← Kembali ke Kitab
Cover Kasyifatus Saja Syarah Safinatun Najah
KITAB

Kasyifatus Saja Syarah Safinatun Najah

Karya Syekh Muhammad Nawawi bin Umar Al-Jawi Al-Bantani
Syarah atas Safinatun Najah dalam aqidah dan fikih mazhab Syafi’i. Pembahasan meliputi dasar-dasar Islam dan iman, thaharah, shalat, zakat, puasa dan pembahasan fikih yang mengikuti susunan matan Safinatun Najah.
BAGIAN 09
التَّيَمُّمُ
At-Tayammum
Tayamum
Tampilan: Arab + Latin + Terjemah + Penjelasan
1
Sebab Tayamum
أَسْبَابُ التَّيَمُّمِ ثَلَاثَةٌ: فَقْدُ الْمَاءِ، وَالْخَوْفُ مِنْ اسْتِعْمَالِهِ، وَالِاحْتِيَاجُ إِلَيْهِ لِعَطَشٍ مُحْتَرَمٍ.
Asbābut-tayammumi thalāthatun: faqdul-māʼ, wal-khaufu min isti‘mālih, wal-iḥtiyāju ilaihi li‘aṭasyin muḥtaram.
Sebab tayamum di antaranya tidak adanya air, takut bahaya karena menggunakan air, dan kebutuhan terhadap air untuk menjaga kehidupan orang atau makhluk yang dihormati.
Penjabaran & Pemahaman
Tayamum bukan pengganti bebas, tetapi rukhsah yang berlaku ketika ada uzur yang dibenarkan syariat.
Dalil & Artinya
Allah berfirman: «فَلَمْ تَجِدُوا مَاءً فَتَيَمَّمُوا صَعِيدًا طَيِّبًا»(An-Nisa: 43).
Kesimpulan
Tayamum dilakukan ketika penggunaan air tidak memungkinkan atau menimbulkan mudarat menurut ketentuan syariat.
Keterangan
Tayamum adalah pengganti bersuci dengan air dalam kondisi tertentu.
2
Rukun Tayamum
فُرُوضُ التَّيَمُّمِ خَمْسَةٌ: نَقْلُ التُّرَابِ، وَالنِّيَّةُ، وَمَسْحُ الْوَجْهِ، وَمَسْحُ الْيَدَيْنِ إِلَى الْمِرْفَقَيْنِ، وَالتَّرْتِيبُ.
Furūḍut-tayammumi khamsatun: naqlut-turāb, wan-niyyah, wa masḥul-wajh, wa masḥul-yadaini ilal-mirfaqain, wat-tartīb.
Fardhu tayamum ada lima: memindahkan debu, niat, mengusap wajah, mengusap kedua tangan sampai siku, dan tertib.
Penjabaran & Pemahaman
Tayamum memiliki tata cara khusus yang harus mengikuti urutan dan anggota yang ditentukan.
Dalil & Artinya
Dasar tayamum terdapat dalam Al-Ma’idah: 6 dan An-Nisa: 43.
Kesimpulan
Tayamum harus dilakukan dengan rukun-rukun yang lengkap agar sah.
Keterangan
Rukun tayamum.