TUNTUNAN SHOLAT
Cara Berwudhu
Cara Berwudhu lengkap dengan bacaan Arab,
latin, terjemah, dalil, keutamaan dan audio apabila tersedia.
DALIL
QS. Al-Ma'idah: 6; HR. Muslim: Allah tidak menerima shalat tanpa bersuci.
KEUTAMAAN
Menjadikan seseorang berada dalam keadaan suci untuk melaksanakan ibadah yang mensyaratkan thaharah.
CATATAN
Materi disusun mengikuti enam fardu wudhu dalam rujukan fikih Syafi'iyah.
بِسْمِ اللّٰهِ
DALIL
HR. Abu Dawud dan Ibnu Majah; lafaz pembuka wudhu yang masyhur.
KEUTAMAAN
Membuka wudhu dengan menyebut nama Allah.
CATATAN
Dibaca sebelum mulai berwudhu.
بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيمِ
DALIL
Anjuran membaca basmalah sebelum wudhu disebut dalam pembahasan sunnah wudhu.
KEUTAMAAN
Mengawali bersuci dengan menyebut nama Allah.
نَوَيْتُ الْوُضُوءَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ الْأَصْغَرِ فَرْضًا لِلّٰهِ تَعَالَى
DALIL
Materi fiqih wudhu.
KEUTAMAAN
Niat merupakan maksud hati untuk melakukan wudhu karena Allah.
CATATAN
Lafaz niat dapat berbeda menurut tradisi pengajaran; yang pokok adalah niat di dalam hati.
نَوَيْتُ رَفْعَ الْحَدَثِ لِلّٰهِ تَعَالَى
DALIL
QS. Al-Ma'idah: 6; pembahasan niat wudhu dalam fikih.
KEUTAMAAN
Niat merupakan salah satu fardu wudhu dalam mazhab Syafi'i.
CATATAN
Niat tempatnya di hati dan dilakukan bersamaan dengan membasuh wajah.
غَسْلُ الْيَدَيْنِ، وَالْمَضْمَضَةُ، وَالِاسْتِنْشَاقُ، وَغَسْلُ الْوَجْهِ، وَغَسْلُ الْيَدَيْنِ إِلَى الْمِرْفَقَيْنِ، وَمَسْحُ الرَّأْسِ، وَمَسْحُ الْأُذُنَيْنِ، وَغَسْلُ الرِّجْلَيْنِ
KEUTAMAAN
Menjalankan wudhu dengan tertib sesuai tuntunan syariat.
CATATAN
Urutan praktik mengikuti tata cara wudhu yang dikenal dalam hadis-hadis Nabi ﷺ.
KEUTAMAAN
Menyempurnakan tata cara wudhu sesuai ketentuan fikih.
CATATAN
Rincian ini mengikuti pembagian fardu/sunnah yang digunakan dalam mazhab Syafi'i.
أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللّٰهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ. اللّٰهُمَّ اجْعَلْنِي مِنَ التَّوَّابِينَ وَاجْعَلْنِي مِنَ الْمُتَطَهِّرِينَ
KEUTAMAAN
Bacaan setelah wudhu untuk memperbarui syahadat dan memohon termasuk orang yang bertaubat serta bersuci.
CATATAN
Dibaca setelah selesai wudhu.
KEUTAMAAN
Menyempurnakan tata cara wudhu sesuai ketentuan fikih.
CATATAN
Rincian ini mengikuti pembagian fardu/sunnah yang digunakan dalam mazhab Syafi'i.
KEUTAMAAN
Menyempurnakan tata cara wudhu sesuai ketentuan fikih.
CATATAN
Rincian ini mengikuti pembagian fardu/sunnah yang digunakan dalam mazhab Syafi'i.
KEUTAMAAN
Menyempurnakan tata cara wudhu sesuai ketentuan fikih.
CATATAN
Rincian ini mengikuti pembagian fardu/sunnah yang digunakan dalam mazhab Syafi'i.
8
Membasuh Tangan Hingga Siku
KEUTAMAAN
Menyempurnakan tata cara wudhu sesuai ketentuan fikih.
CATATAN
Rincian ini mengikuti pembagian fardu/sunnah yang digunakan dalam mazhab Syafi'i.
9
Mengusap Sebagian Kepala
KEUTAMAAN
Menyempurnakan tata cara wudhu sesuai ketentuan fikih.
CATATAN
Rincian ini mengikuti pembagian fardu/sunnah yang digunakan dalam mazhab Syafi'i.
KEUTAMAAN
Menyempurnakan tata cara wudhu sesuai ketentuan fikih.
CATATAN
Rincian ini mengikuti pembagian fardu/sunnah yang digunakan dalam mazhab Syafi'i.
11
Membasuh Kedua Kaki Hingga Mata Kaki
KEUTAMAAN
Menyempurnakan tata cara wudhu sesuai ketentuan fikih.
CATATAN
Rincian ini mengikuti pembagian fardu/sunnah yang digunakan dalam mazhab Syafi'i.
DALIL
Pembahasan fikih Syafi'iyah.
KEUTAMAAN
Menyempurnakan tata cara wudhu sesuai ketentuan fikih.
CATATAN
Rincian ini mengikuti pembagian fardu/sunnah yang digunakan dalam mazhab Syafi'i.
13
Doa Saat Membasuh Anggota Wudhu
DALIL
Tidak terdapat riwayat sahih yang menetapkan doa khusus untuk wajah, tangan, kepala, dan kaki secara satu per satu.
KEUTAMAAN
Menjaga agar pengguna tidak mengira bacaan yang tidak memiliki dasar kuat sebagai sunnah khusus.
CATATAN
Doa umum boleh dibaca, tetapi jangan diberi label sebagai sunnah khusus dari Nabi ﷺ.
أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللّٰهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ، اللَّهُمَّ اجْعَلْنِي مِنَ التَّوَّابِينَ، وَاجْعَلْنِي مِنَ الْمُتَطَهِّرِينَ
DALIL
HR. Muslim tentang dzikir setelah wudhu; redaksi tambahan 'Allahummaj'alni...' dikenal dalam riwayat Tirmidzi.
KEUTAMAAN
Membuka delapan pintu surga bagi orang yang menyempurnakan wudhu lalu membaca syahadat, sebagaimana hadits Muslim.