وَٱلصَّـٰٓفَّـٰتِ صَفًّۭا
Waṣ-ṣāffāti ṣaffā(n).
Demi (rombongan malaikat) yang berbaris bersaf-saf
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
فَٱلزَّٰجِرَٰتِ زَجْرًۭا
Faz-zājirāti zajrā(n).
demi (rombongan) yang mencegah dengan sungguh-sungguh
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
فَٱلتَّـٰلِيَـٰتِ ذِكْرًا
Fat-tāliyāti żikrā(n).
demi (rombongan) yang membacakan peringatan
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
إِنَّ إِلَـٰهَكُمْ لَوَٰحِدٌۭ
Inna ilāhakum lawāḥid(un).
sungguh, Tuhanmu benar-benar Esa
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
رَّبُّ ٱلسَّمَـٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ وَمَا بَيْنَهُمَا وَرَبُّ ٱلْمَشَـٰرِقِ
Rabbus-samāwāti wal-arḍi wa mā bainahumā wa rabbul-masyāriq(i).
Tuhan langit dan bumi dan apa yang berada di antara keduanya dan Tuhan tempat-tempat terbitnya matahari
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
إِنَّا زَيَّنَّا ٱلسَّمَآءَ ٱلدُّنْيَا بِزِينَةٍ ٱلْكَوَاكِبِ
Innā zayyannas-samā'ad-dun-yā bizīnatinil-kawākib(i).
Sesungguhnya Kami telah menghias langit dunia (yang terdekat), dengan hiasan bintang-bintang
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَحِفْظًۭا مِّن كُلِّ شَيْطَـٰنٍۢ مَّارِدٍۢ
Wa ḥifẓam min kulli syaiṭānim mārid(in).
Dan (Kami) telah menjaganya dari setiap setan yang durhaka
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
لَّا يَسَّمَّعُونَ إِلَى ٱلْمَلَإِ ٱلْأَعْلَىٰ وَيُقْذَفُونَ مِن كُلِّ جَانِبٍۢ
Lā yassammā‘ūna ilal-mala'il-a‘lā wa yuqżafūna min kulli jānib(in).
mereka (setan-setan itu) tidak dapat mendengar (pembicaraan) para malaikat dan mereka dilempari dari segala penjuru
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
دُحُورًۭا ۖ وَلَهُمْ عَذَابٌۭ وَاصِبٌ
Duḥūraw wa lahum ‘ażābuw wāṣib(un).
untuk mengusir mereka dan mereka akan mendapat azab yang kekal
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
إِلَّا مَنْ خَطِفَ ٱلْخَطْفَةَ فَأَتْبَعَهُۥ شِهَابٌۭ ثَاقِبٌۭ
Illā man khaṭifal-khaṭfata fa'atba‘ahū syihābun ṡāqib(un).
kecuali (setan) yang mencuri (pembicaraan); maka ia dikejar oleh bintang yang menyala
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
فَٱسْتَفْتِهِمْ أَهُمْ أَشَدُّ خَلْقًا أَم مَّنْ خَلَقْنَآ ۚ إِنَّا خَلَقْنَـٰهُم مِّن طِينٍۢ لَّازِبٍۭ
Fastaftihim ahum asyaddu khalqan am man khalaqnā, innā khalaqnāhum min ṭīnil lāzib(in).
Maka tanyakanlah kepada mereka (musyrik Mekkah), "Apakah penciptaan mereka yang lebih sulit ataukah apa726) yang telah Kami ciptakan?" Sesungguhnya Kami telah menciptakan mereka dari tanah liat
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
بَلْ عَجِبْتَ وَيَسْخَرُونَ
Bal ‘ajibta wa yaskharūn(a).
Bahkan engkau (Muhammad) menjadi heran (terhadap keingkaran mereka) dan mereka menghinakan (engkau)
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَإِذَا ذُكِّرُوا۟ لَا يَذْكُرُونَ
Wa iżā żukkirū lā yażkurūn(a).
Dan apabila mereka diberi peringatan, mereka tidak mengindahkannya
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَإِذَا رَأَوْا۟ ءَايَةًۭ يَسْتَسْخِرُونَ
Wa iżā ra'au āyatay yastaskhirūn(a).
Dan apabila mereka melihat suatu tanda (kebesaran) Allah, mereka memperolok-olokan
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَقَالُوٓا۟ إِنْ هَـٰذَآ إِلَّا سِحْرٌۭ مُّبِينٌ
Wa qālū in hāżā illā siḥrum mubīn(un).
Dan mereka berkata, "ini tidak lain hanyalah sihir yang nyata
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
أَءِذَا مِتْنَا وَكُنَّا تُرَابًۭا وَعِظَـٰمًا أَءِنَّا لَمَبْعُوثُونَ
A'iżā mitnā wa kunnā turābaw wa ‘iẓāman a'innā lamab‘ūṡūn(a).
Apabila kami telah mati dan telah menjadi tanah dan tulang-belulang, apakah benar kami akan dibangkitkan (kembali)
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
أَوَءَابَآؤُنَا ٱلْأَوَّلُونَ
Awa ābā'unal-awwalūn(a).
dan apakah nenek moyang kami yang telah terdahulu (akan dibangkitkan pula)
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
قُلْ نَعَمْ وَأَنتُمْ دَٰخِرُونَ
Qul na‘am wa antum dākhirūn(a).
Katakanlah (Muhammad), "Ya, dan kamu akan terhina
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
فَإِنَّمَا هِىَ زَجْرَةٌۭ وَٰحِدَةٌۭ فَإِذَا هُمْ يَنظُرُونَ
Fa'innamā hiya zajratuw wāḥidatun fa'iżā hum yanẓurūn(a).
Maka sesungguhnya kebangkitan itu hanya dengan satu teriakan saja; maka seketika itu mereka melihatnya
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَقَالُوا۟ يَـٰوَيْلَنَا هَـٰذَا يَوْمُ ٱلدِّينِ
Wa qālū yā wailanā hāżā yaumud-dīn(i).
Dan mereka berkata, "Alangkah celaka kami! (Kiranya) inilah hari pembalasan itu
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
هَـٰذَا يَوْمُ ٱلْفَصْلِ ٱلَّذِى كُنتُم بِهِۦ تُكَذِّبُونَ
Hāżā yaumul-faṣlil-lażī kuntum bihī tukażżibūn(a).
(Inilah hari keputusan727) yang dahulu kamu dustakan
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
۞ ٱحْشُرُوا۟ ٱلَّذِينَ ظَلَمُوا۟ وَأَزْوَٰجَهُمْ وَمَا كَانُوا۟ يَعْبُدُونَ
Uḥsyurul-lażīna ẓalamū wa azwājahum wa mā kānū ya‘budūn(a).
(Diperintahkan kepada malaikat), "Kumpulkanlah orang-orang yang zalim beserta teman sejawat mereka dan apa yang dahulu mereka sembah
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
مِن دُونِ ٱللَّهِ فَٱهْدُوهُمْ إِلَىٰ صِرَٰطِ ٱلْجَحِيمِ
Min dūnillāhi fahdūhum ilā ṣirāṭil-jaḥīm(i).
selain Allah, lalu tunjukkanlah kepada mereka jalan ke nereka
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَقِفُوهُمْ ۖ إِنَّهُم مَّسْـُٔولُونَ
Waqifūhum innahum mas'ūlūn(a).
Tahanlah mereka (di tempat perhentian), sesungguhnya mereka akan ditanya
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
مَا لَكُمْ لَا تَنَاصَرُونَ
Mā lakum lā tanāṣarūn(a).
Mengapa kamu tidak tolong-menolong
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
بَلْ هُمُ ٱلْيَوْمَ مُسْتَسْلِمُونَ
Bal humul-yauma mustaslimūn(a).
Bahkan mereka pada hari itu menyerah (kepada keputusan Allah)
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَأَقْبَلَ بَعْضُهُمْ عَلَىٰ بَعْضٍۢ يَتَسَآءَلُونَ
Wa aqbala ba‘ḍuhum ‘alā ba‘ḍiy yatasā'alūn(a).
Dan sebagian mereka menghadap kepada sebagian yang lain saling berbantah-bantahan
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
قَالُوٓا۟ إِنَّكُمْ كُنتُمْ تَأْتُونَنَا عَنِ ٱلْيَمِينِ
Qālū innakum kuntum ta'tūnanā ‘anil-yamīn(i).
Sesungguhnya (pengikut-pengikut) mereka berkata (kepada pemimpin-pemimpin mereka), "Kamulah yang dahulu datang kepada kami dari kanan
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
قَالُوا۟ بَل لَّمْ تَكُونُوا۟ مُؤْمِنِينَ
Qālū bal lam takūnū mu'minīn(a).
(Pemimpin-pemimpin) mereka menjawab, "(Tidak), bahkan kamulah yang tidak (mau) menjadi orang mukmin
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَمَا كَانَ لَنَا عَلَيْكُم مِّن سُلْطَـٰنٍۭ ۖ بَلْ كُنتُمْ قَوْمًۭا طَـٰغِينَ
Wa mā kāna lanā ‘alaikum min sulṭān(in), bal kuntum qauman ṭāgīn(a).
sedangkan kami tidak berkuasa terhadapmu, bahkan kamu menjadi kaum yang melampaui batas
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
فَحَقَّ عَلَيْنَا قَوْلُ رَبِّنَآ ۖ إِنَّا لَذَآئِقُونَ
Fa ḥaqqa ‘alainā qaulu rabbinā, innā lażā'iqūn(a).
Maka pantas putusan (azab) Tuhan menimpa kita; pasti kita akan merasakan (azab itu)
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
فَأَغْوَيْنَـٰكُمْ إِنَّا كُنَّا غَـٰوِينَ
Fa agwainākum innā kunnā gāwīn(a).
Maka kami telah menyesatkan kamu, sesungguhnya kami sendiri, orang-orang yang sesat
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
فَإِنَّهُمْ يَوْمَئِذٍۢ فِى ٱلْعَذَابِ مُشْتَرِكُونَ
Fa innahum yauma'iżin fil-‘ażābi musytarikūn(a).
Maka sesunguhnya mereka pada hari itu bersama-sama merasakan azab
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
إِنَّا كَذَٰلِكَ نَفْعَلُ بِٱلْمُجْرِمِينَ
Innā każālika naf‘alu bil-mujrimīn(a).
Sungguh, demikianlah Kami memperlakukan terhadap orang-orang yang berbuat dosa
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
إِنَّهُمْ كَانُوٓا۟ إِذَا قِيلَ لَهُمْ لَآ إِلَـٰهَ إِلَّا ٱللَّهُ يَسْتَكْبِرُونَ
Innahum kānū iżā qīla lahum lā ilāha illallāhu yastakbirūn(a).
Sungguh, dahulu apabila dikatakan kepada mereka, "Lā ilāha illallāh" (Tidak ada tuhan selain Allah), mereka menyombongkan diri
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَيَقُولُونَ أَئِنَّا لَتَارِكُوٓا۟ ءَالِهَتِنَا لِشَاعِرٍۢ مَّجْنُونٍۭ
Wa yaqūlūna a'innā latārikū ālihatinā lisyā‘irim majnūn(in).
dan mereka berkata, "Apakah kami harus meninggalkan sesembahan kami karena seorang penyair gila
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
بَلْ جَآءَ بِٱلْحَقِّ وَصَدَّقَ ٱلْمُرْسَلِينَ
Bal jā'a bil-ḥaqqi wa ṣaddaqal-mursalīn(a).
Padahal dia (Muhammad) datang dengan membawa kebenaran dan membenarkan rasul-rasul (sebelumnya)
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
إِنَّكُمْ لَذَآئِقُوا۟ ٱلْعَذَابِ ٱلْأَلِيمِ
Innakum lażā'iqul-‘ażābil-alīm(i).
Sungguh, kamu pasti akan merasakan azab yang pedih
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَمَا تُجْزَوْنَ إِلَّا مَا كُنتُمْ تَعْمَلُونَ
Wa mā tujzauna illā mā kuntum ta‘malūn(a).
Dan kamu tidak diberi balasan melainkan terhadap apa yang telah kamu kerjakan
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
إِلَّا عِبَادَ ٱللَّهِ ٱلْمُخْلَصِينَ
Illā ‘ibādallāhil-mukhlaṣīn(a).
tetapi hamba-hamba Allah yang dibersihkan (dari dosa)
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
أُو۟لَـٰٓئِكَ لَهُمْ رِزْقٌۭ مَّعْلُومٌۭ
Ulā'ika lahum rizqum ma‘lūm(un).
mereka itu memperoleh rezeki yang sudah ditentukan
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
فَوَٰكِهُ ۖ وَهُم مُّكْرَمُونَ
Fawākihu wa hum mukramūn(a).
(yaitu) buah-buahan. Dan mereka orang yang dimuliakan
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
فِى جَنَّـٰتِ ٱلنَّعِيمِ
Fī jannātin na‘īm(i).
di dalam surga-surga yang penuh kenikmatan
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
عَلَىٰ سُرُرٍۢ مُّتَقَـٰبِلِينَ
‘Alā sururim mutaqābilīn(a).
(mereka duduk) berhadap-hadapan di atas dipan-dipan
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
يُطَافُ عَلَيْهِم بِكَأْسٍۢ مِّن مَّعِينٍۭ
Yuṭāfu ‘alaihim bika'sim mim ma‘īn(in).
Kepada mereka diedarkan gelas (yang berisi air) dari mata air (surga)
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
بَيْضَآءَ لَذَّةٍۢ لِّلشَّـٰرِبِينَ
Baiḍā'a lażżatil lisy-syāribīn(a).
(warnanya) putih bersih, sedap rasanya bagi orang-orang yang minum
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
لَا فِيهَا غَوْلٌۭ وَلَا هُمْ عَنْهَا يُنزَفُونَ
Lā fīhā gauluw wa lā hum ‘anhā yunzafūn(a).
Tidak ada di dalamnya (unsur) yang memabukkan dan mereka tidak mabuk karenanya
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَعِندَهُمْ قَـٰصِرَٰتُ ٱلطَّرْفِ عِينٌۭ
Wa ‘indahum qāṣirātuṭ-ṭarfi ‘īn(un).
Dan di sisi mereka ada (bidadari-bidadari) yang bermata indah, dan membatasi pandangannya
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
كَأَنَّهُنَّ بَيْضٌۭ مَّكْنُونٌۭ
Ka'annahum baiḍum maknūn(un).
seakan-akan mereka adalah telur yang tersimpan dengan baik
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
فَأَقْبَلَ بَعْضُهُمْ عَلَىٰ بَعْضٍۢ يَتَسَآءَلُونَ
Fa'aqbala ba‘ḍuhum ‘alā ba‘ḍiy yatasā'alūn(a).
Lalu mereka berhadap-hadapan satu sama lain sambil bercakap-cakap
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
قَالَ قَآئِلٌۭ مِّنْهُمْ إِنِّى كَانَ لِى قَرِينٌۭ
Qāla qā'ilum minhum innī kāna lī qarīn(un).
Berkatalah salah seorang di antara mereka, "Sesungguhnya aku dahulu (di dunia) pernah mempunyai seorang teman
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
يَقُولُ أَءِنَّكَ لَمِنَ ٱلْمُصَدِّقِينَ
Yaqūlu a'innaka laminal-muṣaddiqīn(a).
yang berkata, "Apakah sesungguhnya kamu termasuk orang-orang yang membenarkan (hari berbangkit)
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
أَءِذَا مِتْنَا وَكُنَّا تُرَابًۭا وَعِظَـٰمًا أَءِنَّا لَمَدِينُونَ
A'iżā mitnā wa kunnā turāban a'innā lamadīnūn(a).
Apabila kita telah mati dan telah menjadi tanah dan tulang-belulang, apakah kita benar-benar (akan dibangkitkan) untuk diberi pembalasan
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
قَالَ هَلْ أَنتُم مُّطَّلِعُونَ
Qāla hal antum muṭṭali‘ūn(a).
Dia berkata, "Maukah kamu meninjau (temanku itu)
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
فَٱطَّلَعَ فَرَءَاهُ فِى سَوَآءِ ٱلْجَحِيمِ
Faṭṭala‘a fa ra'āhu fī sawā'il-jaḥīm(i).
Maka dia meninjaunya, lalu dia melihat (teman)nya itu di tengah-tengah neraka yang menyala-nyala
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
قَالَ تَٱللَّهِ إِن كِدتَّ لَتُرْدِينِ
Qāla tallāhi in kitta laturdīn(i).
Dia berkata, "Demi Allah, engkau hampir saja mencelakakanku
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَلَوْلَا نِعْمَةُ رَبِّى لَكُنتُ مِنَ ٱلْمُحْضَرِينَ
Wa lau lā ni‘matu rabbī lakuntu minal-muḥḍarīn(a).
dan sekiranya bukan karena nikmat Tuhanku pastilah aku termasuk orang-orang yang diseret (ke neraka)
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
أَفَمَا نَحْنُ بِمَيِّتِينَ
Afamā naḥnu bimayyitīn(a).
Maka apakah kita tidak akan mati
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
إِلَّا مَوْتَتَنَا ٱلْأُولَىٰ وَمَا نَحْنُ بِمُعَذَّبِينَ
Illā mautatunal-ūlā wa mā naḥnu bimu‘ażżabīn(a).
Kecuali kematian kita yang pertama saja (di dunia), dan kita tidak akan diazab (di akhirat ini)
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
إِنَّ هَـٰذَا لَهُوَ ٱلْفَوْزُ ٱلْعَظِيمُ
Inna hāżā lahuwal-fauzul-‘aẓīm(u).
Sungguh, ini benar-benar kemenangan yang agung
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
لِمِثْلِ هَـٰذَا فَلْيَعْمَلِ ٱلْعَـٰمِلُونَ
Limiṡli hāżā falya‘malil-‘āmilūn(a).
Untuk (kemenangan) serupa ini, hendaklah beramal orang-orang yang mampu beramal
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
أَذَٰلِكَ خَيْرٌۭ نُّزُلًا أَمْ شَجَرَةُ ٱلزَّقُّومِ
Ażālika khairun nuzulan am syajaratuz-zaqqūm(i).
Apakah (makanan surga) itu hidangan yang lebih baik ataukah pohon zaqqum
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
إِنَّا جَعَلْنَـٰهَا فِتْنَةًۭ لِّلظَّـٰلِمِينَ
Innā ja‘alnāhā fitnatal liẓ-ẓālimīn(a).
Sungguh, Kami menjadikannya (pohon zaqqum) sebagai azab bagi orang-orang zalim
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
إِنَّهَا شَجَرَةٌۭ تَخْرُجُ فِىٓ أَصْلِ ٱلْجَحِيمِ
Innahā syajaratun takhruju fī aṣlil-jaḥīm(i).
Sungguh, itu adalah pohon yang keluar dari dasar neraka Jahim
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
طَلْعُهَا كَأَنَّهُۥ رُءُوسُ ٱلشَّيَـٰطِينِ
Ṭal‘uhā ka'annahū ru'ūsusy-syayāṭīn(i).
mayangnya seperti kepala-kepala setan
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
فَإِنَّهُمْ لَـَٔاكِلُونَ مِنْهَا فَمَالِـُٔونَ مِنْهَا ٱلْبُطُونَ
Fa innahum la'ākilūna minhā fa māli'ūna minhal-buṭūn(a).
Maka sungguh, mereka benar-benar memakan sebagian darinya (buah pohon itu), dan mereka memenuhi perutnya dengan buahnya (zaqqum)
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
ثُمَّ إِنَّ لَهُمْ عَلَيْهَا لَشَوْبًۭا مِّنْ حَمِيمٍۢ
Ṡumma inna lahum ‘alaihā lasyaubam min ḥamīm(in).
Kemudian sungguh, setelah makan (buah zaqqum) mereka mendapat minuman yang dicampur dengan air yang sangat panas
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
ثُمَّ إِنَّ مَرْجِعَهُمْ لَإِلَى ٱلْجَحِيمِ
Ṡumma inna marji‘ahum la'ilal-jaḥīm(i).
Kemudian pasti tempat kembali mereka ke neraka Jahim
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
إِنَّهُمْ أَلْفَوْا۟ ءَابَآءَهُمْ ضَآلِّينَ
Innahum alfau ābā'ahum ḍāllīn(a).
Sesungguhnya mereka mendapati nenek moyang mereka dalam keadaan sesat
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
فَهُمْ عَلَىٰٓ ءَاثَـٰرِهِمْ يُهْرَعُونَ
Fahum ‘alā āṡārihim yuhra‘ūn(a).
lalu mereka tergesa-gesa mengikuti jejak (nenek moyang) mereka
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَلَقَدْ ضَلَّ قَبْلَهُمْ أَكْثَرُ ٱلْأَوَّلِينَ
Wa laqad ḍalla qablahum akṡarul-awwalīn(a).
Dan sungguh, sebelum mereka (suku Quraisy), telah sesat sebagian besar dari orang-orang yang dahulu
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَلَقَدْ أَرْسَلْنَا فِيهِم مُّنذِرِينَ
Wa laqad arsalnā fīhim munżirīn(a).
dan sungguh, Kami telah mengutus (rasul) pemberi peringatan di kalangan mereka
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
فَٱنظُرْ كَيْفَ كَانَ عَـٰقِبَةُ ٱلْمُنذَرِينَ
Fanẓur kaifa kāna ‘āqibatul-munżarīn(a).
Maka perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang diberi peringatan itu
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
إِلَّا عِبَادَ ٱللَّهِ ٱلْمُخْلَصِينَ
Illā ‘ibādallāhil-mukhlaṣīn(a).
kecuali hamba-hamba Allah yang disucikan (dari dosa)
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَلَقَدْ نَادَىٰنَا نُوحٌۭ فَلَنِعْمَ ٱلْمُجِيبُونَ
Wa laqad nādānā nūḥun falani‘mal-mujībūn(a).
Dan sungguh, Nuh telah berdoa kepada Kami, maka sungguh, Kamilah sebaik-baik yang memperkenankan doa
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَنَجَّيْنَـٰهُ وَأَهْلَهُۥ مِنَ ٱلْكَرْبِ ٱلْعَظِيمِ
Wa najjaināhu wa ahlahū minal-karbil-‘aẓīm(i).
Kami telah menyelamatkan dia dan pengikutnya dari bencana yang besar
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَجَعَلْنَا ذُرِّيَّتَهُۥ هُمُ ٱلْبَاقِينَ
Wa ja‘alnā żurriyyatahū humul-bāqīn(a).
Dan Kami jadikan anak cucunya orang-orang yang melanjutkan keturunan
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَتَرَكْنَا عَلَيْهِ فِى ٱلْـَٔاخِرِينَ
Wa taraknā ‘alaihi fil-ākhirīn(a).
Dan Kami abadikan untuk Nuh (pujian) di kalangan orang-orang yang datang kemudian
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
سَلَـٰمٌ عَلَىٰ نُوحٍۢ فِى ٱلْعَـٰلَمِينَ
Salāmun ‘alā nūḥin fil-‘ālamīn(a).
Kesejahteraan (Kami limpahkan) atas Nuh di seluruh alam
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
إِنَّا كَذَٰلِكَ نَجْزِى ٱلْمُحْسِنِينَ
Innā każālika najzil-muḥsinīn(a).
Sungguh, demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
إِنَّهُۥ مِنْ عِبَادِنَا ٱلْمُؤْمِنِينَ
Innahū min ‘ibādinal-mu'minīn(a).
Sungguh, dia termasuk di antara hamba-hamba Kami yang beriman
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
ثُمَّ أَغْرَقْنَا ٱلْـَٔاخَرِينَ
Ṡumma agraqnal-ākharīn(a).
Kemudian Kami tenggelamkan yang lain
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
۞ وَإِنَّ مِن شِيعَتِهِۦ لَإِبْرَٰهِيمَ
Wa inna min syī‘atihī la'ibrāhīm(a).
Dan sungguh, Ibrahim termasuk golongannya (Nuh)
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
إِذْ جَآءَ رَبَّهُۥ بِقَلْبٍۢ سَلِيمٍ
Iż jā'a rabbahū biqalbin salīm(in).
(Ingatlah) ketika dia datang kepada Tuhannya dengan hati yang suci
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
إِذْ قَالَ لِأَبِيهِ وَقَوْمِهِۦ مَاذَا تَعْبُدُونَ
Iż qāla li'abīhi wa qaumihī māżā ta‘budūn(a).
(ingatlah) ketika dia berkata kepada ayahnya dan kaumnya, "Apakah yang kamu sembah itu
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
أَئِفْكًا ءَالِهَةًۭ دُونَ ٱللَّهِ تُرِيدُونَ
A'ifkan ālihatan dūnallāhi turīdūn(a).
Apakah kamu menghendaki kebohongan dengan sesembahan selain Allah itu
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
فَمَا ظَنُّكُم بِرَبِّ ٱلْعَـٰلَمِينَ
Famā ẓannukum birabbil-‘ālamīn(a).
Maka bagaimana anggapanmu terhadap Tuhan seluruh alam
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
فَنَظَرَ نَظْرَةًۭ فِى ٱلنُّجُومِ
Fa naẓara naẓratan fin-nujūm(i).
Lalu dia memandang sekilas ke bintang-bintang
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
فَقَالَ إِنِّى سَقِيمٌۭ
Fa qāla innī saqīm(un).
kemudian dia (Ibrahim) berkata, "Sesungguhnya aku sakit
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
فَتَوَلَّوْا۟ عَنْهُ مُدْبِرِينَ
Fa tawallau ‘anhu mudbirīn(a).
Lalu mereka berpaling dari dia dan pergi meninggalkannya
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
فَرَاغَ إِلَىٰٓ ءَالِهَتِهِمْ فَقَالَ أَلَا تَأْكُلُونَ
Farāga ilā ālihatihim faqāla alā ta'kulūn(a).
Kemudian dia (Ibrahim) pergi dengan diam-diam kepada berhala-berhala mereka; lalu dia berkata, "Mengapa kamu tidak makan
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
مَا لَكُمْ لَا تَنطِقُونَ
Mā lakum lā tanṭiqūn(a).
Mengapa kamu tidak menjawab
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
فَرَاغَ عَلَيْهِمْ ضَرْبًۢا بِٱلْيَمِينِ
Farāga ‘alaihim ḍarbam bil-yamīn(i).
Lalu dihadapinya (berhala-berhala) itu sambil memukulnya dengan tangan kanannya
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
فَأَقْبَلُوٓا۟ إِلَيْهِ يَزِفُّونَ
Fa aqbalū ilaihi yaziffūn(a).
Kemudian mereka (kaumnya) datang bergegas kepadanya
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
قَالَ أَتَعْبُدُونَ مَا تَنْحِتُونَ
Qāla ata‘budūna mā tanḥitūn(a).
Dia (Ibrahim) berkata, "Apakah kamu menyembah patung-patung yang kamu pahat itu
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَٱللَّهُ خَلَقَكُمْ وَمَا تَعْمَلُونَ
Wallāhu khalaqakum wa mā ta‘malūn(a).
padahal Allah lah yang menciptakan kamu dan apa yang kamu perbuat
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
قَالُوا۟ ٱبْنُوا۟ لَهُۥ بُنْيَـٰنًۭا فَأَلْقُوهُ فِى ٱلْجَحِيمِ
Qālubnū lahū bun-yānan fa'alqūhu fil-jaḥīm(i).
Mereka berkata, "Buatlah bangunan (perapian) untuknya (membakar Ibrahim); lalu lemparkan dia ke dalam api yang menyala-nyala itu
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
فَأَرَادُوا۟ بِهِۦ كَيْدًۭا فَجَعَلْنَـٰهُمُ ٱلْأَسْفَلِينَ
Fa arādū bihī kaidan faja‘alnāhumul-asfalīn(a).
Maka mereka bermaksud memperdayainya dengan (membakar)nya, (namun Allah menyelamatkannya), lalu Kami jadikan mereka orang-orang yang hina
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَقَالَ إِنِّى ذَاهِبٌ إِلَىٰ رَبِّى سَيَهْدِينِ
Wa qāla innī żāhibun ilā rabbī sayahdīn(i).
Dan dia (Ibrahim) berkata, "Sesungguhnya aku harus pergi (menghadap) kepada Tuhanku, Dia akan memberi petunjuk kepadaku
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
رَبِّ هَبْ لِى مِنَ ٱلصَّـٰلِحِينَ
Rabbi hab lī minaṣ-ṣāliḥīn(a).
Ya Tuhanku, anugerahkanlah kepadaku (seorang anak) yang saleh
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
فَبَشَّرْنَـٰهُ بِغُلَـٰمٍ حَلِيمٍۢ
Fa basysyarnāhu bigulāmin ḥalīm(in).
Maka Kami beri kabar gembira kepadanya dengan (kelahiran) seorang anak yang sangat sabar (Ismail)
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
فَلَمَّا بَلَغَ مَعَهُ ٱلسَّعْىَ قَالَ يَـٰبُنَىَّ إِنِّىٓ أَرَىٰ فِى ٱلْمَنَامِ أَنِّىٓ أَذْبَحُكَ فَٱنظُرْ مَاذَا تَرَىٰ ۚ قَالَ يَـٰٓأَبَتِ ٱفْعَلْ مَا تُؤْمَرُ ۖ سَتَجِدُنِىٓ إِن شَآءَ ٱللَّهُ مِنَ ٱلصَّـٰبِرِينَ
Falammā balaga ma‘ahus-sa‘ya qāla yā bunayya innī arā fil-manāmi annī ażbaḥuka fanẓur māżā tarā, qāla yā abatif‘al mā tu'mar(u), satajidunī in syā'allāhu minaṣ-ṣābirīn(a).
Maka ketika anak itu sampai (pada umur) sanggup berusaha bersamanya, (Ibrahim) berkata, "Wahai anakku! Sesungguhnya aku bermimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka bagaimanakah pendapatmu!" Dia (Ismail) menjawab, "Wahai ayahku! Lakukanlah apa yang diperintahkan (Allah) kepadamu; insyā Allah engkau akan mendapatiku termasuk orang yang sabar
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
فَلَمَّآ أَسْلَمَا وَتَلَّهُۥ لِلْجَبِينِ
Falammā aslamā wa tallahū lil-jabīn(i).
Maka ketika keduanya telah berserah diri dan dia (Ibrahim) membaringkan anaknya atas pelipisnya, (untuk melaksanakan perintah Allah)
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَنَـٰدَيْنَـٰهُ أَن يَـٰٓإِبْرَٰهِيمُ
Wa nādaināhu ay yā ibrāhīm(u).
Lalu Kami panggil dia, "Wahai Ibrahim
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
قَدْ صَدَّقْتَ ٱلرُّءْيَآ ۚ إِنَّا كَذَٰلِكَ نَجْزِى ٱلْمُحْسِنِينَ
Qad ṣaddaqtar-ru'yā, innā każālika najzil-muḥsinīn(a).
(Sungguh, engkau telah membenarkan mimpi itu."733) Sungguh, demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
إِنَّ هَـٰذَا لَهُوَ ٱلْبَلَـٰٓؤُا۟ ٱلْمُبِينُ
Inna hāżā lahuwal-balā'ul-mubīn(u).
Sesungguhnya ini benar-benar suatu ujian yang nyata
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَفَدَيْنَـٰهُ بِذِبْحٍ عَظِيمٍۢ
Wa fadaināhu biżibḥin ‘aẓīm(in).
Dan Kami tebus anak itu dengan seekor sembelihan yang besar
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَتَرَكْنَا عَلَيْهِ فِى ٱلْـَٔاخِرِينَ
Wa taraknā ‘alaihi fil-ākhirīn(a).
Dan Kami abadikan untuk Ibrahim (pujian) di kalangan orang-orang yang datang kemudian
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
سَلَـٰمٌ عَلَىٰٓ إِبْرَٰهِيمَ
Salāmun ‘alā ibrāhīm(a).
Selamat sejahtera bagi Ibrahim
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
كَذَٰلِكَ نَجْزِى ٱلْمُحْسِنِينَ
Każālika najzil-muḥsinīn(a).
Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
إِنَّهُۥ مِنْ عِبَادِنَا ٱلْمُؤْمِنِينَ
Innahū min ‘ibādinal-mu'minīn(a).
Sungguh, dia termasuk hamba-hamba Kami yang beriman
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَبَشَّرْنَـٰهُ بِإِسْحَـٰقَ نَبِيًّۭا مِّنَ ٱلصَّـٰلِحِينَ
Wa basysyarnāhu bi'isḥāqa nabiyyam minaṣ-ṣāliḥīn(a).
Dan Kami beri dia kabar gembira dengan (kelahiran) Ishak seorang nabi yang termasuk orang-orang yang saleh
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَبَـٰرَكْنَا عَلَيْهِ وَعَلَىٰٓ إِسْحَـٰقَ ۚ وَمِن ذُرِّيَّتِهِمَا مُحْسِنٌۭ وَظَالِمٌۭ لِّنَفْسِهِۦ مُبِينٌۭ
Wa bāraknā ‘alaihi wa ‘alā isḥāq(a), wa min żurriyyatihimā muḥsinuw wa ẓālimul linafsihī mubīn(un).
Dan Kami limpahkan keberkahan kepadanya dan kepada Ishak. Dan di antara keturunan keduanya ada yang berbuat baik dan ada (pula) yang terang-terangan berbuat zalim terhadap dirinya sendiri
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَلَقَدْ مَنَنَّا عَلَىٰ مُوسَىٰ وَهَـٰرُونَ
Wa laqad manannā ‘alā mūsā wa hārūn(a).
Dan sungguh, Kami telah melimpahkan nikmat kepada Musa dan Harun
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَنَجَّيْنَـٰهُمَا وَقَوْمَهُمَا مِنَ ٱلْكَرْبِ ٱلْعَظِيمِ
Wa najjaināhumā wa qaumahumā minal-karbil-‘aẓīm(i).
Dan Kami selamatkan keduanya dan kaumnya dari bencana yang besar
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَنَصَرْنَـٰهُمْ فَكَانُوا۟ هُمُ ٱلْغَـٰلِبِينَ
Wa naṣarnāhum fakānū humul-gālibīn(a).
dan Kami tolong mereka, sehingga jadilah mereka orang-orang yang menang
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَءَاتَيْنَـٰهُمَا ٱلْكِتَـٰبَ ٱلْمُسْتَبِينَ
Wa ātaināhumal-kitābal-mustabīn(a).
Dan Kami berikan kepada keduanya Kitab yang sangat jelas
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَهَدَيْنَـٰهُمَا ٱلصِّرَٰطَ ٱلْمُسْتَقِيمَ
Wa hadaināhumaṣ-ṣirāṭal-mustaqīm(a).
dan Kami tunjukkan keduanya jalan yang lurus
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَتَرَكْنَا عَلَيْهِمَا فِى ٱلْـَٔاخِرِينَ
Wa taraknā ‘alaihimā fil-ākhirīn(a).
Dan Kami abadikan untuk keduanya (pujian) di kalangan orang-orang yang datang kemudian
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
سَلَـٰمٌ عَلَىٰ مُوسَىٰ وَهَـٰرُونَ
Salāmun ‘alā mūsā wa hārūn(a).
Selamat sejahtera bagi Musa dan Harun
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
إِنَّا كَذَٰلِكَ نَجْزِى ٱلْمُحْسِنِينَ
Innā każālika najzil-muḥsinīn(a).
Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
إِنَّهُمَا مِنْ عِبَادِنَا ٱلْمُؤْمِنِينَ
Innahumā min ‘ibādinal-mu'minīn(a).
Sungguh, keduanya termasuk hamba-hamba Kami yang beriman
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَإِنَّ إِلْيَاسَ لَمِنَ ٱلْمُرْسَلِينَ
Wa inna ilyāsa laminal-mursalīn(a).
Dan sungguh, Ilyas benar-benar termasuk salah seorang rasul
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
إِذْ قَالَ لِقَوْمِهِۦٓ أَلَا تَتَّقُونَ
Iż qāla liqaumihī alā tattaqūn(a).
(Ingatlah) ketika dia berkata kepada kaumnya, "Mengapa kamu tidak bertakwa
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
أَتَدْعُونَ بَعْلًۭا وَتَذَرُونَ أَحْسَنَ ٱلْخَـٰلِقِينَ
Atad‘ūna ba‘law wa tażarūna aḥsanal-khāliqīn(a).
(Patutkah kamu menyembah Ba'l 735) dan kamu tinggalkan (Allah) sebaik-baik Pencipta
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
ٱللَّهَ رَبَّكُمْ وَرَبَّ ءَابَآئِكُمُ ٱلْأَوَّلِينَ
Allāha rabbakum wa rabba ābā'ikumul-awwalīn(a).
(yaitu) Allah Tuhanmu dan Tuhan nenek moyangmu yang terdahulu
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
فَكَذَّبُوهُ فَإِنَّهُمْ لَمُحْضَرُونَ
Fakażżabūhu fa'innahum lamuḥḍarūn(a).
Tetapi mereka mendustakannya (Ilyas), maka sungguh, mereka akan diseret (ke neraka)
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
إِلَّا عِبَادَ ٱللَّهِ ٱلْمُخْلَصِينَ
Illā ‘ibādallāhil-mukhlaṣīn(a).
kecuali hamba-hamba Allah yang disucikan (dari dosa)
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَتَرَكْنَا عَلَيْهِ فِى ٱلْـَٔاخِرِينَ
Wa taraknā ‘alaihi fil-ākhirīn(a).
Dan Kami abadikan untuk Ilyas (pujian) di kalangan orang-orang yang datang kemudian
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
سَلَـٰمٌ عَلَىٰٓ إِلْ يَاسِينَ
Salāmun ‘alā ilyāsīn(a).
selamat sejahtera bagi Ilyas
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
إِنَّا كَذَٰلِكَ نَجْزِى ٱلْمُحْسِنِينَ
Innā każālika najzil-muḥsinīn(a).
Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
إِنَّهُۥ مِنْ عِبَادِنَا ٱلْمُؤْمِنِينَ
Innahū min ‘ibādinal-mu'minīn(a).
Sungguh, dia termasuk hamba-hamba Kami yang beriman
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَإِنَّ لُوطًۭا لَّمِنَ ٱلْمُرْسَلِينَ
Wa inna lūṭal laminal-mursalīn(a).
Dan sungguh, Luṭ benar-benar termasuk salah seorang rasul
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
إِذْ نَجَّيْنَـٰهُ وَأَهْلَهُۥٓ أَجْمَعِينَ
Iż najjaināhu wa ahlahū ajma‘īn(a).
(Ingatlah) ketika Kami telah menyelamatkan dia dan pengikutnya semua
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
إِلَّا عَجُوزًۭا فِى ٱلْغَـٰبِرِينَ
Illā ‘ajūzan fil-gābirīn(a).
kecuali seorang perempuan tua (istrinya) bersama-sama orang yang tinggal (di kota)
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
ثُمَّ دَمَّرْنَا ٱلْـَٔاخَرِينَ
Ṡumma dammarnal-ākharīn(a).
Kemudian Kami binasakan orang-orang yang lain
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَإِنَّكُمْ لَتَمُرُّونَ عَلَيْهِم مُّصْبِحِينَ
Wa innakum latamurrūna ‘alaihim muṣbiḥīn(a).
Dan sesungguhnya kamu (penduduk Mekkah) benar-benar akan melalui (bekas-bekas) mereka pada waktu pagi
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَبِٱلَّيْلِ ۗ أَفَلَا تَعْقِلُونَ
Wa bil-lail(i), afalā ta‘qilūn(a).
dan pada waktu malam. Maka mengapa kamu tidak mengerti
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَإِنَّ يُونُسَ لَمِنَ ٱلْمُرْسَلِينَ
Wa inna yūnusa laminal-mursalīn(a).
Dan sungguh, Yunus benar-benar termasuk salah seorang rasul
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
إِذْ أَبَقَ إِلَى ٱلْفُلْكِ ٱلْمَشْحُونِ
Iż abaqa ilal-fulkil-masyḥūn(i).
(ingatlah) ketika dia lari,737) ke kapal yang penuh muatan
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
فَسَاهَمَ فَكَانَ مِنَ ٱلْمُدْحَضِينَ
Fa sāhama fakāna minal-mudḥaḍīn(a).
(kemudian dia ikut diundi738) ternyata dia termasuk orang-orang yang kalah (dalam undian)
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
فَٱلْتَقَمَهُ ٱلْحُوتُ وَهُوَ مُلِيمٌۭ
Faltaqamahul-ḥūtu wa huwa mulīm(un).
Maka dia ditelan oleh ikan besar dalam keadaan tercela
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
فَلَوْلَآ أَنَّهُۥ كَانَ مِنَ ٱلْمُسَبِّحِينَ
Falau lā annahū kāna minal-musabbiḥīn(a).
Maka sekiranya dia tidak termasuk orang yang banyak berzikir (bertasbih) kepada Allah
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
لَلَبِثَ فِى بَطْنِهِۦٓ إِلَىٰ يَوْمِ يُبْعَثُونَ
Lalabiṡa fī baṭnihī ilā yaumi yub‘aṡūn(a).
niscaya dia akan tetap tinggal di perut (ikan itu) sampai Hari Berbangkit
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
۞ فَنَبَذْنَـٰهُ بِٱلْعَرَآءِ وَهُوَ سَقِيمٌۭ
Fa nabażnāhu bil-‘arā'i wa huwa saqīm(un).
Kemudian Kami lemparkan dia ke daratan yang tandus, sedang dia dalam keadaan sakit
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَأَنۢبَتْنَا عَلَيْهِ شَجَرَةًۭ مِّن يَقْطِينٍۢ
Wa ambatnā ‘alaihi syajaratam miy yaqṭīn(in).
Kemudian untuk dia Kami tumbuhkan sebatang pohon dari jenis labu
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَأَرْسَلْنَـٰهُ إِلَىٰ مِا۟ئَةِ أَلْفٍ أَوْ يَزِيدُونَ
Wa arsalnāhu ilā mi'ati alfin au yazīdūn(a).
Dan Kami utus dia kepada seratus ribu (orang) atau lebih
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
فَـَٔامَنُوا۟ فَمَتَّعْنَـٰهُمْ إِلَىٰ حِينٍۢ
Fa'āmanū famatta‘nāhum ilā ḥīn(in).
sehingga mereka beriman, karena itu Kami anugerahkan kenikmatan hidup kepada mereka hingga waktu tertentu
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
فَٱسْتَفْتِهِمْ أَلِرَبِّكَ ٱلْبَنَاتُ وَلَهُمُ ٱلْبَنُونَ
Fastaftihim alirabbikal-banātu wa lahumul-banūn(a).
Maka tanyakanlah (Muhammad) kepada mereka (orang-orang kafir Mekkah), "Apakah anak-anak perempuan itu untuk Tuhanmu sedangkan untuk mereka anak laki-laki
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
أَمْ خَلَقْنَا ٱلْمَلَـٰٓئِكَةَ إِنَـٰثًۭا وَهُمْ شَـٰهِدُونَ
Am khalaqnal-malā'ikata ināṡaw wa hum syāhidūn(a).
atau apakah Kami menciptakan malaikat-malaikat berupa perempuan sedangkan mereka menyaksikan(nya)
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
أَلَآ إِنَّهُم مِّنْ إِفْكِهِمْ لَيَقُولُونَ
Alā innahum min ifkihim layaqūlūn(a).
Ingatlah, sesungguhnya di antara kebohongannya mereka benar-benar mengatakan
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَلَدَ ٱللَّهُ وَإِنَّهُمْ لَكَـٰذِبُونَ
Waladallāh(u), wa innahum lakāżibūn(a).
Allah mempunyai anak." Dan sungguh, mereka benar-benar pendusta
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
أَصْطَفَى ٱلْبَنَاتِ عَلَى ٱلْبَنِينَ
Aṣṭafal-banāti ‘alal-banīn(a).
apakah Dia (Allah) memilih anak-anak perempuan daripada anak-anak laki-laki
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
مَا لَكُمْ كَيْفَ تَحْكُمُونَ
Mā lakum, kaifa taḥkumūn(a).
Mengapa kamu ini? Bagaimana (caranya) kamu menetapkan
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
أَفَلَا تَذَكَّرُونَ
Afalā tażakkarūn(a).
Maka mengapa kamu tidak memikirkan
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
أَمْ لَكُمْ سُلْطَـٰنٌۭ مُّبِينٌۭ
Am lakum sulṭānum mubīn(un).
Ataukah kamu mempunyai bukti yang jelas
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
فَأْتُوا۟ بِكِتَـٰبِكُمْ إِن كُنتُمْ صَـٰدِقِينَ
Fa'tū bikitābikum in kuntum ṣādiqīn(a).
(kalau begitu) maka bawalah kitabmu jika kamu orang yang benar
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَجَعَلُوا۟ بَيْنَهُۥ وَبَيْنَ ٱلْجِنَّةِ نَسَبًۭا ۚ وَلَقَدْ عَلِمَتِ ٱلْجِنَّةُ إِنَّهُمْ لَمُحْضَرُونَ
Wa ja‘alū bainahū wa bainal-jinnati nasabā(n), wa laqad ‘alimatil-jinnatu innahum lamuḥḍarūn(a).
Dan mereka mengadakan (hubungan) nasab (keluarga) antara Dia (Allah) dan jin. Dan sungguh, jin telah mengetahui bahwa mereka pasti akan diseret (ke neraka)
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
سُبْحَـٰنَ ٱللَّهِ عَمَّا يَصِفُونَ
Subḥānallāhi ‘ammā yaṣifūn(a).
Mahasuci Allah dari apa yang mereka sifatkan
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
إِلَّا عِبَادَ ٱللَّهِ ٱلْمُخْلَصِينَ
Illā ‘ibādallāhil-mukhlaṣīn(a).
(kecuali hamba-hamba Allah741) yang disucikan (dari dosa)
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
فَإِنَّكُمْ وَمَا تَعْبُدُونَ
Fa'innakum wa mā ta‘budūn(a).
Maka sesungguhnya kamu dan apa yang kamu sembah itu
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
مَآ أَنتُمْ عَلَيْهِ بِفَـٰتِنِينَ
Mā antum ‘alaihi bifātinīn(a).
tidak akan dapat menyesatkan (seseorang) terhadap Allah
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
إِلَّا مَنْ هُوَ صَالِ ٱلْجَحِيمِ
Illā man huwa ṣālil-jaḥīm(i).
kecuali orang-orang yang akan masuk ke neraka Jahim
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَمَا مِنَّآ إِلَّا لَهُۥ مَقَامٌۭ مَّعْلُومٌۭ
Wa mā minnā illā lahū maqāmum ma‘lūm(un).
Dan tidak satu pun di antara kami (malaikat) melainkan masing-masing mempunyai kedudukan tertentu
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَإِنَّا لَنَحْنُ ٱلصَّآفُّونَ
Wa innā lanaḥnuṣ-ṣāffūn(a).
dan sesungguhnya kami selalu teratur dalam barisan (dalam melaksanakan perintah Allah)
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَإِنَّا لَنَحْنُ ٱلْمُسَبِّحُونَ
Wa innā lanaḥnul-musabbiḥūn(a).
Dan sungguh, kami benar-benar terus bertasbih (kepada Allah)
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَإِن كَانُوا۟ لَيَقُولُونَ
Wa in kānū layaqūlūn(a).
Dan sesungguhnya mereka (orang kafir Mekkah) benar-benar pernah berkata
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
لَوْ أَنَّ عِندَنَا ذِكْرًۭا مِّنَ ٱلْأَوَّلِينَ
Lau anna ‘indanā żikram minal-awwalīn(a).
Sekiranya di sisi kami ada suatu kitab dari (kitab-kitab yang diturunkan) kepada orang-orang dahulu
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
لَكُنَّا عِبَادَ ٱللَّهِ ٱلْمُخْلَصِينَ
Lakunnā ‘ibādallāhil-mukhlaṣīn(a).
tentu kami akan menjadi hamba Allah yang disucikan (dari dosa)
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
فَكَفَرُوا۟ بِهِۦ ۖ فَسَوْفَ يَعْلَمُونَ
Fa kafarū bih(ī), fasaufa ya‘lamūn(a).
Tetapi ternyata mereka mengingkarinya (Alquran); maka kelak mereka akan mengetahui (akibat keingkarannya itu)
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَلَقَدْ سَبَقَتْ كَلِمَتُنَا لِعِبَادِنَا ٱلْمُرْسَلِينَ
Wa laqad sabaqat kalimatunā li‘ibādinal-mursalīn(a).
Dan sungguh, janji Kami telah tetap bagi hamba-hamba Kami yang menjadi rasul
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
إِنَّهُمْ لَهُمُ ٱلْمَنصُورُونَ
Innahum lahumul-manṣūrūn(a).
(yaitu) mereka itu pasti akan mendapat pertolongan
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَإِنَّ جُندَنَا لَهُمُ ٱلْغَـٰلِبُونَ
Wa inna jundanā lahumul-gālibūn(a).
(Dan sesungguhnya bala tentara Kami742) itulah yang pasti menang
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
فَتَوَلَّ عَنْهُمْ حَتَّىٰ حِينٍۢ
Fatawalla ‘anhum ḥattā ḥīn(in).
Maka berpalinglah engkau (Muhammad) dari mereka sampai waktu tertentu
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَأَبْصِرْهُمْ فَسَوْفَ يُبْصِرُونَ
Wa abṣirhum, fa saufa yubṣirūn(a).
dan perlihatkanlah kepada mereka, maka kelak mereka akan melihat (azab itu)
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
أَفَبِعَذَابِنَا يَسْتَعْجِلُونَ
Afabi‘ażābinā yasta‘jilūn(a).
Maka apakah mereka meminta agar azab Kami disegerakan
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
فَإِذَا نَزَلَ بِسَاحَتِهِمْ فَسَآءَ صَبَاحُ ٱلْمُنذَرِينَ
Fa iżā nazala bisāḥatihim fa sā'a ṣabāḥul-munżarīn(a).
Maka apabila (siksaan) itu turun di halaman mereka, maka sangat buruklah pagi hari bagi orang-orang yang diperingatkan
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَتَوَلَّ عَنْهُمْ حَتَّىٰ حِينٍۢ
Wa tawalla ‘anhum ḥattā ḥīn(in).
Dan berpalinglah engkau dari mereka sampai waktu tertentu
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَأَبْصِرْ فَسَوْفَ يُبْصِرُونَ
Wa abṣir, fasaufa yubṣirūn(a).
Dan perlihatkanlah, maka kelak mereka akan melihat (azab itu)
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
سُبْحَـٰنَ رَبِّكَ رَبِّ ٱلْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُونَ
Subḥāna rabbika rabbil-‘izzati ‘ammā yaṣifūn(a).
Mahasuci Tuhanmu, Tuhan Yang Mahaperkasa dari sifat yang mereka katakan
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَسَلَـٰمٌ عَلَى ٱلْمُرْسَلِينَ
Wa salāmun ‘alal-mursalīn(a).
Dan selamat sejahtera bagi para rasul
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَٱلْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ ٱلْعَـٰلَمِينَ
Wal-ḥamdu lillāhi rabbil-‘ālamīn(a).
Dan segala puji bagi Allah Tuhan seluruh alam
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan