← Kembali ke Kitab
Cover Aqidatul Awam
KITAB

Aqidatul Awam

Karya Syekh Ahmad bin Muhammad al-Marzuqi al-Maliki
Nazham ringkas ilmu tauhid yang memuat pokok-pokok akidah dasar: sifat wajib, mustahil dan jaiz bagi Allah; sifat para rasul; nama-nama nabi dan rasul; malaikat; kitab-kitab yang diturunkan; perkara hari akhir; serta beberapa bagian penting tentang Nabi Muhammad ﷺ, keluarga beliau, Isra dan Mi’raj.
BAGIAN 05
الْمَلَائِكَةُ
Al-Malā'ikah
Malaikat
Tampilan: Arab + Latin + Terjemah + Penjelasan
21
Bait 21
وَالْمَلَكُ الَّذِي بِلاَ أَبٍ وَأُمْ * لاَ أَكْلَ لاَ شُرْبَ وَلاَ نَوْمَ لَهُمْ
Wal-malaku alladhī bilā abin wa umm * lā akla lā shurba wa lā nauma lahum
Para malaikat tidak mempunyai bapak dan ibu; mereka tidak makan, tidak minum, dan tidak tidur.
Penjabaran & Pemahaman
Bait ini membahas para malaikat tidak mempunyai bapak dan ibu; mereka tidak makan, tidak minum, dan tidak tidur. Malaikat adalah makhluk gaib yang wajib diimani berdasarkan wahyu. Rincian sifat dan tugas mereka diterima sebagaimana keterangan syariat, bukan berdasarkan dugaan manusia. Mengenal malaikat juga menumbuhkan kesadaran bahwa kehidupan manusia berada dalam pengawasan dan ketetapan Allah.
Dalil & Artinya
يُسَبِّحُونَ اللَّيْلَ وَالنَّهَارَ لَا يَفْتُرُونَ\nArtinya: Mereka bertasbih malam dan siang tanpa henti. (QS. Al-Anbiya: 20)
Kesimpulan
Kesimpulan bait 21: Para malaikat tidak mempunyai bapak dan ibu; mereka tidak makan, tidak minum, dan tidak tidur. Dengan demikian, pembaca tidak cukup hanya menghafal lafaznya, tetapi perlu memahami makna, dalil pendukung, dan kaitannya dengan pokok akidah yang sedang dibahas.
Keterangan
Matan Arab dipertahankan sebagai teks kitab. Terjemah, penjabaran, dalil dan kesimpulan merupakan lapisan pembelajaran digital.
22
Bait 22
تَفْصِيلُ عَشْرٍ مِنْهُمْ جِبْرِيلُ * مِيكَائِيلُ إِسْرَافِيلُ عِزْرَائِيلُ
Tafṣīlu 'ashrin minhum Jibrīlu * Mīkā'īlu Isrāfīlu 'Izrā'īlu
Sepuluh malaikat yang dirinci antara lain Jibril, Mikail, Israfil, dan Izrail.
Penjabaran & Pemahaman
Bait ini membahas sepuluh malaikat yang dirinci antara lain jibril, mikail, israfil, dan izrail. Malaikat adalah makhluk gaib yang wajib diimani berdasarkan wahyu. Rincian sifat dan tugas mereka diterima sebagaimana keterangan syariat, bukan berdasarkan dugaan manusia. Mengenal malaikat juga menumbuhkan kesadaran bahwa kehidupan manusia berada dalam pengawasan dan ketetapan Allah.
Dalil & Artinya
قُلْ مَنْ كَانَ عَدُوًّا لِجِبْرِيلَ فَإِنَّهُ نَزَّلَهُ عَلَىٰ قَلْبِكَ بِإِذْنِ اللهِ\nArtinya: Katakanlah: barang siapa menjadi musuh Jibril, maka sesungguhnya dialah yang menurunkannya ke dalam hatimu dengan izin Allah. (QS. Al-Baqarah: 97)
Kesimpulan
Kesimpulan bait 22: Sepuluh malaikat yang dirinci antara lain Jibril, Mikail, Israfil, dan Izrail. Dengan demikian, pembaca tidak cukup hanya menghafal lafaznya, tetapi perlu memahami makna, dalil pendukung, dan kaitannya dengan pokok akidah yang sedang dibahas.
Keterangan
Matan Arab dipertahankan sebagai teks kitab. Terjemah, penjabaran, dalil dan kesimpulan merupakan lapisan pembelajaran digital.
23
Bait 23
مُنْكَرْ نَكِيرٌ وَرَقِيبٌ وَكَذَا * عَتِيدٌ مَالِكٌ وَرِضْوَانُ احْتَذَى
Munkar Nakīrun wa Raqībun wa kadhā * 'Atīdun Mālikun wa Riḍwānuḥtadhā
Munkar, Nakir, Raqib, Atid, Malik, dan Ridwan melengkapi sepuluh malaikat yang dirinci.
Penjabaran & Pemahaman
Bait ini membahas munkar, nakir, raqib, atid, malik, dan ridwan melengkapi sepuluh malaikat yang dirinci. Malaikat adalah makhluk gaib yang wajib diimani berdasarkan wahyu. Rincian sifat dan tugas mereka diterima sebagaimana keterangan syariat, bukan berdasarkan dugaan manusia. Mengenal malaikat juga menumbuhkan kesadaran bahwa kehidupan manusia berada dalam pengawasan dan ketetapan Allah.
Dalil & Artinya
وَإِنَّ عَلَيْكُمْ لَحَافِظِينَ* كِرَامًا كَاتِبِينَ* يَعْلَمُونَ مَا تَفْعَلُونَ\nArtinya: Sesungguhnya ada malaikat-malaikat yang mengawasi kalian, yang mulia dan mencatat, mereka mengetahui apa yang kalian kerjakan. (QS. Al-Infitar: 10-12)
Kesimpulan
Kesimpulan bait 23: Munkar, Nakir, Raqib, Atid, Malik, dan Ridwan melengkapi sepuluh malaikat yang dirinci. Dengan demikian, pembaca tidak cukup hanya menghafal lafaznya, tetapi perlu memahami makna, dalil pendukung, dan kaitannya dengan pokok akidah yang sedang dibahas.
Keterangan
Matan Arab dipertahankan sebagai teks kitab. Terjemah, penjabaran, dalil dan kesimpulan merupakan lapisan pembelajaran digital.