← Kembali ke Kitab
Cover Aqidatul Awam
KITAB

Aqidatul Awam

Karya Syekh Ahmad bin Muhammad al-Marzuqi al-Maliki
Nazham ringkas ilmu tauhid yang memuat pokok-pokok akidah dasar: sifat wajib, mustahil dan jaiz bagi Allah; sifat para rasul; nama-nama nabi dan rasul; malaikat; kitab-kitab yang diturunkan; perkara hari akhir; serta beberapa bagian penting tentang Nabi Muhammad ﷺ, keluarga beliau, Isra dan Mi’raj.
BAGIAN 08
الإِسْرَاءُ وَالْمِعْرَاجُ
Al-Isrā'u wal-Mi'rāj
Isra dan Mi'raj
Tampilan: Arab + Latin + Terjemah + Penjelasan
46
Bait 46
وَقَبْلَ هِجْرَةِ النَّبِيِّ الإِسْرَا * مِنْ مَكَّةَ لَيْلاً لِقُدْسٍ يُدْرَى
Wa qabla hijratin-nabiyyil-isrā * min Makkata laylan li-Qudsin yudrā
Sebelum hijrah Nabi terjadi Isra, yaitu perjalanan malam dari Makkah menuju Baitul Maqdis.
Penjabaran & Pemahaman
Bait ini menjelaskan sebelum hijrah nabi terjadi isra, yaitu perjalanan malam dari makkah menuju baitul maqdis. Isra dan Mi'raj termasuk mukjizat Nabi . Peristiwa gaib seperti ini dibenarkan berdasarkan wahyu dan hadis yang sahih, sementara perkara yang tidak dijelaskan secara pasti tidak boleh ditetapkan dengan spekulasi. Salah satu buah penting peristiwa Mi'raj adalah kewajiban shalat lima waktu.
Dalil & Artinya
سُبْحَانَ الَّذِي أَسْرَىٰ بِعَبْدِهِ لَيْلًا مِنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ إِلَى الْمَسْجِدِ الْأَقْصَى\nArtinya: Mahasuci Allah yang telah memperjalankan hamba-Nya pada malam hari dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha. (QS. Al-Isra: 1)
Kesimpulan
Kesimpulan bait 46: Sebelum hijrah Nabi terjadi Isra, yaitu perjalanan malam dari Makkah menuju Baitul Maqdis. Dengan demikian, pembaca tidak cukup hanya menghafal lafaznya, tetapi perlu memahami makna, dalil pendukung, dan kaitannya dengan pokok akidah yang sedang dibahas.
Keterangan
Matan Arab dipertahankan sebagai teks kitab. Terjemah, penjabaran, dalil dan kesimpulan merupakan lapisan pembelajaran digital.
47
Bait 47
وَبَعْدَ إِسْرَاءٍ عُرُوجٌ لِلسَّمَا * حَتَّى رَأَى النَّبِيُّ رَبًّا كَلَّمَا
Wa ba'da isrā'in 'urūjun lis-samā * ḥattā ra'an-nabiyyu rabban kallamā
Setelah Isra terjadi Mi'raj menuju langit hingga Nabi mengalami peristiwa melihat Tuhan yang berbicara kepadanya.
Penjabaran & Pemahaman
Bait ini menjelaskan setelah isra terjadi mi''raj menuju langit hingga nabi mengalami peristiwa melihat tuhan yang berbicara kepadanya. Isra dan Mi'raj termasuk mukjizat Nabi . Peristiwa gaib seperti ini dibenarkan berdasarkan wahyu dan hadis yang sahih, sementara perkara yang tidak dijelaskan secara pasti tidak boleh ditetapkan dengan spekulasi. Salah satu buah penting peristiwa Mi'raj adalah kewajiban shalat lima waktu.
Dalil & Artinya
ثُمَّ دَنَا فَتَدَلَّىٰ* فَكَانَ قَابَ قَوْسَيْنِ أَوْ أَدْنَىٰ\nArtinya: Kemudian dia mendekat, lalu bertambah dekat, maka jadilah jaraknya dua busur atau lebih dekat lagi. (QS. An-Najm: 8-9)
Kesimpulan
Kesimpulan bait 47: Setelah Isra terjadi Mi''raj menuju langit hingga Nabi mengalami peristiwa melihat Tuhan yang berbicara kepadanya. Dengan demikian, pembaca tidak cukup hanya menghafal lafaznya, tetapi perlu memahami makna, dalil pendukung, dan kaitannya dengan pokok akidah yang sedang dibahas.
Keterangan
Matan Arab dipertahankan sebagai teks kitab. Terjemah, penjabaran, dalil dan kesimpulan merupakan lapisan pembelajaran digital.
48
Bait 48
مِنْ غَيْرِ كَيْفٍ وَانْحِصَارٍ وَافْتَرَضْ * عَلَيْهِ خَمْسًا بَعْدَ خَمْسِينَ فَرَضْ
Min ghayri kayfin wanḥiṣārin waftarad * 'alayhi khamsan ba'da khamsīna faraḍ
Tanpa mempertanyakan bagaimana dan tanpa membatasi-Nya, diwajibkan atas beliau lima shalat setelah sebelumnya lima puluh.
Penjabaran & Pemahaman
Bait ini menjelaskan tanpa mempertanyakan bagaimana dan tanpa membatasi-nya, diwajibkan atas beliau lima shalat setelah sebelumnya lima puluh. Isra dan Mi'raj termasuk mukjizat Nabi . Peristiwa gaib seperti ini dibenarkan berdasarkan wahyu dan hadis yang sahih, sementara perkara yang tidak dijelaskan secara pasti tidak boleh ditetapkan dengan spekulasi. Salah satu buah penting peristiwa Mi'raj adalah kewajiban shalat lima waktu.
Dalil & Artinya
فَفَرَضَ اللهُ عَلَى أُمَّتِي خَمْسِينَ صَلَاةً فِي كُلِّ يَوْمٍ وَلَيْلَةٍ\nArtinya: Allah mewajibkan atas umatku lima puluh shalat setiap hari dan malam, kemudian kewajiban itu menjadi lima. (Makna hadis Isra Mi'raj dalam Shahih Bukhari dan Muslim)
Kesimpulan
Kesimpulan bait 48: Tanpa mempertanyakan bagaimana dan tanpa membatasi-Nya, diwajibkan atas beliau lima shalat setelah sebelumnya lima puluh. Dengan demikian, pembaca tidak cukup hanya menghafal lafaznya, tetapi perlu memahami makna, dalil pendukung, dan kaitannya dengan pokok akidah yang sedang dibahas.
Keterangan
Matan Arab dipertahankan sebagai teks kitab. Terjemah, penjabaran, dalil dan kesimpulan merupakan lapisan pembelajaran digital.
49
Bait 49
وَبَلَّغَ الأُمَّةَ بِالإِسْرَاءِ * وَفَرْضِ خَمْسَةٍ بِلاَ امْتِرَاءِ
Wa ballaghal-ummata bil-isrā'i * wa farḍi khamsatin bilā imtirā'i
Beliau menyampaikan kepada umat peristiwa Isra dan kewajiban shalat lima waktu tanpa keraguan.
Penjabaran & Pemahaman
Bait ini menjelaskan beliau menyampaikan kepada umat peristiwa isra dan kewajiban shalat lima waktu tanpa keraguan. Isra dan Mi'raj termasuk mukjizat Nabi . Peristiwa gaib seperti ini dibenarkan berdasarkan wahyu dan hadis yang sahih, sementara perkara yang tidak dijelaskan secara pasti tidak boleh ditetapkan dengan spekulasi. Salah satu buah penting peristiwa Mi'raj adalah kewajiban shalat lima waktu.
Dalil & Artinya
يَا أَيُّهَا الرَّسُولُ بَلِّغْ مَا أُنْزِلَ إِلَيْكَ مِنْ رَبِّكَ\nArtinya: Wahai Rasul, sampaikanlah apa yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu. (QS. Al-Ma'idah: 67)
Kesimpulan
Kesimpulan bait 49: Beliau menyampaikan kepada umat peristiwa Isra dan kewajiban shalat lima waktu tanpa keraguan. Dengan demikian, pembaca tidak cukup hanya menghafal lafaznya, tetapi perlu memahami makna, dalil pendukung, dan kaitannya dengan pokok akidah yang sedang dibahas.
Keterangan
Matan Arab dipertahankan sebagai teks kitab. Terjemah, penjabaran, dalil dan kesimpulan merupakan lapisan pembelajaran digital.
50
Bait 50
قَدْ فَازَ صِدِّيقٌ بِتَصْدِيقٍ لَهُ * وَبِالْعُرُوجِ الصِّدْقُ وَافَى أَهْلَهُ
Qad fāza Ṣiddīqun bitaṣdīqin lahū * wa bil-'urūjis-ṣidqu wāfā ahlahū
Sungguh beruntung Abu Bakar ash-Shiddiq karena membenarkan beliau; dan dalam peristiwa Mi'raj, kebenaran itu nyata bagi orang yang membenarkannya.
Penjabaran & Pemahaman
Bait ini menjelaskan sungguh beruntung abu bakar ash-shiddiq karena membenarkan beliau; dan dalam peristiwa mi''raj, kebenaran itu nyata bagi orang yang membenarkannya. Isra dan Mi'raj termasuk mukjizat Nabi . Peristiwa gaib seperti ini dibenarkan berdasarkan wahyu dan hadis yang sahih, sementara perkara yang tidak dijelaskan secara pasti tidak boleh ditetapkan dengan spekulasi. Salah satu buah penting peristiwa Mi'raj adalah kewajiban shalat lima waktu.
Dalil & Artinya
إِذْ يَقُولُ لِصَاحِبِهِ لَا تَحْزَنْ إِنَّ اللهَ مَعَنَا\nArtinya: Ketika dia berkata kepada sahabatnya: janganlah engkau bersedih, sesungguhnya Allah bersama kita. (QS. At-Taubah: 40)
Kesimpulan
Kesimpulan bait 50: Sungguh beruntung Abu Bakar ash-Shiddiq karena membenarkan beliau; dan dalam peristiwa Mi''raj, kebenaran itu nyata bagi orang yang membenarkannya. Dengan demikian, pembaca tidak cukup hanya menghafal lafaznya, tetapi perlu memahami makna, dalil pendukung, dan kaitannya dengan pokok akidah yang sedang dibahas.
Keterangan
Matan Arab dipertahankan sebagai teks kitab. Terjemah, penjabaran, dalil dan kesimpulan merupakan lapisan pembelajaran digital.