← Kembali ke Kitab
Cover Sullam At-Taufiq
KITAB

Sullam At-Taufiq

Karya Sayyid Abdullah bin Husain bin Thahir Ba'Alawi Al-Hadhrami Asy-Syafi'i
Sullam At-Taufiq ila Mahabbatillah 'ala At-Tahqiq adalah ringkasan yang membahas pokok agama, fikih, penyucian jiwa, maksiat, dan taubat. Data digital ini mempertahankan matan Arab sebagai teks utama dan memisahkan terjemah, penjabaran, dalil, serta kesimpulan sebagai lapisan pembelajaran.
BAGIAN 01
مُقَدِّمَةُ الْمُؤَلِّفِ
Muqaddimah al-Mu'allif
Pendahuluan Pengarang
Tampilan: Arab + Latin + Terjemah + Penjelasan
1
Pembahasan 1
الحَمْدُ للهِ رَبِّ العالَمِينَ، وأشْهَدُ أنْ لا إلٰهَ إلّا اللهُ وَحْدَهُ لا شَرِيكَ لَهْ، وأشْهَدُ أنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ ورَسُولُهُ، صَلَّى اللهُ عليه وسَلَّمَ وعلى آلِهِ وصَحْبِهِ والتّابِعِين.
alḥamdu llhi rabbi alʿālamiyna، washhadu an lā ilāha illā allhu waḥdahu lā shariyka lah، washhadu anna muḥammadanā ʿabduhu wrasuwluhu، ṣallaā allhu ʿlyh wsallama wʿlā ālihi wṣaḥbihi wālttābiʿiyn.
Segala puji bagi Allah, Tuhan seluruh alam. Aku bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang berhak disembah selain Allah semata, tiada sekutu bagi-Nya. Aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya. Semoga Allah melimpahkan shalawat dan salam kepada beliau, keluarga, para sahabat, dan para pengikut mereka.
Penjabaran & Pemahaman
Muqaddimah dibuka dengan hamdalah dan dua syahadat. Ini menempatkan seluruh pembahasan kitab di atas dasar tauhid dan risalah Nabi Muhammad .
Dalil & Artinya
الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ\n\nArtinya: Segala puji bagi Allah, Tuhan seluruh alam.
Kesimpulan
Pembukaan kitab menegaskan bahwa ilmu agama harus dimulai dengan pengenalan kepada Allah dan Rasul-Nya serta penghormatan kepada jalan para ulama dan salaf.
Keterangan
Pembukaan ini menjadi dasar bahwa pembelajaran Sullam At-Taufiq bukan sekadar pengetahuan, tetapi ilmu yang diarahkan kepada iman dan amal.
2
Pembahasan 2
أمّا بَعْدُ، فَهٰذا جُزْءٌ لَطِيفٌ يَسَّرَهُ اللهُ تَعالَى، فِيما يَجِبُ تَعَلُّمُهُ، وتَعْلِيمُهُ، والعَمَلُ بِهِ لِلخاصِّ والعامِّ، والواجِبُ ما وَعَدَ اللهُ فاعِلَهُ بِالثَّوابِ، وتَوَعَّدَ تارِكَهُ بِالعِقابِ، وسَمَّيْتُهُ سُلَّمَ التّوْفِيق إلى مَحَبَّةِ اللهِ على التَّحْقِيق، أسأَلُ اللهَ الكَرِيمَ أنْ يَجْعَلَ ذٰلك مِنْهُولَهُ وفِيهِ وإلَيْه، ومُوجِبًا لِلقُرْبِ والزُّلْفَى لَدَيْه، وأنْ يُوَفِّقَ مَنْ وَقَفَ عليه لِلْعَمَلِ بِمُقْتَضاه، ثُمَّ التَّرَقِّي بِالتَّوَدُّدِ بِالنَّوافِلِ لِيَحُوزَ حُبَّهُ ووَلاه.
ammā baʿdu، fahādhā juzʾun laṭiyfun yassarahu allhu taʿālaā، fiymā yajibu taʿallumuhu، wtaʿliymuhu، wālʿamalu bihi lilkhāṣṣi wālʿāmmi، wālwājibu mā waʿada allhu fāʿilahu biālththawābi، wtawaʿʿada tārikahu biālʿiqābi، wsammaytuhu sullama alttwfiyq ilā maḥabbahi allhi ʿlā alttaḥqiyq، asaalu allha alkariyma an yajʿala dhālk minhuwlahu wfiyhi wilayh، wmuwjibanā lilqurbi wālzzulfaā ladayh، wan yuwaffiqa man waqafa ʿlyh lilʿamali bimuqtaḍāh، thumma alttaraqqiy biālttawaddudi biālnnawāfili liyaḥuwza ḥubbahu wwalāh.
Adapun setelah itu, ini adalah ringkasan yang Allah mudahkan mengenai perkara yang wajib dipelajari, diajarkan, dan diamalkan oleh kalangan khusus maupun umum. Perkara wajib adalah sesuatu yang Allah janjikan pahala bagi pelakunya dan ancaman siksa bagi orang yang meninggalkannya. Penulis menamakannya Sullam At-Taufiq menuju cinta Allah dengan sebenar-benarnya, serta memohon agar pembaca diberi kemampuan untuk mengamalkannya dan kemudian meningkat dengan memperbanyak amalan sunnah sehingga memperoleh cinta dan pertolongan Allah.
Penjabaran & Pemahaman
Pengarang menjelaskan tujuan kitab: ilmu yang wajib tidak cukup diketahui, tetapi harus dipelajari, diajarkan, dan diamalkan. Setelah kewajiban terlaksana, seorang hamba dianjurkan meningkatkan kedekatan kepada Allah melalui nawafil.
Dalil & Artinya
وَمَا تَوْفِيقِي إِلَّا بِاللَّهِ ۚ عَلَيْهِ تَوَكَّلْتُ وَإِلَيْهِ أُنِيبُ\n\nArtinya: Dan tidak ada taufikku melainkan dengan pertolongan Allah. Kepada-Nya aku bertawakal dan kepada-Nya aku kembali. (QS. Hūd: 88)
Kesimpulan
Tujuan akhir ilmu adalah amal dan kedekatan kepada Allah. Karena itu kitab ini disusun sebagai 'tangga' menuju taufiq dan mahabbah Allah.
Keterangan
Ilmu yang wajib harus menghasilkan amal. Setelah kewajiban ditegakkan, jalan peningkatan adalah memperbanyak ketaatan sunnah dengan ikhlas.