← Kembali ke Kitab
Cover Safinatun Najah
KITAB

Safinatun Najah

Karya Syekh Salim bin Abdullah bin Saad bin Sumair Al-Hadhrami
Matan dasar dalam mazhab Syafi‘i yang memuat pokok akidah dan fikih ibadah: thaharah, shalat, jenazah, zakat, dan puasa. Versi digital ini memisahkan lafaz matan dari terjemah, penjabaran, dalil pendukung, kesimpulan, dan catatan pembelajaran.
BAGIAN 06
بَابُ الزَّكَاةِ
Bābuz-Zakāh
Bab Zakat
Tampilan: Arab + Latin + Terjemah + Penjelasan
1
الأَمْوَالُ الَّتِي تَلْزَمُ فِيهَا الزَّكَاةُ Al-Amwāluz-Zakawiyyah
الأَمْوَالُ الَّتِي تَلْزَمُ فِيهَا الزَّكَاةُ سِتَّةُ أَنْوَاعٍ: النَّعَمُ، وَالنَّقْدَانِ، وَالْمُعَشَّرَاتُ، وَأَمْوَالُ التِّجَارَةِ، وَالرِّكَازُ، وَالْمَعْدِنُ.
Al-amwālullatī talzamu fīhaz-zakāh
Harta yang wajib dizakati ada enam jenis: hewan ternak; emas dan perak; hasil pertanian yang termasuk mu‘asy-syarat; harta perdagangan, yang zakatnya seperempat dari sepersepuluh (2,5%) nilai barang dagangan; rikaz atau harta terpendam; dan hasil tambang.
Penjabaran & Pemahaman
Zakat memiliki jenis harta, syarat, nisab dan kadar yang berbeda. Matan Safinatun Najah menyebut pokok-pokok harta yang menjadi objek zakat.
Lawan Sifat
Menolak kewajiban zakat atau mengeluarkannya tanpa memperhatikan jenis dan ketentuan hartanya.
Dalil & Artinya
DALIL AL-QURAN
خُذْ مِنْ أَمْوَالِهِمْ صَدَقَةً تُطَهِّرُهُمْ وَتُزَكِّيهِمْ بِهَا وَصَلِّ عَلَيْهِمْ إِنَّ صَلَاتَكَ سَكَنٌ لَهُمْ وَاللَّهُ سَمِيعٌ عَلِيمٌArtinya: “Ambillah zakat dari harta mereka guna membersihkan dan menyucikan mereka dengannya, dan berdoalah untuk mereka. Sesungguhnya doamu adalah ketenteraman bagi mereka. Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (QS. At-Taubah: 103).
Penjelasan: ayat ini menetapkan fungsi zakat sebagai penyucian harta dan jiwa. Enam jenis harta yang disebut matan merupakan rincian objek zakat dalam fikih Syafi‘i.
Kesimpulan
Memahami jenis harta zakat menjadi dasar sebelum menghitung kewajiban zakat secara rinci.