ أَفَّاكٍ أَثِيمٍۢ
Tanazzalu ‘alā kulli affākin aṡīm(in).
Mereka (setan) turun kepada setiap pendusta yang banyak berdosa
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
يُلْقُونَ ٱلسَّمْعَ وَأَكْثَرُهُمْ كَـٰذِبُونَ
Yulqūnas-sam‘a wa akṡaruhum kāżibūn(a).
mereka menyampaikan hasil pendengaran mereka, sedangkan kebanyakan mereka orang-orang pendusta
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَٱلشُّعَرَآءُ يَتَّبِعُهُمُ ٱلْغَاوُۥنَ
Wasy-syu‘arā'u yattabi‘uhumul-gāwūn(a).
Dan penyair-penyair itu diikuti oleh orang-orang yang sesat
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
أَلَمْ تَرَ أَنَّهُمْ فِى كُلِّ وَادٍۢ يَهِيمُونَ
Alam tara annahum fī kulli wādiy yahīmūn(a).
Tidakkah engkau melihat bahwa mereka mengembara di setiap lembah
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَأَنَّهُمْ يَقُولُونَ مَا لَا يَفْعَلُونَ
Wa annahum yaqūlūna mā lā yaf‘alūn(a).
dan bahwa mereka mengatakan apa yang mereka sendiri tidak mengerjakan(nya)
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
إِلَّا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَعَمِلُوا۟ ٱلصَّـٰلِحَـٰتِ وَذَكَرُوا۟ ٱللَّهَ كَثِيرًۭا وَٱنتَصَرُوا۟ مِنۢ بَعْدِ مَا ظُلِمُوا۟ ۗ وَسَيَعْلَمُ ٱلَّذِينَ ظَلَمُوٓا۟ أَىَّ مُنقَلَبٍۢ يَنقَلِبُونَ
Illal-lażīna āmanū wa ‘amiluṣ-ṣāliḥāti wa żakarullāha kaṡīraw wantaṣarū mim ba‘di mā ẓulimū, wa saya‘lamul-lażīna ẓalamū ayya munqalabiy yanqalibūn(a).
kecuali orang-orang (penyair-penyair) yang beriman dan berbuat kebajikan dan banyak mengingat Allah dan mendapat kemenangan setelah terzalimi (karena menjawab puisi-puisi orang-orang kafir). Dan orang-orang yang zalim kelak akan tahu ke tempat mana mereka akan kembali
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan