إِذَا وَقَعَتِ ٱلْوَاقِعَةُ
Iżā waqa‘atil-wāqi‘ah(tu).
Apabila terjadi hari Kiamat
▶ Putar
☷ Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
لَيْسَ لِوَقْعَتِهَا كَاذِبَةٌ
Laisa liwaq‘atihā kāżibah(tun).
terjadinya tidak dapat didustakan (disangkal)
▶ Putar
☷ Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
خَافِضَةٌۭ رَّافِعَةٌ
Khāfiḍatur rāfi‘ah(tun).
(Kejadian itu) merendahkan (satu golongan) dan meninggikan (golongan yang lain)
▶ Putar
☷ Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
إِذَا رُجَّتِ ٱلْأَرْضُ رَجًّۭا
Iżā rujjatil-arḍu rajjā(n).
Apabila bumi diguncangkan sedahsyat-dahsyatnya
▶ Putar
☷ Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَبُسَّتِ ٱلْجِبَالُ بَسًّۭا
Wa bussatil-jibālu bassā(n).
dan gunung-gunung dihancur luluhkan sehancur-hancurnya
▶ Putar
☷ Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
فَكَانَتْ هَبَآءًۭ مُّنۢبَثًّۭا
Fa kānat habā'am mumbaṡṡā(n).
maka jadilah ia debu yang berterbangan
▶ Putar
☷ Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَكُنتُمْ أَزْوَٰجًۭا ثَلَـٰثَةًۭ
Wa kuntum azwājan ṡalāṡah(tan).
dan kamu menjadi tiga golongan
▶ Putar
☷ Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
فَأَصْحَـٰبُ ٱلْمَيْمَنَةِ مَآ أَصْحَـٰبُ ٱلْمَيْمَنَةِ
Fa aṣḥābul-maimanah(ti), mā aṣḥābul-maimanah(ti).
(yaitu golongan kanan,825) alangkah mulianya golongan kanan itu
▶ Putar
☷ Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَأَصْحَـٰبُ ٱلْمَشْـَٔمَةِ مَآ أَصْحَـٰبُ ٱلْمَشْـَٔمَةِ
Wa aṣḥābul-masy'amah(ti), mā aṣḥābul-masy'amah(ti).
(dan golongan kiri,826) alangkah sengsaranya golongan kiri itu
▶ Putar
☷ Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَٱلسَّـٰبِقُونَ ٱلسَّـٰبِقُونَ
Was-sābiqūnas-sābiqūn(a).
dan orang-orang yang paling dahulu (beriman), merekalah yang paling dahulu (masuk surga)
▶ Putar
☷ Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
أُو۟لَـٰٓئِكَ ٱلْمُقَرَّبُونَ
Ulā'ikal-muqarrabūn(a).
mereka itulah orang yang dekat (kepada Allah)
▶ Putar
☷ Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
فِى جَنَّـٰتِ ٱلنَّعِيمِ
Fī jannātin-na‘īm(i).
Berada dalam surga kenikmatan
▶ Putar
☷ Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
ثُلَّةٌۭ مِّنَ ٱلْأَوَّلِينَ
Ṡullatum minal-awwalīn(a).
segolongan besar dari orang-orang yang terdahulu
▶ Putar
☷ Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَقَلِيلٌۭ مِّنَ ٱلْـَٔاخِرِينَ
Wa qalīlum minal-ākhirīn(a).
dan segolongan kecil dari orang-orang yang kemudian
▶ Putar
☷ Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
عَلَىٰ سُرُرٍۢ مَّوْضُونَةٍۢ
‘Alā sururim mauḍūnah(tin).
mereka berada di atas dipan-dipan yang bertahtakan emas dan permata
▶ Putar
☷ Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
مُّتَّكِـِٔينَ عَلَيْهَا مُتَقَـٰبِلِينَ
Muttaki'īna ‘alaihā mutaqābilīn(a).
mereka bersandar di atasnya berhadap-hadapan
▶ Putar
☷ Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
يَطُوفُ عَلَيْهِمْ وِلْدَٰنٌۭ مُّخَلَّدُونَ
Yaṭūfu ‘alaihim wildānum mukhalladūn(a).
Mereka dikelilingi oleh anak-anak muda yang tetap muda
▶ Putar
☷ Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
بِأَكْوَابٍۢ وَأَبَارِيقَ وَكَأْسٍۢ مِّن مَّعِينٍۢ
Bi'akwābiw wa abārīq(a), wa ka'sim mim ma‘īn(in).
dengan membawa gelas, cerek dan gelas besar (piala) berisi minuman yang diambil dari air yang mengalir
▶ Putar
☷ Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
لَّا يُصَدَّعُونَ عَنْهَا وَلَا يُنزِفُونَ
Lā yuṣadda‘ūna ‘anhā wa lā yunzifūn(a).
mereka tidak pening karenanya dan tidak pula mabuk
▶ Putar
☷ Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَفَـٰكِهَةٍۢ مِّمَّا يَتَخَيَّرُونَ
Wa fākihatim mimmā yatakhayyarūn(a).
dan buah-buahan apa pun yang mereka pilih
▶ Putar
☷ Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَلَحْمِ طَيْرٍۢ مِّمَّا يَشْتَهُونَ
Wa laḥmi ṭairim mimmā yasytahūn(a).
dan daging burung apa pun yang mereka inginkan
▶ Putar
☷ Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَحُورٌ عِينٌۭ
Wa ḥūrun ‘īn(un).
dan ada bidadari-bidadari yang bermata indah
▶ Putar
☷ Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
كَأَمْثَـٰلِ ٱللُّؤْلُؤِ ٱلْمَكْنُونِ
Ka'amṡālil-lu'lu'il-maknūn(i).
laksana mutiara yang tersimpan baik
▶ Putar
☷ Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
جَزَآءًۢ بِمَا كَانُوا۟ يَعْمَلُونَ
Jazā'am bimā kānū ya‘malūn(a).
Sebagai balasan atas apa yang mereka kerjakan
▶ Putar
☷ Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
لَا يَسْمَعُونَ فِيهَا لَغْوًۭا وَلَا تَأْثِيمًا
Lā yasma‘ūna fīhā lagwaw wa lā ta'ṡīmā(n).
Di sana mereka tidak mendengar percakapan yang sia-sia maupun yang menimbulkan dosa
▶ Putar
☷ Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
إِلَّا قِيلًۭا سَلَـٰمًۭا سَلَـٰمًۭا
Illā qīlan salāman salāmā(n).
tetapi mereka mendengar ucapan salam
▶ Putar
☷ Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَأَصْحَـٰبُ ٱلْيَمِينِ مَآ أَصْحَـٰبُ ٱلْيَمِينِ
Wa aṣḥābul-yamīn(i), mā aṣḥābul-yamīn(i).
Dan golongan kanan, alangkah mulianya golongan kanan itu
▶ Putar
☷ Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
فِى سِدْرٍۢ مَّخْضُودٍۢ
Fī sidrim makhḍūd(in).
(Mereka) berada di antara pohon bidara yang tidak berduri
▶ Putar
☷ Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَطَلْحٍۢ مَّنضُودٍۢ
Wa ṭalḥim manḍūd(in).
dan pohon pisang yang bersusun-susun (buahnya)
▶ Putar
☷ Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَظِلٍّۢ مَّمْدُودٍۢ
Wa ẓillim mamdūd(in).
dan naungan yang terbentang luas
▶ Putar
☷ Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَمَآءٍۢ مَّسْكُوبٍۢ
Wa mā'im maskūb(in).
dan air yang mengalir terus-menerus
▶ Putar
☷ Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَفَـٰكِهَةٍۢ كَثِيرَةٍۢ
Wa fākihatin kaṡīrah(tin).
dan buah-buahan yang banyak
▶ Putar
☷ Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
لَّا مَقْطُوعَةٍۢ وَلَا مَمْنُوعَةٍۢ
Lā maqṭū‘atiw wa lā mamnū‘ah(tin).
yang tidak berhenti berbuah dan tidak terlarang mengambilnya
▶ Putar
☷ Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَفُرُشٍۢ مَّرْفُوعَةٍ
Wa furusyim marfū‘ah(tin).
dan kasur-kasur yang tebal lagi empuk
▶ Putar
☷ Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
إِنَّآ أَنشَأْنَـٰهُنَّ إِنشَآءًۭ
Innā ansya'nāhunna insyā'ā(n).
Kami menciptakan mereka (bidadari-bidadari itu) secara langsung
▶ Putar
☷ Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
فَجَعَلْنَـٰهُنَّ أَبْكَارًا
Faja‘alnāhunna abkārā(n).
lalu Kami jadikan mereka perawan-perawan
▶ Putar
☷ Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
عُرُبًا أَتْرَابًۭا
‘Uruban atrābā(n).
yang penuh cinta (dan) sebaya umurnya
▶ Putar
☷ Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
لِّأَصْحَـٰبِ ٱلْيَمِينِ
Li'aṣḥābil-yamīn(i).
untuk golongan kanan
▶ Putar
☷ Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
ثُلَّةٌۭ مِّنَ ٱلْأَوَّلِينَ
Ṡullatum minal-awwalīn(a).
segolongan besar dari orang-orang yang terdahulu
▶ Putar
☷ Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَثُلَّةٌۭ مِّنَ ٱلْـَٔاخِرِينَ
Wa ṡullatum minal-ākhirīn(a).
dan segolongan besar pula dari orang yang kemudian
▶ Putar
☷ Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَأَصْحَـٰبُ ٱلشِّمَالِ مَآ أَصْحَـٰبُ ٱلشِّمَالِ
Wa aṣḥābusy-syimāl(i), mā aṣḥābusy-syimāl(i).
Dan golongan kiri, alangkah sengsaranya golongan kiri itu
▶ Putar
☷ Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
فِى سَمُومٍۢ وَحَمِيمٍۢ
Fī samūmiw wa ḥamīm(in).
(Mereka) dalam siksaan angin yang sangat panas dan air yang mendidih
▶ Putar
☷ Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَظِلٍّۢ مِّن يَحْمُومٍۢ
Wa ẓillim miy yaḥmūm(in).
dan naungan asap yang hitam
▶ Putar
☷ Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
لَّا بَارِدٍۢ وَلَا كَرِيمٍ
Lā bāridiw wa lā karīm(in).
tidak sejuk dan tidak menyenangkan
▶ Putar
☷ Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
إِنَّهُمْ كَانُوا۟ قَبْلَ ذَٰلِكَ مُتْرَفِينَ
Innahum kānū qabla żālika mutrafīn(a).
Sesungguhnya mereka sebelum itu (dahulu) hidup bermewah-mewah
▶ Putar
☷ Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَكَانُوا۟ يُصِرُّونَ عَلَى ٱلْحِنثِ ٱلْعَظِيمِ
Wa kānū yuṣirrūna ‘alal-ḥinṡil-‘aẓīm(i).
dan mereka terus-menerus mengerjakan dosa yang besar
▶ Putar
☷ Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَكَانُوا۟ يَقُولُونَ أَئِذَا مِتْنَا وَكُنَّا تُرَابًۭا وَعِظَـٰمًا أَءِنَّا لَمَبْعُوثُونَ
Wa kānū yaqūlūn(a), a'iżā mitnā wa kunnā turābaw wa ‘iẓāman a'innā lamab‘ūṡūn(a).
dan mereka berkata, "Apabila kami sudah mati, menjadi tanah dan tulang-belulang, apakah kami benar-benar akan dibangkitkan kembali
▶ Putar
☷ Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
أَوَءَابَآؤُنَا ٱلْأَوَّلُونَ
Awa'ābā'unal-awwalūn(a).
Apakah nenek moyang kami yang terdahulu (dibangkitkan pula)
▶ Putar
☷ Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
قُلْ إِنَّ ٱلْأَوَّلِينَ وَٱلْـَٔاخِرِينَ
Qul innal-awwalīna wal-ākhirīn(a).
Katakanlah, "(Ya), sesungguhnya orang-orang yang terdahulu dan yang kemudian
▶ Putar
☷ Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
لَمَجْمُوعُونَ إِلَىٰ مِيقَـٰتِ يَوْمٍۢ مَّعْلُومٍۢ
Lamajmū‘ūn(a), ilā mīqāti yaumim ma‘lūm(in).
pasti semua akan dikumpulkan pada waktu tertentu, pada hari yang sudah dimaklumi
▶ Putar
☷ Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
ثُمَّ إِنَّكُمْ أَيُّهَا ٱلضَّآلُّونَ ٱلْمُكَذِّبُونَ
Ṡumma innakum ayyuhaḍ-ḍāllūnal-mukażżibūn(a).
Kemudian sesungguhnya kamu, wahai orang-orang yang sesat lagi mendustakan
▶ Putar
☷ Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
لَـَٔاكِلُونَ مِن شَجَرٍۢ مِّن زَقُّومٍۢ
La'ākilūna min syajarim min zaqqūm(in).
pasti akan memakan pohon zaqqum
▶ Putar
☷ Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
فَمَالِـُٔونَ مِنْهَا ٱلْبُطُونَ
Fa māli'ūna minhal-buṭūn(a).
Maka akan penuh perutmu dengannya
▶ Putar
☷ Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
فَشَـٰرِبُونَ عَلَيْهِ مِنَ ٱلْحَمِيمِ
Fasyāribūna ‘alaihi minal-ḥamīm(i).
Setelah itu kamu akan memimun air yang sangat panas
▶ Putar
☷ Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
فَشَـٰرِبُونَ شُرْبَ ٱلْهِيمِ
Fa syāribūna syurbal-hīm(i).
Maka kamu minum seperti unta (yang sangat haus) minum
▶ Putar
☷ Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
هَـٰذَا نُزُلُهُمْ يَوْمَ ٱلدِّينِ
Hāżā nuzuluhum yaumad-dīn(i).
Itulah hidangan untuk mereka pada hari pembalasan
▶ Putar
☷ Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
نَحْنُ خَلَقْنَـٰكُمْ فَلَوْلَا تُصَدِّقُونَ
Naḥnu khalaqnākum falau lā tuṣaddiqūn(a).
Kami telah menciptakan kamu, mengapa kamu tidak membenarkan (hari berbangkit)
▶ Putar
☷ Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
أَفَرَءَيْتُم مَّا تُمْنُونَ
Afa ra'aitum mā tumnūn(a).
Maka adakah kamu perhatikan, tentang (benih manusia) yang kamu pancarkan
▶ Putar
☷ Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
ءَأَنتُمْ تَخْلُقُونَهُۥٓ أَمْ نَحْنُ ٱلْخَـٰلِقُونَ
A'antum takhluqūnahū am naḥnul-khāliqūn(a).
Kamukah yang menciptakannya, ataukah Kami penciptanya
▶ Putar
☷ Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
نَحْنُ قَدَّرْنَا بَيْنَكُمُ ٱلْمَوْتَ وَمَا نَحْنُ بِمَسْبُوقِينَ
Naḥnu qaddarnā bainakumul-mauta wa mā naḥnu bimasbūqīn(a).
Kami telah menentukan kematian masing-masing kamu dan Kami tidak lemah
▶ Putar
☷ Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
عَلَىٰٓ أَن نُّبَدِّلَ أَمْثَـٰلَكُمْ وَنُنشِئَكُمْ فِى مَا لَا تَعْلَمُونَ
‘Alā an nubaddila amṡālakum wa nunsyi'akum fī mā lā ta‘lamūn(a).
untuk menggantikan kamu dengan orang-orang yang seperti kamu (di dunia) dan membangkitkan kamu kelak (di akhirat) dalam keadaan yang tidak kamu ketahui
▶ Putar
☷ Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَلَقَدْ عَلِمْتُمُ ٱلنَّشْأَةَ ٱلْأُولَىٰ فَلَوْلَا تَذَكَّرُونَ
Wa laqad ‘alimtumun-nasy'atal-ūlā falau lā tażakkarūn(a).
Dan sungguh, kamu telah tahu penciptaan yang pertama, mengapa kamu tidak mengambil pelajaran
▶ Putar
☷ Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
أَفَرَءَيْتُم مَّا تَحْرُثُونَ
Afara'aitum mā taḥruṡūn(a).
Pernahkah kamu perhatikan benih yang kamu tanam
▶ Putar
☷ Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
ءَأَنتُمْ تَزْرَعُونَهُۥٓ أَمْ نَحْنُ ٱلزَّٰرِعُونَ
A'antum tazra‘ūnahū am naḥnuz-zāri‘ūn(a).
Kamukah yang menumbuhkannya ataukah Kami yang menumbuhkan
▶ Putar
☷ Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
لَوْ نَشَآءُ لَجَعَلْنَـٰهُ حُطَـٰمًۭا فَظَلْتُمْ تَفَكَّهُونَ
Lau nasyā'u laja‘alnāhu ḥuṭāman fa ẓaltum tafakkahūn(a).
Sekiranya Kami kehendaki, niscaya Kami hancurkan sampai lumat; maka kamu akan heran tercengang
▶ Putar
☷ Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
إِنَّا لَمُغْرَمُونَ
Innā lamugramūn(a).
(sambil berkata), "Sungguh, kami benar-benar menderita kerugian
▶ Putar
☷ Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
بَلْ نَحْنُ مَحْرُومُونَ
Bal naḥnu maḥrūmūn(a).
bahkan kami tidak mendapat hasil apa pun
▶ Putar
☷ Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
أَفَرَءَيْتُمُ ٱلْمَآءَ ٱلَّذِى تَشْرَبُونَ
Afa ra'aitumul-mā'al-lażī tasyrabūn(a).
Pernahkah kamu memperhatikan air yang kamu minum
▶ Putar
☷ Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
ءَأَنتُمْ أَنزَلْتُمُوهُ مِنَ ٱلْمُزْنِ أَمْ نَحْنُ ٱلْمُنزِلُونَ
A'antum anzaltumūhu minal-muzni am naḥnul-munzilūn(a).
Kamukah yang menurunkannya dari awan ataukah Kami yang menurunkan
▶ Putar
☷ Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
لَوْ نَشَآءُ جَعَلْنَـٰهُ أُجَاجًۭا فَلَوْلَا تَشْكُرُونَ
Lau nasyā'u ja‘alnāhu ujājan falau lā tasykurūn(a).
Sekiranya Kami menghendaki, niscaya Kami menjadikannya asin, mengapa kamu tidak bersyukur
▶ Putar
☷ Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
أَفَرَءَيْتُمُ ٱلنَّارَ ٱلَّتِى تُورُونَ
Afa ra'aitumun-nāral-latī tūrūn(a).
Maka pernahkah kamu memperhatikan tentang api yang kamu nyalakan (dengan kayu)
▶ Putar
☷ Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
ءَأَنتُمْ أَنشَأْتُمْ شَجَرَتَهَآ أَمْ نَحْنُ ٱلْمُنشِـُٔونَ
A'antum ansya'tum syajaratahā am naḥnul-munsyi'ūn(a).
Kamukah yang menumbuhkan kayu itu ataukah Kami yang menumbuhkan
▶ Putar
☷ Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
نَحْنُ جَعَلْنَـٰهَا تَذْكِرَةًۭ وَمَتَـٰعًۭا لِّلْمُقْوِينَ
Naḥnu ja‘alnāhā tażkirataw wa matā‘al lil-muqwīn(a).
Kami menjadikannya (api itu) untuk peringatan dan bahan yang berguna bagi musafir
▶ Putar
☷ Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
فَسَبِّحْ بِٱسْمِ رَبِّكَ ٱلْعَظِيمِ
Fa sabbiḥ bismi rabbikal-‘aẓīm(i).
Maka bertasbihlah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang Mahabesar
▶ Putar
☷ Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
۞ فَلَآ أُقْسِمُ بِمَوَٰقِعِ ٱلنُّجُومِ
Falā uqsimu bimawāqi‘in-nujūm(i).
Lalu Aku bersumpah dengan tempat beredarnya bintang-bintang
▶ Putar
☷ Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَإِنَّهُۥ لَقَسَمٌۭ لَّوْ تَعْلَمُونَ عَظِيمٌ
Wa innahū laqasamul lau ta‘lamūna ‘aẓīm(un).
Dan sesungguhnya itu benar-benar sumpah yang besar sekiranya kamu mengetahui
▶ Putar
☷ Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
إِنَّهُۥ لَقُرْءَانٌۭ كَرِيمٌۭ
Innahū laqur'ānun karīm(un).
dan (ini) sesungguhnya Alquran yang sangat mulia
▶ Putar
☷ Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
فِى كِتَـٰبٍۢ مَّكْنُونٍۢ
Fī kitābim maknūn(in).
dalam Kitab yang terpelihara (Lauḥ Maḥfūẓ)
▶ Putar
☷ Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
لَّا يَمَسُّهُۥٓ إِلَّا ٱلْمُطَهَّرُونَ
Lā yamassuhū illal-muṭahharūn(a).
tidak ada yang menyentuhnya selain hamba-hamba yang disucikan
▶ Putar
☷ Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
تَنزِيلٌۭ مِّن رَّبِّ ٱلْعَـٰلَمِينَ
Tanzīlum mir rabbil-‘ālamīn(a).
Diturunkan dari Tuhan seluruh alam
▶ Putar
☷ Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
أَفَبِهَـٰذَا ٱلْحَدِيثِ أَنتُم مُّدْهِنُونَ
Afa biḥāżal-ḥadīṡi antum mudhinūn(a).
Apakah kamu menganggap remeh berita ini (Alquran)
▶ Putar
☷ Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَتَجْعَلُونَ رِزْقَكُمْ أَنَّكُمْ تُكَذِّبُونَ
Wa taj‘alūna rizqakum annakum tukażżibūn(a).
dan kamu menjadikan rezeki yang kamu terima (dari Allah) justru untuk mendustakan(-Nya)
▶ Putar
☷ Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
فَلَوْلَآ إِذَا بَلَغَتِ ٱلْحُلْقُومَ
Falau lā iżā balagatil-ḥulqūm(a).
Maka kalau begitu mengapa (tidak mencegah) ketika (nyawa) telah sampai di kerongkongan
▶ Putar
☷ Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَأَنتُمْ حِينَئِذٍۢ تَنظُرُونَ
Wa antum ḥīna'iżin tanẓurūn(a).
dan kamu ketika itu melihat
▶ Putar
☷ Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَنَحْنُ أَقْرَبُ إِلَيْهِ مِنكُمْ وَلَـٰكِن لَّا تُبْصِرُونَ
Wa naḥnu aqrabu ilaihi minkum wa lākil lā tubṣirūn(a).
dan Kami lebih dekat kepadanya daripada kamu, tetapi kamu tidak melihat
▶ Putar
☷ Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
فَلَوْلَآ إِن كُنتُمْ غَيْرَ مَدِينِينَ
Falau lā in kuntum gaira madīnīn(a).
maka mengapa jika kamu memang tidak dikuasai (oleh Allah)
▶ Putar
☷ Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
تَرْجِعُونَهَآ إِن كُنتُمْ صَـٰدِقِينَ
Tarji‘ūnahā in kuntum ṣādiqīn(a).
kamu tidak mengembalikannya (nyawa itu) jika kamu orang yang benar
▶ Putar
☷ Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
فَأَمَّآ إِن كَانَ مِنَ ٱلْمُقَرَّبِينَ
Fa ammā in kāna minal-muqarrabīn(a).
Jika dia (orang yang mati) itu termasuk yang didekatkan (kepada Allah)
▶ Putar
☷ Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
فَرَوْحٌۭ وَرَيْحَانٌۭ وَجَنَّتُ نَعِيمٍۢ
Fa rauḥuw wa raiḥān(un), wa jannatu na‘īm(in).
maka dia memperoleh ketenteraman dan rezeki serta surga (yang penuh) kenikmatan
▶ Putar
☷ Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَأَمَّآ إِن كَانَ مِنْ أَصْحَـٰبِ ٱلْيَمِينِ
Wa ammā in kāna min aṣḥābil-yamīn(i).
Dan jika dia termasuk golongan kanan
▶ Putar
☷ Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
فَسَلَـٰمٌۭ لَّكَ مِنْ أَصْحَـٰبِ ٱلْيَمِينِ
Fa salāmul laka min aṣḥābil-yamīn(i).
maka, "Salam bagimu (wahai) dari golongan kanan!" (sambut malaikat)
▶ Putar
☷ Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَأَمَّآ إِن كَانَ مِنَ ٱلْمُكَذِّبِينَ ٱلضَّآلِّينَ
Wa ammā in kāna minal-mukażżibīnaḍ-ḍāllīn(a).
Namun jika dia termasuk golongan yang mendustakan dan sesat
▶ Putar
☷ Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
فَنُزُلٌۭ مِّنْ حَمِيمٍۢ
Fa nuzulum min ḥamīm(in).
maka dia disambut siraman air yang mendidih
▶ Putar
☷ Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَتَصْلِيَةُ جَحِيمٍ
Wa taṣliyatu jaḥīm(in).
dan dibakar di dalam neraka
▶ Putar
☷ Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
إِنَّ هَـٰذَا لَهُوَ حَقُّ ٱلْيَقِينِ
Inna hāżā lahuwal-ḥaqqul-yaqīn(i).
Sungguh, inilah keyakinan yang benar
▶ Putar
☷ Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
فَسَبِّحْ بِٱسْمِ رَبِّكَ ٱلْعَظِيمِ
Fa sabbiḥ bismi rabbikal-‘aẓīm(i).
Maka bertasbihlah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang Mahabesar
▶ Putar
☷ Tafsir
🔖
Tandai Bacaan