حمٓ
Ḥā mīm.
Ḥā Mīm
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَٱلْكِتَـٰبِ ٱلْمُبِينِ
Wal-kitābil-mubīn(i).
Demi Kitab (Alquran) yang jelas
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
إِنَّآ أَنزَلْنَـٰهُ فِى لَيْلَةٍۢ مُّبَـٰرَكَةٍ ۚ إِنَّا كُنَّا مُنذِرِينَ
Innā anzalnāhu fī lailatim mubārakatin innā kunnā munżirīn(a).
(Sesungguhnya Kami menurunkannya pada malam yang diberkahi.791) Sungguh, Kamilah yang memberi peringatan
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
فِيهَا يُفْرَقُ كُلُّ أَمْرٍ حَكِيمٍ
Fīhā yufraqu kullu amrin ḥakīm(in).
Pada (malam itu) dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
أَمْرًۭا مِّنْ عِندِنَآ ۚ إِنَّا كُنَّا مُرْسِلِينَ
Amram min ‘indinā, innā kunnā mursilīn(a).
(yaitu) urusan dari sisi Kami. Sungguh, Kamilah yang mengutus rasul-rasul
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
رَحْمَةًۭ مِّن رَّبِّكَ ۚ إِنَّهُۥ هُوَ ٱلسَّمِيعُ ٱلْعَلِيمُ
Raḥmatam mir rabbik(a), innahū huwas-samī‘ul-‘alīm(u).
sebagai rahmat dari Tuhanmu. Sungguh, Dia Maha Mendengar, Maha Mengetahui
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
رَبِّ ٱلسَّمَـٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ وَمَا بَيْنَهُمَآ ۖ إِن كُنتُم مُّوقِنِينَ
Rabbis-samāwāti wal-arḍi wa mā bainahumā, in kuntum mūqinīn(a).
Tuhan (yang memelihara) langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya; jika kamu orang-orang yang meyakini
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
لَآ إِلَـٰهَ إِلَّا هُوَ يُحْىِۦ وَيُمِيتُ ۖ رَبُّكُمْ وَرَبُّ ءَابَآئِكُمُ ٱلْأَوَّلِينَ
Lā ilāha illā huwa yuḥyī wa yumīt(u), rabbukum wa rabbu ābā'ikumul-awwalīn(a).
Tidak ada tuhan selain Dia, Dia yang menghidupkan dan mematikan. (Dialah) Tuhanmu dan Tuhan nenek moyangmu dahulu
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
بَلْ هُمْ فِى شَكٍّۢ يَلْعَبُونَ
Bal hum fī syakkiy yal‘abūn(a).
Tetapi mereka dalam keraguan, mereka bermain-main
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
فَٱرْتَقِبْ يَوْمَ تَأْتِى ٱلسَّمَآءُ بِدُخَانٍۢ مُّبِينٍۢ
Fartaqib yauma ta'tis-samā'u bidukhānim mubīn(in).
Maka tunggulah pada hari ketika langit membawa kabut yang tampak jelas
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
يَغْشَى ٱلنَّاسَ ۖ هَـٰذَا عَذَابٌ أَلِيمٌۭ
Yagsyan-nās(a), hāżā ‘ażābun alīm(un).
yang meliputi manusia. Inilah azab yang pedih
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
رَّبَّنَا ٱكْشِفْ عَنَّا ٱلْعَذَابَ إِنَّا مُؤْمِنُونَ
Rabbanaksyif ‘annal-‘ażāba innā mu'minūn(a).
(Mereka berdoa), "Ya Tuhan kami, lenyapkanlah azab itu dari kami. Sungguh, kami akan beriman
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
أَنَّىٰ لَهُمُ ٱلذِّكْرَىٰ وَقَدْ جَآءَهُمْ رَسُولٌۭ مُّبِينٌۭ
Annā lahumuż-żikrā wa qad jā'ahum rasūlum mubīn(un).
Bagaimana mereka dapat menerima peringatan, padahal (sebelumnya pun) seorang Rasul telah datang memberi penjelasan kepada mereka
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
ثُمَّ تَوَلَّوْا۟ عَنْهُ وَقَالُوا۟ مُعَلَّمٌۭ مَّجْنُونٌ
Ṡumma tawallau ‘anhu wa qālū mu‘allamum majnūn(un).
kemudian mereka berpaling darinya dan berkata, "Dia itu orang yang menerima ajaran (dari orang lain) dan orang gila
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
إِنَّا كَاشِفُوا۟ ٱلْعَذَابِ قَلِيلًا ۚ إِنَّكُمْ عَآئِدُونَ
Innā kāsyiful-‘ażābi qalīlan innakum ‘ā'idūn(a).
Sungguh, (kalau) Kami melenyapkan azab itu sedikit saja, tentu kamu akan kembali (ingkar)
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
يَوْمَ نَبْطِشُ ٱلْبَطْشَةَ ٱلْكُبْرَىٰٓ إِنَّا مُنتَقِمُونَ
Yauma nabṭisyul baṭsyatal kubrā, innā muntaqimūn(a).
(Ingatlah) pada hari (ketika) Kami menghantam mereka dengan keras.795) Kami pasti memberi balasan
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
۞ وَلَقَدْ فَتَنَّا قَبْلَهُمْ قَوْمَ فِرْعَوْنَ وَجَآءَهُمْ رَسُولٌۭ كَرِيمٌ
Wa laqad fatannā qablahum qauma fir‘auna wa jā'ahum rasūlun karīm(un).
Dan sungguh, sebelum mereka, Kami benar-benar telah menguji kaum Fir'aun dan telah datang kepada mereka seorang Rasul yang mulia
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
أَنْ أَدُّوٓا۟ إِلَىَّ عِبَادَ ٱللَّهِ ۖ إِنِّى لَكُمْ رَسُولٌ أَمِينٌۭ
An addū ilayya ‘ibādallāh(i), innī lakum rasūlun amīn(un).
(dengan berkata), "Serahkanlah kepadaku hamba-hamba Allah (Bani Israil). Sesungguhnya aku adalah utusan (Allah) yang dapat kamu percaya
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَأَن لَّا تَعْلُوا۟ عَلَى ٱللَّهِ ۖ إِنِّىٓ ءَاتِيكُم بِسُلْطَـٰنٍۢ مُّبِينٍۢ
Wa al lā ta‘lū ‘alallāh(i), innī ātīkum bisulṭānim mubīn(in).
dan jangalah kamu menyombongkan diri terhadap Allah. Sungguh, aku datang kepadamu dengan membawa bukti yang nyata
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَإِنِّى عُذْتُ بِرَبِّى وَرَبِّكُمْ أَن تَرْجُمُونِ
Wa innī ‘użtu birabbī wa rabbikum an tarjumūn(i).
Dan sesungguhnya aku berlindung kepada Tuhanku dan Tuhanmu, dari ancamanmu untuk merajamku
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَإِن لَّمْ تُؤْمِنُوا۟ لِى فَٱعْتَزِلُونِ
Wa il lam tu'minū lī fa‘tazilūn(i).
dan jika kamu tidak beriman kepadaku, maka biarkanlah aku (memimpin Bani Israil)
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
فَدَعَا رَبَّهُۥٓ أَنَّ هَـٰٓؤُلَآءِ قَوْمٌۭ مُّجْرِمُونَ
Fa da‘ā rabbahū anna hā'ulā'i qaumum mujrimūn(a).
Kemudian dia (Musa) berdoa kepada Tuhannya, "Sungguh, mereka ini adalah kaum yang berdosa (segerakanlah azab kepada mereka)
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
فَأَسْرِ بِعِبَادِى لَيْلًا إِنَّكُم مُّتَّبَعُونَ
Fa asri bi‘ibādī lailan innakum muttaba‘ūn(a).
(Allah berfirman), "Karena itu berjalanlah dengan hamba-hamba-Ku pada malam hari, sesungguhnya kamu akan dikejar
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَٱتْرُكِ ٱلْبَحْرَ رَهْوًا ۖ إِنَّهُمْ جُندٌۭ مُّغْرَقُونَ
Watrukil-baḥra rahwā(n), innahum jundum mugraqūn(a).
dan biarkanlah laut itu terbelah. Sesungguhnya mereka bala tentara yang akan ditenggelamkan
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
كَمْ تَرَكُوا۟ مِن جَنَّـٰتٍۢ وَعُيُونٍۢ
Kam tarakū min jannātiw wa ‘uyūn(in).
Betapa banyak taman-taman dan mata air-mata air yang mereka tinggalkan
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَزُرُوعٍۢ وَمَقَامٍۢ كَرِيمٍۢ
Wa zurū‘iw wa maqāmin karīm(in).
juga kebun-kebun serta tempat-tempat kediaman yang indah
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَنَعْمَةٍۢ كَانُوا۟ فِيهَا فَـٰكِهِينَ
Wa na‘matin kānū fīhā fākihīn(a).
dan kesenangan-kesenangan yang dapat mereka nikmati di sana
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
كَذَٰلِكَ ۖ وَأَوْرَثْنَـٰهَا قَوْمًا ءَاخَرِينَ
Każālik(a), wa auraṡnāhā qauman ākharīn(a).
demikianlah, dan Kami wariskan (semua) itu kepada kaum yang lain
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
فَمَا بَكَتْ عَلَيْهِمُ ٱلسَّمَآءُ وَٱلْأَرْضُ وَمَا كَانُوا۟ مُنظَرِينَ
Famā bakat ‘alaihimus-samā'u wal-arḍ(u), wa mā kānū munẓarīn(a).
Maka langit dan bumi tidak menangisi mereka dan mereka pun tidak diberi penangguhan waktu
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَلَقَدْ نَجَّيْنَا بَنِىٓ إِسْرَٰٓءِيلَ مِنَ ٱلْعَذَابِ ٱلْمُهِينِ
Wa laqad najjainā banī isrā'īla minal-‘ażābil-muhīn(i).
Dan sungguh, telah Kami selamatkan Bani Israil dari siksaan yang menghinakan
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
مِن فِرْعَوْنَ ۚ إِنَّهُۥ كَانَ عَالِيًۭا مِّنَ ٱلْمُسْرِفِينَ
Min fir‘aun(a), innahū kāna ‘āliyam minal-musrifīn(a).
dari (siksaan) Fir'aun, sungguh, dia itu orang yang sombong, termasuk orang-orang yang melampaui batas
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَلَقَدِ ٱخْتَرْنَـٰهُمْ عَلَىٰ عِلْمٍ عَلَى ٱلْعَـٰلَمِينَ
Wa laqadikhtarnāhum ‘alā ‘ilmin ‘alal-‘ālamīn(a).
Dan sungguh, Kami pilih mereka (Bani Israil) dengan ilmu (Kami) di atas semua bangsa (pada masa itu)
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَءَاتَيْنَـٰهُم مِّنَ ٱلْـَٔايَـٰتِ مَا فِيهِ بَلَـٰٓؤٌۭا۟ مُّبِينٌ
Wa ātaināhum minal-āyāti mā fīhi balā'um mubīn(un).
Dan telah Kami berikan kepada mereka di antara tanda-tanda (kebesaran Kami) sesuatu yang di dalamnya terdapat nikmat yang nyata
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
إِنَّ هَـٰٓؤُلَآءِ لَيَقُولُونَ
Inna hā'ulā'i layaqūlūn(a).
Sesungguhnya mereka (kaum musyrik) itu pasti akan berkata
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
إِنْ هِىَ إِلَّا مَوْتَتُنَا ٱلْأُولَىٰ وَمَا نَحْنُ بِمُنشَرِينَ
In hiya illā mautatunal-ūlā wa mā naḥnu bimunsyarīn(a).
Tidak ada kematian selain kematian di dunia ini. Dan kami tidak akan dibangkitkan
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
فَأْتُوا۟ بِـَٔابَآئِنَآ إِن كُنتُمْ صَـٰدِقِينَ
Fa'tū bi'ābā'inā in kuntum ṣādiqīn(a).
maka hadirkanlah (kembali) nenek moyang kami jika kamu orang yang benar
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
أَهُمْ خَيْرٌ أَمْ قَوْمُ تُبَّعٍۢ وَٱلَّذِينَ مِن قَبْلِهِمْ ۚ أَهْلَكْنَـٰهُمْ ۖ إِنَّهُمْ كَانُوا۟ مُجْرِمِينَ
Ahum khairun am qaumu tubba‘(in), wal-lażīna min qablihim, ahlaknāhum innahum kānū mujrimīn(a).
Apakah mereka (kaum musyrikin) yang lebih baik atau kaum Tubba',798) dan orang-orang sebelum mereka yang telah Kami binasakan karena mereka adalah orang-orang yang sungguh berdosa
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَمَا خَلَقْنَا ٱلسَّمَـٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضَ وَمَا بَيْنَهُمَا لَـٰعِبِينَ
Wa mā khalaqnas-samāwāti wal-arḍa wa mā bainahumā lā‘ibīn(a).
Dan tidaklah Kami bermain-main menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
مَا خَلَقْنَـٰهُمَآ إِلَّا بِٱلْحَقِّ وَلَـٰكِنَّ أَكْثَرَهُمْ لَا يَعْلَمُونَ
Mā khalaqnāhumā illā bil-ḥaqqi wa lākinna akṡarahum lā ya‘lamūn(a).
Tidaklah Kami ciptakan keduanya melainkan dengan hak (benar), tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
إِنَّ يَوْمَ ٱلْفَصْلِ مِيقَـٰتُهُمْ أَجْمَعِينَ
Inna yaumal-faṣli mīqātuhum ajma‘īn(a).
Sungguh, hari keputusan (hari Kiamat) adalah waktu yang dijanjikan bagi mereka semuanya
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
يَوْمَ لَا يُغْنِى مَوْلًى عَن مَّوْلًۭى شَيْـًۭٔا وَلَا هُمْ يُنصَرُونَ
Yauma lā yugnī maulan ‘am maulan syai'aw wa lā hum yunṣarūn(a).
(yaitu) pada hari (ketika) seorang teman sama sekali tidak dapat memberi manfaat kepada teman lainnya, dan mereka tidak akan mendapat pertolongan
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
إِلَّا مَن رَّحِمَ ٱللَّهُ ۚ إِنَّهُۥ هُوَ ٱلْعَزِيزُ ٱلرَّحِيمُ
Illā mar raḥimallāh(u), innahū huwal-‘azīzur-raḥīm(u).
kecuali orang yang diberi rahmat oleh Allah. Sungguh, Dia Mahaperkasa, Maha Penyayang
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
إِنَّ شَجَرَتَ ٱلزَّقُّومِ
Inna syajarataz-zaqqūm(i).
Sungguh pohon zaqqūm itu
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
طَعَامُ ٱلْأَثِيمِ
Ṭa‘āmul-aṡīm(i).
makanan bagi orang yang banyak dosa
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
كَٱلْمُهْلِ يَغْلِى فِى ٱلْبُطُونِ
Kal-muhl(i), yaglī fil-buṭūn(i).
Seperti cairan tembaga yang mendidih di dalam perut
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
كَغَلْىِ ٱلْحَمِيمِ
Kagalyil-ḥamīm(i).
seperti mendidihnya air yang sangat panas
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
خُذُوهُ فَٱعْتِلُوهُ إِلَىٰ سَوَآءِ ٱلْجَحِيمِ
Khużūhu fa‘tilūhu ilā sawā'il-jaḥīm(i).
Peganglah dia, kemudian seretlah dia sampai ke tengah-tengah neraka
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
ثُمَّ صُبُّوا۟ فَوْقَ رَأْسِهِۦ مِنْ عَذَابِ ٱلْحَمِيمِ
Ṡumma ṣubbū fauqa ra'sihī min ‘azābil-ḥamīm(i).
kemudian tuangkanlah di atas kepalanya azab (dari) air yang sangat panas
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
ذُقْ إِنَّكَ أَنتَ ٱلْعَزِيزُ ٱلْكَرِيمُ
Żuq, innaka antal-‘azīzul-karīm(u).
Rasakanlah, sesungguhnya engkau benar-benar orang yang perkasa lagi mulia (di tengah kaummu)
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
إِنَّ هَـٰذَا مَا كُنتُم بِهِۦ تَمْتَرُونَ
Inna hāżā mā kuntum bihī tamtarūn(a).
Sungguh, inilah azab yang dahulu kamu ragukan
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
إِنَّ ٱلْمُتَّقِينَ فِى مَقَامٍ أَمِينٍۢ
Innal-muttaqīna fī maqāmin amīn(in).
Sungguh, orang-orang yang bertakwa berada dalam tempat yang aman
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
فِى جَنَّـٰتٍۢ وَعُيُونٍۢ
Fī jannātiw wa ‘uyūn(in).
(yaitu) di dalam taman-taman dan mata air-mata air
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
يَلْبَسُونَ مِن سُندُسٍۢ وَإِسْتَبْرَقٍۢ مُّتَقَـٰبِلِينَ
Yalbasūna min sundusiw wa istabraqim mutaqābilīn(a).
mereka memakai sutera yang halus dan sutera yang tebal, (duduk) berhadapan
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
كَذَٰلِكَ وَزَوَّجْنَـٰهُم بِحُورٍ عِينٍۢ
Każālik(a), wa zawwajnāhum biḥūrin ‘īn(in).
demikianlah, kemudian Kami berikan kepada mereka pasangan bidadari yang bermata indah
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
يَدْعُونَ فِيهَا بِكُلِّ فَـٰكِهَةٍ ءَامِنِينَ
Yad‘ūna fīhā bikulli fākihatin āminīn(a).
Di dalamnya mereka dapat meminta segala macam buah-buahan dengan aman dan tenteram
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
لَا يَذُوقُونَ فِيهَا ٱلْمَوْتَ إِلَّا ٱلْمَوْتَةَ ٱلْأُولَىٰ ۖ وَوَقَىٰهُمْ عَذَابَ ٱلْجَحِيمِ
Lā yażūqūna fīhal-mauta illal-mautatal-ūlā, wa waqāhum ‘ażābal-jaḥīm(i).
mereka tidak akan merasakan mati di dalamnya, selain kematian pertama (di dunia). Allah melindungi mereka dari azab neraka
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
فَضْلًۭا مِّن رَّبِّكَ ۚ ذَٰلِكَ هُوَ ٱلْفَوْزُ ٱلْعَظِيمُ
Faḍlam mir rabbika żālika huwal-fauzul-‘aẓīm(u).
itu merupakan karunia dari Tuhanmu. Demikian itulah kemenangan yang agung
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
فَإِنَّمَا يَسَّرْنَـٰهُ بِلِسَانِكَ لَعَلَّهُمْ يَتَذَكَّرُونَ
Fa innamā yassarnāhu bilisānika la‘allahum yatażakkarūn(a).
Sungguh, Kami mudahkan Alquran itu dengan bahasamu agar mereka mendapat pelajaran
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
فَٱرْتَقِبْ إِنَّهُم مُّرْتَقِبُونَ
Fartaqib innahum murtaqibūn(a).
Maka tunggulah; sungguh, mereka itu (juga sedang) menunggu
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan