AL-QUR'ANUL KARIM

Al-Qur'an

114 surah lengkap dengan bacaan Arab, latin, terjemah dan audio pada setiap ayat.

SURAH KE-91
الشمس

Asy-Syams

Matahari
15 Ayat Makkiyah
Tampilkan:
Mode baca:
بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
1
وَٱلشَّمْسِ وَضُحَىٰهَا
Wasy-syamsi wa ḍuḥāhā.
Demi matahari dan sinarnya pada pagi hari
2
وَٱلْقَمَرِ إِذَا تَلَىٰهَا
Wal-qamari iżā talāhā.
demi bulan apabila mengiringinya
3
وَٱلنَّهَارِ إِذَا جَلَّىٰهَا
Wan-nahāri iżā jallāhā.
demi siang apabila menampakkannya
4
وَٱلَّيْلِ إِذَا يَغْشَىٰهَا
Wal-laili iżā yagsyāhā.
demi malam apabila menutupinya (gelap gulita)
5
وَٱلسَّمَآءِ وَمَا بَنَىٰهَا
Was-samā'i wa mā banāhā.
demi langit serta perancangannya (yang menakjubkan)
6
وَٱلْأَرْضِ وَمَا طَحَىٰهَا
Wal-arḍi wa mā ṭaḥāhā.
demi bumi serta penghamparannya
7
وَنَفْسٍۢ وَمَا سَوَّىٰهَا
Wa nafsiw wa mā sawwāhā.
demi jiwa serta penyempurnaan (ciptaan)nya
8
فَأَلْهَمَهَا فُجُورَهَا وَتَقْوَىٰهَا
Fa alhamahā fujūrahā wa taqwāhā.
maka Dia mengilhamkan kepadanya (jalan) kejahatan dan ketakwaannya
9
قَدْ أَفْلَحَ مَن زَكَّىٰهَا
Qad aflaḥa man zakkāhā.
sungguh beruntung orang yang menyucikannya (jiwa itu)
10
وَقَدْ خَابَ مَن دَسَّىٰهَا
Wa qad khāba man dassāhā.
dan sungguh rugi orang yang mengotorinya
11
كَذَّبَتْ ثَمُودُ بِطَغْوَىٰهَآ
Każżabat ṡamūdu biṭagwāhā.
(Kaum) Samud telah mendustakan (rasulnya) karena mereka melampaui batas (zalim)
12
إِذِ ٱنۢبَعَثَ أَشْقَىٰهَا
Iżimba‘aṡa asyqāhā.
ketika bangkit orang yang paling celaka di antara mereka
13
فَقَالَ لَهُمْ رَسُولُ ٱللَّهِ نَاقَةَ ٱللَّهِ وَسُقْيَـٰهَا
Fa qāla lahum rasūlullāhi nāqatallāhi wa suqyāhā.
lalu Rasul Allah (Saleh) berkata kepada mereka, "(Biarkanlah) unta betina dari Allah ini dengan minumannya
14
فَكَذَّبُوهُ فَعَقَرُوهَا فَدَمْدَمَ عَلَيْهِمْ رَبُّهُم بِذَنۢبِهِمْ فَسَوَّىٰهَا
Fa każżabūhu fa ‘aqarūhā fa damdama ‘alaihim rabbuhum biżambihim fa sawwāhā.
Namun mereka mendustakannya dan menyembelihnya, karena itu Tuhan membinasakan mereka karena dosanya, lalu diratakan-Nya (dengan tanah)
15
وَلَا يَخَافُ عُقْبَـٰهَا
Wa lā yakhāfu ‘uqbāhā.
Dan Dia tidak takut terhadap akibatnya