← Kembali ke Kitab
Cover Sullam At-Taufiq
KITAB

Sullam At-Taufiq

Karya Sayyid Abdullah bin Husain bin Thahir Ba'Alawi Al-Hadhrami Asy-Syafi'i
Sullam At-Taufiq ila Mahabbatillah 'ala At-Tahqiq adalah ringkasan yang membahas pokok agama, fikih, penyucian jiwa, maksiat, dan taubat. Data digital ini mempertahankan matan Arab sebagai teks utama dan memisahkan terjemah, penjabaran, dalil, serta kesimpulan sebagai lapisan pembelajaran.
BAGIAN 03
أَحْكَامُ الرِّدَّةِ
Aḥkāmur-Riddah
Hukum-Hukum Riddah
Tampilan: Arab + Latin + Terjemah + Penjelasan
1
Pembahasan 1
يَجِبُ على كُلِّ مُسْلِمٍ حِفْظُ إسْلامِهِ وصَوْنُهُ عَمّا يُفْسِدُهُ ويُبْطِلُهُ ويَقْطَعُهُ، وهو الرِّدَّةُ، والرِّدَّةُ ثَلاثَةُ أقْسامٍ: اعْتِقاداتٌ وأفْعالٌ وأقْوالٌ.
yajibu ʿlā kulli muslimin ḥifẓu islāmihi wṣawnuhu ʿammā yufsiduhu wyubṭiluhu wyaqṭaʿuhu، whw alrriddahu، wālrriddahu thalāthahu aqsāmin: aʿtiqādātun wafʿālun waqwālun.
Setiap muslim wajib menjaga keislamannya dari perkara yang merusak dan membatalkannya. Riddah adalah kekufuran setelah Islam, dan pembahasannya mencakup keyakinan, perbuatan, dan ucapan.
Penjabaran & Pemahaman
Bab ini mengingatkan pentingnya menjaga lisan, keyakinan, dan perbuatan. Penilaian hukum terhadap individu harus dilakukan dengan ilmu, kehati-hatian, dan memperhatikan syarat serta penghalang hukum yang dibahas ulama.
Dalil & Artinya
وَلَا تَقُولُوا لِمَنْ أَلْقَىٰ إِلَيْكُمُ السَّلَامَ لَسْتَ مُؤْمِنًا\n\nArtinya: Janganlah kamu mengatakan kepada orang yang mengucapkan salam kepadamu: 'Kamu bukan seorang mukmin.' (QS. An-Nisā': 94)
Kesimpulan
Menjaga iman menuntut kehati-hatian terhadap ucapan dan keyakinan yang bertentangan dengan dasar agama.
Keterangan
Seorang muslim wajib menjaga Islamnya dan tidak meremehkan perkara yang dapat merusak iman.
2
Pembahasan 2
وَحاصِلُ أَكْثَرِ تِلْكَ العِباراتِ يَرْجِعُ إلى أنَّ كُلَّ عَقْدٍ أو فِعْلٍ أو قَوْلٍ يَدُلُّ على اسْتِهانَةٍ أو اسْتِخْفافٍ بِاللهِ، أو كُتُبِهِ، أو رُسُلِهِ، أو مَلائِكَتِهِ، أو شَعائِرِ أو مَعالِمِ دِينِهِ، أو أحْكامِهِ، أو وَعْدِهِ، أو وَعِيدِهِ، كُفْرٌ ومَعْصِيَةٌ.
waḥāṣilu aakthari tilka alʿibārāti yarjiʿu ilā anna kulla ʿaqdin aw fiʿlin aw qawlin yadullu ʿlā astihānahin aw astikhfāfin biāllhi، aw kutubihi، aw rusulihi، aw malāʾikatihi، aw shaʿāʾiri aw maʿālimi diynihi، aw aḥkāmihi، aw waʿdihi، aw waʿiydihi، kufrun wmaʿṣiyahun.
Kesimpulan kaidah banyak bentuk kekufuran adalah bahwa keyakinan, perbuatan, atau ucapan yang menunjukkan penghinaan atau pelecehan terhadap Allah, kitab-kitab-Nya, para rasul, malaikat, syiar agama, hukum, janji, atau ancaman-Nya merupakan perkara yang sangat berbahaya.
Penjabaran & Pemahaman
Karena persoalan ini menyangkut akidah, seseorang tidak boleh gegabah memvonis individu tertentu. Kaidah harus dipelajari bersama rincian hukum dan penjelasan ulama.
Dalil & Artinya
وَلَا تَنَابَزُوا بِالْأَلْقَابِ\n\nArtinya: Janganlah kamu saling memanggil dengan gelar-gelar yang buruk. (QS. Al-Ḥujurāt: 11)
Kesimpulan
Meremehkan agama adalah perkara serius dan harus dijauhi, sementara penerapan hukum pada individu membutuhkan ilmu dan kehati-hatian.
Keterangan
Menjaga kehormatan Allah, Rasul, kitab, dan syiar agama merupakan bagian dari menjaga iman.
3
Pembahasan 3
يَجِبُ على مَنْ وَقَعَتْ مِنْهُ رِدَّةٌ العَوْدُ فَوْرًا إلى الإسْلامِ بِالنُّطْقِ بِالشَّهادَتَيْنِ، والإقْلاعِ عَمّا وَقَعَتْ بِهِ الرِّدَّةُ، ويَجِبُ عليه النَّدَمُ والعَزْمُ على أنْ لا يَعُودَ لِمِثْلِهِ.
yajibu ʿlā man waqaʿat minhu riddahun alʿawdu fawranā ilā alislāmi biālnnuṭqi biālshshahādatayni، wāliqlāʿi ʿammā waqaʿat bihi alrriddahu، wyajibu ʿlyh alnnadamu wālʿazmu ʿlā an lā yaʿuwda limithlihi.
Orang yang benar-benar terjatuh dalam riddah wajib segera kembali kepada Islam dengan mengucapkan dua syahadat, meninggalkan sebab riddah, menyesal, dan bertekad tidak mengulanginya.
Penjabaran & Pemahaman
Taubat dari riddah harus segera dan disertai pembenahan keyakinan serta ucapan atau perbuatan yang menjadi sebabnya.
Dalil & Artinya
قُلْ يَا عِبَادِيَ الَّذِينَ أَسْرَفُوا عَلَىٰ أَنْفُسِهِمْ لَا تَقْنَطُوا مِنْ رَحْمَةِ اللَّهِ\n\nArtinya: Katakanlah: Wahai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka, jangan berputus asa dari rahmat Allah. (QS. Az-Zumar: 53)
Kesimpulan
Pintu taubat tetap terbuka bagi orang yang sungguh-sungguh kembali kepada Allah.
Keterangan
Riddah wajib segera ditinggalkan dan pelakunya harus kembali kepada Islam dengan taubat yang benar.