← Kembali ke Kitab
Cover Sullam At-Taufiq
KITAB

Sullam At-Taufiq

Karya Sayyid Abdullah bin Husain bin Thahir Ba'Alawi Al-Hadhrami Asy-Syafi'i
Sullam At-Taufiq ila Mahabbatillah 'ala At-Tahqiq adalah ringkasan yang membahas pokok agama, fikih, penyucian jiwa, maksiat, dan taubat. Data digital ini mempertahankan matan Arab sebagai teks utama dan memisahkan terjemah, penjabaran, dalil, serta kesimpulan sebagai lapisan pembelajaran.
BAGIAN 09
بَابُ تَزْكِيَةِ النَّفْسِ
Bābu Tazkiyatin-Nafs
Bab Penyucian Jiwa
Tampilan: Arab + Latin + Terjemah + Penjelasan
1
Pembahasan 1
مِنَ الواجِباتِ القَلْبِيَّةِ: الإيمانُ بِاللهِ، وبِما جاءَ عَنِ اللهِ، وبِرَسُولِ اللهِ، وبِما جاءَ عَنْ رَسُولِ اللهِ، والتَّصْدِيقُ، واليَقِينُ، والإخْلاصُ، والنَّدَمُ على المَعاصِي.
mina alwājibāti alqalbiyyahi: aliymānu biāllhi، wbimā jāʾa ʿani allhi، wbirasuwli allhi، wbimā jāʾa ʿan rasuwli allhi، wālttaṣdiyqu، wālyaqiynu، wālikhlāṣu، wālnnadamu ʿlā almaʿāṣiy.
Di antara kewajiban hati adalah iman kepada Allah, kepada apa yang datang dari Allah, kepada Rasulullah dan apa yang datang dari Rasulullah, pembenaran, keyakinan, ikhlas, dan penyesalan atas maksiat.
Penjabaran & Pemahaman
Amal hati menjadi dasar amal anggota badan. Ikhlas menentukan arah ibadah, sementara yakin dan iman menjaga seseorang dari keraguan.
Dalil & Artinya
أَلَا لِلَّهِ الدِّينُ الْخَالِصُ\n\nArtinya: Ingatlah, hanya milik Allah agama yang murni. (QS. Az-Zumar: 3)
Kesimpulan
Kewajiban hati tidak terlihat secara fisik, tetapi sangat menentukan nilai amal.
Keterangan
Seorang muslim harus memperhatikan penyakit dan kewajiban hati sebagaimana ia memperhatikan amal lahir.
2
Pembahasan 2
ومِنْها مَحَبَّةُ اللهِ، ومَحَبَّةُ رَسُولِهِ، ومَحَبَّةُ سائِرِ أَنْبِيائِهِ، ومَحَبَّةُ الصَّحابَةِ، ومَحَبَّةُ الآلِ.
wminhā maḥabbahu allhi، wmaḥabbahu rasuwlihi، wmaḥabbahu sāʾiri aanbiyāʾihi، wmaḥabbahu alṣṣaḥābahi، wmaḥabbahu alāli.
Di antara kewajiban hati adalah mencintai Allah, Rasul-Nya, para nabi, para sahabat, dan keluarga Nabi ﷺ.
Penjabaran & Pemahaman
Cinta yang benar bukan sekadar perasaan. Ia diwujudkan dengan iman, penghormatan, mengikuti petunjuk, dan menjaga adab kepada orang-orang yang dimuliakan syariat.
Dalil & Artinya
قُلْ إِن كُنتُمْ تُحِبُّونَ اللَّهَ فَاتَّبِعُونِي يُحْبِبْكُمُ اللَّهُ\n\nArtinya: Katakanlah: Jika kamu mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mencintaimu. (QS. Āli ʿImrān: 31)
Kesimpulan
Cinta kepada Allah dibuktikan dengan mengikuti Rasulullah .
Keterangan
Cinta yang benar harus melahirkan ittiba', penghormatan, dan amal.