ٱلْحَآقَّةُ
Al-ḥāqqah(tu).
Hari kiamat
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
مَا ٱلْحَآقَّةُ
Mal-ḥāqqah(tu).
apakah hari Kiamat itu
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَمَآ أَدْرَىٰكَ مَا ٱلْحَآقَّةُ
Wa mā adrāka mal-ḥāqqah(tu).
Dan tahukah kamu apakah hari Kiamat itu
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
كَذَّبَتْ ثَمُودُ وَعَادٌۢ بِٱلْقَارِعَةِ
Każżabat ṡamūdu wa ‘ādum bil-qāri‘ah(ti).
Kaum Samud, dan 'Ād telah mendustakan hari Kiamat
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
فَأَمَّا ثَمُودُ فَأُهْلِكُوا۟ بِٱلطَّاغِيَةِ
Fa'ammā ṡamūdu fa uhlikū biṭ-ṭāgiyah(ti).
Maka adapun kaum Samud, mereka telah dibinasakan dengan suara yang sangat keras
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَأَمَّا عَادٌۭ فَأُهْلِكُوا۟ بِرِيحٍۢ صَرْصَرٍ عَاتِيَةٍۢ
Wa ammā ‘ādun fa'uhlikū birīḥin ṣarṣarin ‘ātiyah(tin).
sedangkan kaum 'Ād, mereka telah dibinasakan dengan angin topan yang sangat dingin
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
سَخَّرَهَا عَلَيْهِمْ سَبْعَ لَيَالٍۢ وَثَمَـٰنِيَةَ أَيَّامٍ حُسُومًۭا فَتَرَى ٱلْقَوْمَ فِيهَا صَرْعَىٰ كَأَنَّهُمْ أَعْجَازُ نَخْلٍ خَاوِيَةٍۢ
Sakhkharahā ‘alaihim sab‘a layāliw wa ṡamāniyata ayyām(in), ḥusūman fataral-qauma fīhā ṣar‘ā, ka'annahum a‘jāzu nakhlin khāwiyah(tin).
Allah menimpakan angin itu kepada mereka selama tujuh malam delapan hari terus-menerus; maka kamu melihat kaum 'Ād pada waktu itu mati bergelimpangan seperti batang-batang pohon kurma yang telah kosong (lapuk)
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
فَهَلْ تَرَىٰ لَهُم مِّنۢ بَاقِيَةٍۢ
Fahal tarā lahum mim bāqiyah(tin).
Maka adakah kamu melihat seorang pun yang masih tersisa di antara mereka
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَجَآءَ فِرْعَوْنُ وَمَن قَبْلَهُۥ وَٱلْمُؤْتَفِكَـٰتُ بِٱلْخَاطِئَةِ
Wa jā'a fir‘aunu wa man qablahū wal-mu'tafikātu bil-khāṭi'ah(ti).
Kemudian datang Fir'aun dan orang-orang yang sebelumnya dan (penduduk) negeri-negeri yang dijungkir balikkan karena kesalahan yang besar
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
فَعَصَوْا۟ رَسُولَ رَبِّهِمْ فَأَخَذَهُمْ أَخْذَةًۭ رَّابِيَةً
Fa ‘aṣau rasūla rabbihim fa akhażahum akhżatar rābiyah(tan).
Maka mereka mendurhakai utusan Tuhannya, Allah menyiksa mereka dengan siksaan yang sangat keras
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
إِنَّا لَمَّا طَغَا ٱلْمَآءُ حَمَلْنَـٰكُمْ فِى ٱلْجَارِيَةِ
Innā lammā ṭagal-mā'u ḥamalnākum fil-jāriyah(ti).
Sesungguhnya ketika air naik (sampai ke gunung), Kami membawa (nenek moyang) kamu859) ke dalam kapal
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
لِنَجْعَلَهَا لَكُمْ تَذْكِرَةًۭ وَتَعِيَهَآ أُذُنٌۭ وَٰعِيَةٌۭ
Linaj‘alahā lakum tażkirataw wa ta‘iyahā użunuw wā‘iyah(tun).
agar Kami jadikan (peristiwa itu) sebagai peringatan bagi kamu dan agar diperhatikan oleh telinga yang mau mendengar
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
فَإِذَا نُفِخَ فِى ٱلصُّورِ نَفْخَةٌۭ وَٰحِدَةٌۭ
Fa iżā nufikha fiṣ-ṣūri nafkhatuw wāḥidah(tun).
Maka apabila sangkakala ditiup sekali tiup
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَحُمِلَتِ ٱلْأَرْضُ وَٱلْجِبَالُ فَدُكَّتَا دَكَّةًۭ وَٰحِدَةًۭ
Wa ḥumilatil-arḍu wal-jibālu fa dukkatā dakkataw wāḥidah(tan).
dan diangkatlah bumi dan gunung-gunung, lalu dibenturkan keduanya sekali benturan
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
فَيَوْمَئِذٍۢ وَقَعَتِ ٱلْوَاقِعَةُ
Fayauma'iżiw waqa‘atil-wāqi‘ah(tu).
Maka pada hari itu terjadilah hari Kiamat
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَٱنشَقَّتِ ٱلسَّمَآءُ فَهِىَ يَوْمَئِذٍۢ وَاهِيَةٌۭ
Wansyaqqatis-samā'u fahiya yauma'iżiw wāhiyah(tun).
dan terbelahlah langit, karena pada hari itu langit menjadi rapuh
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَٱلْمَلَكُ عَلَىٰٓ أَرْجَآئِهَا ۚ وَيَحْمِلُ عَرْشَ رَبِّكَ فَوْقَهُمْ يَوْمَئِذٍۢ ثَمَـٰنِيَةٌۭ
Wal-malaku ‘alā arjā'ihā, wa yaḥmilu ‘arsya rabbika fauqahum yauma'iżin ṡamāniyah(tun).
Dan para malaikat berada di berbagai penjuru langit. Pada hari itu delapan malaikat menjunjung Arasy (singgasana) Tuhanmu di atas (kepala) mereka
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
يَوْمَئِذٍۢ تُعْرَضُونَ لَا تَخْفَىٰ مِنكُمْ خَافِيَةٌۭ
Yauma'iżin tu‘raḍūna lā takhfā minkum khāfiyah(tun).
Pada hari itu kamu dihadapkan (kepada Tuhanmu), tidak ada sesuatu pun dari kamu yang tersembunyi (bagi Allah)
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
فَأَمَّا مَنْ أُوتِىَ كِتَـٰبَهُۥ بِيَمِينِهِۦ فَيَقُولُ هَآؤُمُ ٱقْرَءُوا۟ كِتَـٰبِيَهْ
Fa ammā man ūtiya kitābahū biyamīnihī fa yaqūlu hā'umuqra'ū kitābiyah.
(Adapun orang yang kitabnya861) diberikan di tangan kanannya, maka dia berkata, "Ambillah, bacalah kitabku (ini)
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
إِنِّى ظَنَنتُ أَنِّى مُلَـٰقٍ حِسَابِيَهْ
Innī ẓanantu annī mulāqin ḥisābiyah.
Sesungguhnya aku yakin, bahwa (suatu saat) aku akan menerima perhitungan terhadap diriku
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
فَهُوَ فِى عِيشَةٍۢ رَّاضِيَةٍۢ
Fa huwa fī ‘īsyatir rāḍiyah(tin).
Maka orang itu berada dalam kehidupan yang diridai
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
فِى جَنَّةٍ عَالِيَةٍۢ
Fī jannatin ‘āliyah(tin).
dalam surga yang tinggi
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
قُطُوفُهَا دَانِيَةٌۭ
Quṭūfuhā dāniyah(tun).
buah-buahannya dekat
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
كُلُوا۟ وَٱشْرَبُوا۟ هَنِيٓـًٔۢا بِمَآ أَسْلَفْتُمْ فِى ٱلْأَيَّامِ ٱلْخَالِيَةِ
Kulū wasyrabū hanī'am bimā aslaftum fil-ayyāmil-khāliyah(ti).
(kepada mereka dikatakan), "Makan dan minumlah dengan nikmat karena amal yang telah kamu kerjakan pada hari-hari yang telah lalu
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَأَمَّا مَنْ أُوتِىَ كِتَـٰبَهُۥ بِشِمَالِهِۦ فَيَقُولُ يَـٰلَيْتَنِى لَمْ أُوتَ كِتَـٰبِيَهْ
Wa ammā man ūtiya kitābahū bisyimālih(ī), fa yaqūlu yā laitanī lam ūta kitābiyah.
Dan adapun orang yang kitabnya diberikan di tangan kirinya, maka dia berkata, "Alangkah baiknya jika kitabku (ini) tidak diberikan kepadaku
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَلَمْ أَدْرِ مَا حِسَابِيَهْ
Wa lam adri mā ḥisābiyah.
Sehingga aku tidak mengetahui bagaimana perhitunganku
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
يَـٰلَيْتَهَا كَانَتِ ٱلْقَاضِيَةَ
Yā laitahā kānatil-qāḍiyah(ta).
Wahai, kiranya (kematian) itulah yang menyudahi segala sesuatu
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
مَآ أَغْنَىٰ عَنِّى مَالِيَهْ ۜ
Mā agnā ‘annī māliyah.
Hartaku sama sekali tidak berguna bagiku
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
هَلَكَ عَنِّى سُلْطَـٰنِيَهْ
Halaka ‘annī sulṭāniyah.
Kekuasaanku telah hilang dariku
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
خُذُوهُ فَغُلُّوهُ
Khużūhu fagullūh(u).
(Allah berfirman), "Tangkaplah dia lalu belenggulah tangannya ke lehernya
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
ثُمَّ ٱلْجَحِيمَ صَلُّوهُ
Ṡummal-jaḥīma ṣallūh(u).
Kemudian masukkanlah dia ke dalam api neraka yang menyala-nyala
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
ثُمَّ فِى سِلْسِلَةٍۢ ذَرْعُهَا سَبْعُونَ ذِرَاعًۭا فَٱسْلُكُوهُ
Ṡumma fī silsilatin żar‘uhā sab‘ūna żirā‘an faslukūh(u).
Kemudian belitlah dia dengan rantai yang panjangnya tujuh puluh hasta
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
إِنَّهُۥ كَانَ لَا يُؤْمِنُ بِٱللَّهِ ٱلْعَظِيمِ
Innahū kāna lā yu'minu billāhil-‘aẓīm(i).
Sesungguhnya dialah orang yang tidak beriman kepada Allah Yang Mahabesar
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَلَا يَحُضُّ عَلَىٰ طَعَامِ ٱلْمِسْكِينِ
Wa lā yaḥuḍḍu ‘alā ṭa‘āmil-miskīn(i).
Dan juga dia tidak mendorong (orang lain) untuk memberi makan orang miskin
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
فَلَيْسَ لَهُ ٱلْيَوْمَ هَـٰهُنَا حَمِيمٌۭ
Fa laisa lahul-yauma hāhunā ḥamīm(un).
Maka pada hari ini di sini tidak ada seorang teman pun baginya
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَلَا طَعَامٌ إِلَّا مِنْ غِسْلِينٍۢ
Wa lā ṭa‘āmun illā min gislīn(in).
Dan tidak ada makanan (baginya) kecuali dari darah dan nanah
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
لَّا يَأْكُلُهُۥٓ إِلَّا ٱلْخَـٰطِـُٔونَ
Lā ya'kuluhū illal-khāṭi'ūn(a).
Tidak ada yang memakannya kecuali orang-orang yang berdosa
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
فَلَآ أُقْسِمُ بِمَا تُبْصِرُونَ
Falā uqsimu bimā tubṣirūn(a).
Maka Aku bersumpah demi apa yang kamu lihat
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَمَا لَا تُبْصِرُونَ
Wa mā lā tubṣirūn(a).
dan demi apa yang tidak kamu lihat
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
إِنَّهُۥ لَقَوْلُ رَسُولٍۢ كَرِيمٍۢ
Innahū laqaulu rasūlin karīm(in).
Sesungguhnya ia (Alquran) benar-benar wahyu (yang diturunkan kepada) Rasul yang mulia
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَمَا هُوَ بِقَوْلِ شَاعِرٍۢ ۚ قَلِيلًۭا مَّا تُؤْمِنُونَ
Wa mā huwa biqauli syā‘ir(in), qalīlam mā tu'minūn(a).
dan ia (Alquran) bukanlah perkataan seorang penyair. Sedikit sekali kamu yang beriman kepadanya
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَلَا بِقَوْلِ كَاهِنٍۢ ۚ قَلِيلًۭا مَّا تَذَكَّرُونَ
Wa lā biqauli kāhin(in), qalīlam mā tażakkarūn(a).
Dan bukan pula perkataan tukang tenung. Sedikit sekali kamu yang mengambil pelajaran darinya
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
تَنزِيلٌۭ مِّن رَّبِّ ٱلْعَـٰلَمِينَ
Tanzīlum mir rabbil-‘ālamīn(a).
Ia (Alquran) adalah wahyu yang diturunkan dari Tuhan seluruh alam
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَلَوْ تَقَوَّلَ عَلَيْنَا بَعْضَ ٱلْأَقَاوِيلِ
Wa lau taqawwala ‘alainā ba‘ḍal-aqāwīl(i).
Dan sekiranya dia (Muhammad) mengada-adakan sebagian perkataan atas (nama) Kami
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
لَأَخَذْنَا مِنْهُ بِٱلْيَمِينِ
La'akhażnā minhu bil-yamīn(i).
pasti Kami pegang dia pada tangan kanannya
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
ثُمَّ لَقَطَعْنَا مِنْهُ ٱلْوَتِينَ
Ṡumma laqaṭa‘nā minhul-watīn(a).
Kemudian Kami potong pembuluh jantungnya
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
فَمَا مِنكُم مِّنْ أَحَدٍ عَنْهُ حَـٰجِزِينَ
Famā minkum min aḥadin ‘anhu ḥājizīn(a).
Maka tidak seorang pun dari kamu yang dapat menghalangi (Kami untuk menghukumnya)
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَإِنَّهُۥ لَتَذْكِرَةٌۭ لِّلْمُتَّقِينَ
Wa innahū latażkiratul lil-muttaqīn(a).
Dan sungguh, Alquran itu pelajaran bagi orang-orang yang bertakwa
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَإِنَّا لَنَعْلَمُ أَنَّ مِنكُم مُّكَذِّبِينَ
Wa innā lana‘lamu anna minkum mukażżibīn(a).
Dan sungguh, Kami mengetahui bahwa di antara kamu ada orang yang mendustakan
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَإِنَّهُۥ لَحَسْرَةٌ عَلَى ٱلْكَـٰفِرِينَ
Wa innahū laḥasratun ‘alal-kāfirīn(a).
Dan sungguh, Alquran itu akan menimbulkan penyesalan bagi orang-orang kafir (di akhirat)
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
وَإِنَّهُۥ لَحَقُّ ٱلْيَقِينِ
Wa innahū laḥaqqul-yaqīn(i).
Dan sungguh, Alquran itu kebenaran yang meyakinkan
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan
فَسَبِّحْ بِٱسْمِ رَبِّكَ ٱلْعَظِيمِ
Fa sabbiḥ bismi rabbikal-‘aẓīm(i).
Maka bertasbihlah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang Mahaagung
▶
Putar
☷
Tafsir
🔖
Tandai Bacaan