وَٱلطُّورِ
Waṭ-ṭūr(i).
Demi gunung (Sinai)
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَكِتَـٰبٍۢ مَّسْطُورٍۢ
Wa kitābim masṭūr(in).
dan demi Kitab yang ditulis
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
فِى رَقٍّۢ مَّنشُورٍۢ
Fī raqqim mansyūr(in).
pada lembaran yang terbuka
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَٱلْبَيْتِ ٱلْمَعْمُورِ
Wal-baitil-ma‘mūr(i).
demi Baitulma'mur (Ka'bah)
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَٱلسَّقْفِ ٱلْمَرْفُوعِ
Was-saqfil-marfū‘(i).
demi atap yang ditinggikan (langit)
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَٱلْبَحْرِ ٱلْمَسْجُورِ
Wal-baḥril-masjūr(i).
demi lautan yang penuh gelombang
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
إِنَّ عَذَابَ رَبِّكَ لَوَٰقِعٌۭ
Inna ‘ażāba rabbika lawāqi‘(un).
sungguh, azab Tuhanmu pasti terjadi
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
مَّا لَهُۥ مِن دَافِعٍۢ
Mā lahū min dāfi‘(in).
tidak sesuatu pun yang dapat menolaknya
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
يَوْمَ تَمُورُ ٱلسَّمَآءُ مَوْرًۭا
Yauma tamūrus-samā'u maurā(n).
pada hari (ketika) langit berguncang sekeras-kerasnya
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَتَسِيرُ ٱلْجِبَالُ سَيْرًۭا
Wa tasīrul-jibālu sairā(n).
dan gunung berjalan (berpindah-pindah)
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
فَوَيْلٌۭ يَوْمَئِذٍۢ لِّلْمُكَذِّبِينَ
Fawailuy yauma'iżil lil-mukażżibīn(a).
Maka celakalah pada hari itu orang-orang yang mendustakan
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
ٱلَّذِينَ هُمْ فِى خَوْضٍۢ يَلْعَبُونَ
Allażīna hum fī khauḍiy yal‘abūn(a).
Orang-orang yang bermain-main dalam kebatilan (perbuatan dosa)
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
يَوْمَ يُدَعُّونَ إِلَىٰ نَارِ جَهَنَّمَ دَعًّا
Yauma yuda‘‘ūna ilā nāri jahannama da‘‘ā(n).
pada hari (ketika) itu mereka di dorong ke neraka Jahanam dengan sekuat-kuatnya
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
هَـٰذِهِ ٱلنَّارُ ٱلَّتِى كُنتُم بِهَا تُكَذِّبُونَ
Hāżihin-nārul-latī kuntum bihā tukażżibūn(a).
(Dikatakan kepada mereka), "Inilah neraka yang dahulu kamu mendustakannya
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
أَفَسِحْرٌ هَـٰذَآ أَمْ أَنتُمْ لَا تُبْصِرُونَ
Afasiḥrun hāżā am antum lā tubṣirūn(a).
Maka apakah ini sihir? Ataukah kamu tidak melihat
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
ٱصْلَوْهَا فَٱصْبِرُوٓا۟ أَوْ لَا تَصْبِرُوا۟ سَوَآءٌ عَلَيْكُمْ ۖ إِنَّمَا تُجْزَوْنَ مَا كُنتُمْ تَعْمَلُونَ
Iṣlauhā faṣbirū au lā taṣbirū, sawā'un ‘alaikum, innamā tujzauna mā kuntum ta‘malūn(a).
Masuklah ke dalamnya (rasakanlah panas apinya); baik kamu bersabar atau tidak, sama saja bagimu; sesungguhnya kamu hanya diberi balasan atas apa yang telah kamu kerjakan
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
إِنَّ ٱلْمُتَّقِينَ فِى جَنَّـٰتٍۢ وَنَعِيمٍۢ
Innal-muttaqīna fī jannātiw wa na‘īm(in).
Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa berada dalam surga dan kenikmatan
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
فَـٰكِهِينَ بِمَآ ءَاتَىٰهُمْ رَبُّهُمْ وَوَقَىٰهُمْ رَبُّهُمْ عَذَابَ ٱلْجَحِيمِ
Fākihīna bimā ātāhum rabbuhum, wa waqāhum rabbuhum ‘ażābal-jaḥīm(i).
mereka bersuka ria dengan apa yang diberikan Tuhan kepada mereka; dan Tuhan memelihara mereka dari azab neraka
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
كُلُوا۟ وَٱشْرَبُوا۟ هَنِيٓـًٔۢا بِمَا كُنتُمْ تَعْمَلُونَ
Kulū wasyrabū hanī'am bimā kuntum ta‘malūn(a).
(Dikatakan kepada mereka), "Makan dan minumlah dengan rasa nikmat sebagai balasan dari apa yang telah kamu kerjakan
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
مُتَّكِـِٔينَ عَلَىٰ سُرُرٍۢ مَّصْفُوفَةٍۢ ۖ وَزَوَّجْنَـٰهُم بِحُورٍ عِينٍۢ
Muttaki'īna ‘alā sururim maṣfūfah(tin), wa zawwajnāhum biḥūrin ‘īn(in).
Mereka bersandar di atas dipan-dipan yang tersusun dan Kami berikan kepada mereka pasangan bidadari yang bermata indah
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَٱتَّبَعَتْهُمْ ذُرِّيَّتُهُم بِإِيمَـٰنٍ أَلْحَقْنَا بِهِمْ ذُرِّيَّتَهُمْ وَمَآ أَلَتْنَـٰهُم مِّنْ عَمَلِهِم مِّن شَىْءٍۢ ۚ كُلُّ ٱمْرِئٍۭ بِمَا كَسَبَ رَهِينٌۭ
Wal-lażīna āmanū wattaba‘athum żurriyyatuhum bi'īmānin alḥaqnā bihim żurriyyatahum wa mā alatnāhum min ‘amalihim min syai'(in), kullumri'im bimā kasaba rahīn(un).
Dan orang-orang yang beriman, beserta anak cucu mereka yang mengikuti mereka dalam keimanan, Kami pertemukan mereka dengan anak cucu mereka (di dalam surga), dan Kami tidak mengurangi sedikit pun pahala amal (kebajikan) mereka. Setiap orang terikat dengan apa yang dikerjakannya
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَأَمْدَدْنَـٰهُم بِفَـٰكِهَةٍۢ وَلَحْمٍۢ مِّمَّا يَشْتَهُونَ
Wa amdadnāhum bifākihatiw wa laḥmim mimmā yasytahūn(a).
Dan Kami berikan kepada mereka tambahan berupa buah-buahan dan daging dari segala jenis yang mereka ingini
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
يَتَنَـٰزَعُونَ فِيهَا كَأْسًۭا لَّا لَغْوٌۭ فِيهَا وَلَا تَأْثِيمٌۭ
Yatanāza‘ūna fīhā ka'sal lā lagwun fīhā wa lā ta'ṡīm(un).
(Di dalam surga itu) mereka saling mengulurkan gelas yang isinya tidak (menimbulkan) ucapan sia-sia ataupun perbuatan dosa
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
۞ وَيَطُوفُ عَلَيْهِمْ غِلْمَانٌۭ لَّهُمْ كَأَنَّهُمْ لُؤْلُؤٌۭ مَّكْنُونٌۭ
Wa yaṭūfu ‘alaihim gilmānul lahum ka'annahum lu'lu'um maknūn(un).
Dan di sekitar mereka ada anak-anak muda yang berkeliling untuk (melayani) mereka, seakan-akan mereka itu mutiara yang tersimpan
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَأَقْبَلَ بَعْضُهُمْ عَلَىٰ بَعْضٍۢ يَتَسَآءَلُونَ
Wa aqbala ba‘ḍuhum ‘alā ba‘ḍiy yatasā'alūn(a).
Dan sebagian mereka berhadap-hadapan satu sama lain saling bertegur sapa
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
قَالُوٓا۟ إِنَّا كُنَّا قَبْلُ فِىٓ أَهْلِنَا مُشْفِقِينَ
Qālū innā kunnā qablu fī ahlinā musyfiqīn(a).
Mereka berkata, "Sesungguhnya kami dahulu, sewaktu berada di tengah-tengah keluarga kami merasa takut (akan diazab)
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
فَمَنَّ ٱللَّهُ عَلَيْنَا وَوَقَىٰنَا عَذَابَ ٱلسَّمُومِ
Fa mannallāhu ‘alainā wa waqānā ‘ażābas-samūm(i).
Maka Allah memberikan karunia kepada kami dan memelihara kami dari azab neraka
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
إِنَّا كُنَّا مِن قَبْلُ نَدْعُوهُ ۖ إِنَّهُۥ هُوَ ٱلْبَرُّ ٱلرَّحِيمُ
Innā kunnā min qablu nad‘ūh(u), innahū huwal-barrur-raḥīm(u).
Sesungguhnya kami menyembah-Nya sejak dahulu. Dialah Yang Maha Melimpahkan Kebaikan, Maha Penyayang
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
فَذَكِّرْ فَمَآ أَنتَ بِنِعْمَتِ رَبِّكَ بِكَاهِنٍۢ وَلَا مَجْنُونٍ
Fa żakkir famā anta bini‘mati rabbika bikāhiniw wa lā majnūn(in).
Maka peringatkanlah, karena dengan nikmat Tuhanmu engkau (Muhammad) bukanlah seorang tukang tenung dan bukan pula orang gila
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
أَمْ يَقُولُونَ شَاعِرٌۭ نَّتَرَبَّصُ بِهِۦ رَيْبَ ٱلْمَنُونِ
Am yaqūlūna syā‘irin natarabbaṣu bihī raibal-manūn(i).
Bahkan mereka berkata, "Dia adalah seorang penyair yang kami tunggu-tunggu kecelakaan menimpanya
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
قُلْ تَرَبَّصُوا۟ فَإِنِّى مَعَكُم مِّنَ ٱلْمُتَرَبِّصِينَ
Qul tarabbaṣū fa innī ma‘akum minal-mutarabbiṣīn(a).
Katakanlah (Muhammad), "Tunggulah! Sesungguhnya aku pun termasuk orang yang sedang menunggu bersama kamu
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
أَمْ تَأْمُرُهُمْ أَحْلَـٰمُهُم بِهَـٰذَآ ۚ أَمْ هُمْ قَوْمٌۭ طَاغُونَ
Am ta'muruhum aḥlāmuhum bihāżā am hum qaumun ṭāgūn(a).
Apakah mereka diperintah oleh pikiran-pikiran mereka untuk mengucapkan (tuduhan-tuduhan) ini ataukah mereka kaum yang melampaui batas
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
أَمْ يَقُولُونَ تَقَوَّلَهُۥ ۚ بَل لَّا يُؤْمِنُونَ
Am yaqūlūna taqawwalah(ū), bal lā yu'minūn(a).
Ataukah mereka berkata, "Dia (Muhammad) mereka-rekanya." Tidak! Merekalah yang tidak beriman
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
فَلْيَأْتُوا۟ بِحَدِيثٍۢ مِّثْلِهِۦٓ إِن كَانُوا۟ صَـٰدِقِينَ
Falya'tū biḥadīṡim miṡlihī in kānū ṣādiqīn(a).
Maka cobalah mereka membuat yang semisal dengannya (Alquran) jika mereka orang-orang yang benar
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
أَمْ خُلِقُوا۟ مِنْ غَيْرِ شَىْءٍ أَمْ هُمُ ٱلْخَـٰلِقُونَ
Am khuliqū min gairi syai'in am humul-khāliqūn(a).
Atau apakah mereka tercipta tanpa asal-usul ataukah mereka yang menciptakan (diri mereka sendiri)
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
أَمْ خَلَقُوا۟ ٱلسَّمَـٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضَ ۚ بَل لَّا يُوقِنُونَ
Am khalaqus-samāwāti wal-arḍ(a), bal lā yūqinūn(a).
Ataukah mereka telah menciptakan langit dan bumi? Sebenarnya mereka tidak meyakini (apa yang mereka katakan)
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
أَمْ عِندَهُمْ خَزَآئِنُ رَبِّكَ أَمْ هُمُ ٱلْمُصَۣيْطِرُونَ
Am ‘indahum khazā'inu rabbika am humul-musaiṭirūn(a).
Ataukah di sisi mereka ada perbendaharaan Tuhanmu ataukah mereka yang berkuasa
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
أَمْ لَهُمْ سُلَّمٌۭ يَسْتَمِعُونَ فِيهِ ۖ فَلْيَأْتِ مُسْتَمِعُهُم بِسُلْطَـٰنٍۢ مُّبِينٍ
Am lahum sullamuy yastami‘ūna fīh(i), falya'ti mustami‘uhum bisulṭānim mubīn(in).
Atau apakah mereka mempunyai tangga (ke langit) untuk mendengarkan (hal-hal yang gaib)? Maka hendaklah orang yang mendengarkan di antara mereka itu datang membawa keterangan yang nyata
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
أَمْ لَهُ ٱلْبَنَـٰتُ وَلَكُمُ ٱلْبَنُونَ
Am lahul-banātu wa lakumul-banūn(a).
Ataukah (pantas) untuk Dia anak-anak perempuan sedangkan untuk kamu anak-anak laki-laki
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
أَمْ تَسْـَٔلُهُمْ أَجْرًۭا فَهُم مِّن مَّغْرَمٍۢ مُّثْقَلُونَ
Am tas'aluhum ajran fahum mim magramim muṡqalūn(a).
Ataukah engkau (Muhammad) meminta imbalan kepada mereka sehingga mereka dibebani dengan hutang
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
أَمْ عِندَهُمُ ٱلْغَيْبُ فَهُمْ يَكْتُبُونَ
Am ‘indahumul-gaibu fahum yaktubūn(a).
Ataukah di sisi mereka mempunyai (pengetahuan) tentang yang gaib lalu mereka menuliskannya
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
أَمْ يُرِيدُونَ كَيْدًۭا ۖ فَٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ هُمُ ٱلْمَكِيدُونَ
Am yurīdūna kaidā(n), fal-lażīna kafarū humul-makīdūn(a).
Ataukah mereka hendak melakukan tipu daya? Tetapi orang-orang yang kafir itu, justru merekalah yang terkena tipu daya
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
أَمْ لَهُمْ إِلَـٰهٌ غَيْرُ ٱللَّهِ ۚ سُبْحَـٰنَ ٱللَّهِ عَمَّا يُشْرِكُونَ
Am lahum ilāhun gairullāh(i), subḥānallāhi ‘ammā yusyrikūn(a).
Ataukah mereka mempunyai tuhan selain Allah? Mahasuci Allah dari apa yang mereka persekutukan
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَإِن يَرَوْا۟ كِسْفًۭا مِّنَ ٱلسَّمَآءِ سَاقِطًۭا يَقُولُوا۟ سَحَابٌۭ مَّرْكُومٌۭ
Wa iy yarau kisfam minas-samā'i sāqiṭay yaqūlū saḥābum markūm(un).
Dan jika mereka melihat gumpalan-gumpalan awan berjatuhan dari langit, mereka berkata, "Itu adalah awan yang bertumpuk-tumpuk
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
فَذَرْهُمْ حَتَّىٰ يُلَـٰقُوا۟ يَوْمَهُمُ ٱلَّذِى فِيهِ يُصْعَقُونَ
Fażarhum ḥattā yulāqū yaumahumul-lażī fīhi yuṣ‘aqūn(a).
Maka biarkanlah mereka hingga mereka menemui hari (yang dijanjikan kepada) mereka, pada hari itu mereka dibinasakan
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
يَوْمَ لَا يُغْنِى عَنْهُمْ كَيْدُهُمْ شَيْـًۭٔا وَلَا هُمْ يُنصَرُونَ
Yauma lā yugnī ‘anhum kaiduhum syai'aw wa lā hum yunṣarūn(a).
(yaitu) pada hari (ketika) tipu daya mereka tidak berguna sedikit pun bagi mereka dan mereka tidak akan diberi pertolongan
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَإِنَّ لِلَّذِينَ ظَلَمُوا۟ عَذَابًۭا دُونَ ذَٰلِكَ وَلَـٰكِنَّ أَكْثَرَهُمْ لَا يَعْلَمُونَ
Wa inna lil-lażīna ẓalamū ‘ażāban dūna żālika wa lākinna akṡarahum lā ya‘lamūn(a).
Dan sesungguhnya bagi orang-orang yang zalim masih ada azab selain itu. Tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَٱصْبِرْ لِحُكْمِ رَبِّكَ فَإِنَّكَ بِأَعْيُنِنَا ۖ وَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ حِينَ تَقُومُ
Waṣbir liḥukmi rabbika fa innaka bi'a‘yuninā wa sabbiḥ biḥamdi rabbika ḥīna taqūm(u).
Dan bersabarlah (Muhammad) menunggu ketetapan Tuhanmu, karena sesungguhnya engkau berada dalam pengawasan Kami, dan bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu ketika engkau bangun
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَمِنَ ٱلَّيْلِ فَسَبِّحْهُ وَإِدْبَـٰرَ ٱلنُّجُومِ
Wa minal-laili fa sabbiḥhu wa idbāran-nujūm(i).
dan pada sebagian malam bertasbihlah kepada-Nya dan (juga) pada waktu terbenamnya bintang-bintang (pada waktu fajar)
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan