← Kembali ke Kitab
Cover Aqidatul Awam
KITAB

Aqidatul Awam

Karya Syekh Ahmad bin Muhammad al-Marzuqi al-Maliki
Nazham ringkas ilmu tauhid yang memuat pokok-pokok akidah dasar: sifat wajib, mustahil dan jaiz bagi Allah; sifat para rasul; nama-nama nabi dan rasul; malaikat; kitab-kitab yang diturunkan; perkara hari akhir; serta beberapa bagian penting tentang Nabi Muhammad ﷺ, keluarga beliau, Isra dan Mi’raj.
BAGIAN 03
صِفَاتُ الرُّسُلِ
Ṣifātur-Rusul
Sifat-Sifat Rasul
Tampilan: Arab + Latin + Terjemah + Penjelasan
11
Bait 11
أَرْسَلَ أَنْبِيَا ذَوِي فَطَانَهْ * بِالصِّدْقِ وَالتَّبْلِيغِ وَالأَمَانَهْ
Arsala anbiyā'a dhawī faṭānah * biṣ-ṣidqi wat-tablīghi wal-amānah
Allah mengutus para nabi yang memiliki kecerdasan, kejujuran, menyampaikan risalah, dan amanah.
Penjabaran & Pemahaman
Bait ini menjelaskan allah mengutus para nabi yang memiliki kecerdasan, kejujuran, menyampaikan risalah, dan amanah. Pembahasan sifat rasul bertujuan menjaga keyakinan tentang para nabi: mereka adalah manusia pilihan yang menyampaikan risalah Allah dengan benar. Sifat manusiawi yang disebutkan tidak boleh dipahami sebagai kekurangan yang merusak martabat kenabian. Dengan memahami bagian ini, pembaca dapat membedakan antara sifat wajib, mustahil, dan jaiz bagi para rasul.
Dalil & Artinya
وَمَا يَنْطِقُ عَنِ الْهَوَىٰ* إِنْ هُوَ إِلَّا وَحْيٌ يُوحَىٰ\nArtinya: Dan dia tidak berbicara menurut hawa nafsu; ucapannya itu tidak lain hanyalah wahyu yang diwahyukan. (QS. An-Najm: 3-4)
Kesimpulan
Kesimpulan bait 11: Allah mengutus para nabi yang memiliki kecerdasan, kejujuran, menyampaikan risalah, dan amanah. Dengan demikian, pembaca tidak cukup hanya menghafal lafaznya, tetapi perlu memahami makna, dalil pendukung, dan kaitannya dengan pokok akidah yang sedang dibahas.
Keterangan
Matan Arab dipertahankan sebagai teks kitab. Terjemah, penjabaran, dalil dan kesimpulan merupakan lapisan pembelajaran digital.
12
Bait 12
وَجَائِزٌ فِي حَقِّهِمْ مِنْ عَرَضِ * بِغَيْرِ نَقْصٍ كَخَفِيفِ الْمَرَضِ
Wa jā'izun fī ḥaqqihim min 'araḍ * bighayri naqṣin kakhaffīfil-maraḍ
Jaiz bagi para rasul mengalami sifat manusia yang tidak mengurangi kedudukan mereka, seperti sakit ringan.
Penjabaran & Pemahaman
Bait ini menjelaskan jaiz bagi para rasul mengalami sifat manusia yang tidak mengurangi kedudukan mereka, seperti sakit ringan. Pembahasan sifat rasul bertujuan menjaga keyakinan tentang para nabi: mereka adalah manusia pilihan yang menyampaikan risalah Allah dengan benar. Sifat manusiawi yang disebutkan tidak boleh dipahami sebagai kekurangan yang merusak martabat kenabian. Dengan memahami bagian ini, pembaca dapat membedakan antara sifat wajib, mustahil, dan jaiz bagi para rasul.
Dalil & Artinya
قُلْ إِنَّمَا أَنَا بَشَرٌ مِثْلُكُمْ يُوحَىٰ إِلَيَّ\nArtinya: Katakanlah: sesungguhnya aku hanyalah manusia seperti kalian, yang diberi wahyu kepadaku. (QS. Al-Kahfi: 110)
Kesimpulan
Kesimpulan bait 12: Jaiz bagi para rasul mengalami sifat manusia yang tidak mengurangi kedudukan mereka, seperti sakit ringan. Dengan demikian, pembaca tidak cukup hanya menghafal lafaznya, tetapi perlu memahami makna, dalil pendukung, dan kaitannya dengan pokok akidah yang sedang dibahas.
Keterangan
Matan Arab dipertahankan sebagai teks kitab. Terjemah, penjabaran, dalil dan kesimpulan merupakan lapisan pembelajaran digital.
13
Bait 13
عِصْمَتُهُمْ كَسَائِرِ الْمَلَائِكَهْ * وَاجِبَةٌ وَفَاضَلُوا الْمَلَائِكَهْ
'Iṣmatuhum kasā'iril-malā'ikah * wājibatun wa fāḍalul-malā'ikah
Keterjagaan mereka dari dosa adalah wajib, dan para nabi memiliki keutamaan atas para malaikat.
Penjabaran & Pemahaman
Bait ini menjelaskan keterjagaan mereka dari dosa adalah wajib, dan para nabi memiliki keutamaan atas para malaikat. Pembahasan sifat rasul bertujuan menjaga keyakinan tentang para nabi: mereka adalah manusia pilihan yang menyampaikan risalah Allah dengan benar. Sifat manusiawi yang disebutkan tidak boleh dipahami sebagai kekurangan yang merusak martabat kenabian. Dengan memahami bagian ini, pembaca dapat membedakan antara sifat wajib, mustahil, dan jaiz bagi para rasul.
Dalil & Artinya
اللهُ يَصْطَفِي مِنَ الْمَلَائِكَةِ رُسُلًا وَمِنَ النَّاسِ\nArtinya: Allah memilih para utusan dari kalangan malaikat dan dari kalangan manusia. (QS. Al-Hajj: 75)
Kesimpulan
Kesimpulan bait 13: Keterjagaan mereka dari dosa adalah wajib, dan para nabi memiliki keutamaan atas para malaikat. Dengan demikian, pembaca tidak cukup hanya menghafal lafaznya, tetapi perlu memahami makna, dalil pendukung, dan kaitannya dengan pokok akidah yang sedang dibahas.
Keterangan
Matan Arab dipertahankan sebagai teks kitab. Terjemah, penjabaran, dalil dan kesimpulan merupakan lapisan pembelajaran digital.
14
Bait 14
وَالْمُسْتَحِيلُ ضِدُّ كُلِّ وَاجِبِ * فَاحْفَظْ لِخَمْسِينَ بِحُكْمٍ وَاجِبِ
Wal-mustaḥīlu ḍiddu kulli wājib * faḥfaẓ likhamsīna biḥukmin wājib
Sifat mustahil adalah lawan dari setiap sifat wajib; maka hafalkanlah lima puluh sifat sebagai ketentuan wajib.
Penjabaran & Pemahaman
Bait ini menjelaskan sifat mustahil adalah lawan dari setiap sifat wajib; maka hafalkanlah lima puluh sifat sebagai ketentuan wajib. Pembahasan sifat rasul bertujuan menjaga keyakinan tentang para nabi: mereka adalah manusia pilihan yang menyampaikan risalah Allah dengan benar. Sifat manusiawi yang disebutkan tidak boleh dipahami sebagai kekurangan yang merusak martabat kenabian. Dengan memahami bagian ini, pembaca dapat membedakan antara sifat wajib, mustahil, dan jaiz bagi para rasul.
Dalil & Artinya
وَمَا كَانَ اللهُ لِيَعْجِزَهُ مِنْ شَيْءٍ\nArtinya: Allah tidaklah lemah terhadap sesuatu pun. (QS. Fathir: 44)
Kesimpulan
Kesimpulan bait 14: Sifat mustahil adalah lawan dari setiap sifat wajib; maka hafalkanlah lima puluh sifat sebagai ketentuan wajib. Dengan demikian, pembaca tidak cukup hanya menghafal lafaznya, tetapi perlu memahami makna, dalil pendukung, dan kaitannya dengan pokok akidah yang sedang dibahas.
Keterangan
Matan Arab dipertahankan sebagai teks kitab. Terjemah, penjabaran, dalil dan kesimpulan merupakan lapisan pembelajaran digital.