← Kembali ke Kitab
Cover Sullam At-Taufiq
KITAB

Sullam At-Taufiq

Karya Sayyid Abdullah bin Husain bin Thahir Ba'Alawi Al-Hadhrami Asy-Syafi'i
Sullam At-Taufiq ila Mahabbatillah 'ala At-Tahqiq adalah ringkasan yang membahas pokok agama, fikih, penyucian jiwa, maksiat, dan taubat. Data digital ini mempertahankan matan Arab sebagai teks utama dan memisahkan terjemah, penjabaran, dalil, serta kesimpulan sebagai lapisan pembelajaran.
BAGIAN 08
بَابُ الْمُعَامَلَاتِ
Bābul-Muʿāmalāt
Bab Muamalah
Tampilan: Arab + Latin + Terjemah + Penjelasan
1
Pembahasan 1
يَجِبُ على كُلِّ مُسْلِمٍ مُكَلَّفٍ أنْ لا يَدْخُلَ في شَيْءٍ حَتَّى يَعْلَمَ ما أَحَلَّ اللهُ مِنْهُ وما حَرَّمَ؛ لِأَنَّ اللهَ سُبْحانَهُ تَعَبَّدَنا بِأَشْياءَ فَلا بُدَّ مِنْ مُراعاةِ ما تَعَبَّدَنا بِهِ.
yajibu ʿlā kulli muslimin mukallafin an lā yadkhula fy shayʾin ḥattaā yaʿlama mā aaḥalla allhu minhu wmā ḥarrama؛ liaanna allha subḥānahu taʿabbadanā biaashyāʾa falā budda min murāʿāhi mā taʿabbadanā bihi.
Setiap muslim mukallaf wajib tidak memasuki suatu transaksi atau aktivitas sampai mengetahui mana yang Allah halalkan dan mana yang Allah haramkan.
Penjabaran & Pemahaman
Ilmu muamalah adalah kebutuhan praktis. Orang yang hendak berdagang, menyewa, bekerja sama, atau melakukan akad lain wajib mengetahui hukum dan syaratnya.
Dalil & Artinya
وَأَحَلَّ اللَّهُ الْبَيْعَ وَحَرَّمَ الرِّبَا\n\nArtinya: Allah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba. (QS. Al-Baqarah: 275)
Kesimpulan
Muamalah tidak boleh dilakukan hanya berdasarkan kebiasaan; hukum syariat harus dipelajari.
Keterangan
Belajar hukum muamalah merupakan kewajiban bagi orang yang akan terlibat di dalamnya.
2
Pembahasan 2
وقَدْ أَحَلَّ اللهُ البَيْعَ وحَرَّمَ الرِّبا، وقَدْ قَيَّدَ الشَّرْعُ هذا البَيْعَ بِقُيُودٍ وشُرُوطٍ وأرْكانٍ لا بُدَّ مِنْ مُراعاتِها، فَعَلَى مَنْ أَرادَ البَيْعَ والشِّراءَ أنْ يَتَعَلَّمَ ذٰلك.
wqad aaḥalla allhu albayʿa wḥarrama alrribā، wqad qayyada alshsharʿu hdhā albayʿa biquyuwdin wshuruwṭin warkānin lā budda min murāʿātihā، faʿalaā man aarāda albayʿa wālshshirāʾa an yataʿallama dhālk.
Allah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba. Jual beli memiliki rukun dan syarat yang harus diperhatikan. Orang yang ingin berjual beli wajib mempelajarinya agar tidak terjatuh dalam transaksi yang rusak atau riba.
Penjabaran & Pemahaman
Kesalahan dalam akad dapat terjadi karena ketidaktahuan. Karena itu ilmu fikih muamalah menjadi pelindung dalam aktivitas ekonomi.
Dalil & Artinya
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَذَرُوا مَا بَقِيَ مِنَ الرِّبَا\n\nArtinya: Wahai orang-orang beriman, bertakwalah kepada Allah dan tinggalkan sisa riba. (QS. Al-Baqarah: 278)
Kesimpulan
Jual beli yang sah harus mengikuti ketentuan syariat dan dijauhkan dari riba.
Keterangan
Pedagang wajib mempelajari hukum jual beli sebelum melakukan transaksi.
3
Pembahasan 3
يَحْرُمُ الرِّبا فِعْلُهُ وأَكْلُهُ وأَخْذُهُ وكِتابَتُهُ وشَهادَتُهُ وحِيْلَتُهُ، وهو أَنْواعٌ مِنْها بَيْعُ أَحَدِ النَّقْدَيْنِ بِالآخَرِ نَسِيئَةً، أو بِغَيْرِ تَقابُضٍ، أو بَيْعُ أَحَدِ النَّقْدَيْنِ بِجِنْسِهِ مُتَفاضِلًا.
yaḥrumu alrribā fiʿluhu waakluhu waakhdhuhu wkitābatuhu wshahādatuhu wḥiylatuhu، whw aanwāʿun minhā bayʿu aaḥadi alnnaqdayni biālākhari nasiyʾahan، aw bighayri taqābuḍin، aw bayʿu aaḥadi alnnaqdayni bijinsihi mutafāḍilanā.
Riba haram dilakukan, dimakan hasilnya, diambil, ditulis, disaksikan, atau dicari jalan untuk mengakalinya. Kitab menyebut beberapa bentuk riba dalam pertukaran alat tukar dan transaksi yang memenuhi sebab riba.
Penjabaran & Pemahaman
Larangan riba menuntut kehati-hatian dalam transaksi uang dan barang ribawi. Rincian jenis dan bentuknya harus dipelajari secara fikih.
Dalil & Artinya
وَحَرَّمَ الرِّبَا\n\nArtinya: Dan Dia mengharamkan riba. (QS. Al-Baqarah: 275)
Kesimpulan
Riba merupakan larangan serius dalam muamalah.
Keterangan
Transaksi yang mengandung riba harus dihindari dan dipelajari hukumnya sebelum dilakukan.
4
Pembahasan 4
يَجِبُ على المُوسِرِ نَفَقَةُ أُصُولِهِ المُعْسِرِينَ، ونَفَقَةُ فُرُوعِهِ إذا أَعْسَرُوا وعَجَزُوا عَنِ الكَسْبِ، ويَجِبُ على الزَّوْجِ نَفَقَةُ الزَّوْجَةِ ومَهْرُها، وعليه لَها مُتْعَةٌ إنْ طَلَّقَها بِلا سَبَبٍ مِنْها.
yajibu ʿlā almuwsiri nafaqahu auṣuwlihi almuʿsiriyna، wnafaqahu furuwʿihi idhā aaʿsaruwā wʿajazuwā ʿani alkasbi، wyajibu ʿlā alzzawji nafaqahu alzzawjahi wmahruhā، wʿlyh lahā mutʿahun in ṭallaqahā bilā sababin minhā.
Orang yang mampu wajib menafkahi orang tua yang membutuhkan dan anak keturunan yang tidak mampu. Suami wajib memberi nafkah dan mahar kepada istrinya, serta ada ketentuan mut'ah dalam perceraian pada keadaan yang disebutkan.
Penjabaran & Pemahaman
Syariat menetapkan tanggung jawab nafkah sebagai bagian dari pemeliharaan keluarga dan hak sesama.
Dalil & Artinya
وَعَاشِرُوهُنَّ بِالْمَعْرُوفِ\n\nArtinya: Pergaulilah mereka dengan cara yang patut. (QS. An-Nisā': 19)
Kesimpulan
Nafkah merupakan kewajiban yang harus ditunaikan sesuai kemampuan dan ketentuan syariat.
Keterangan
Muamalah keluarga menuntut pemenuhan hak dan kewajiban secara adil.